<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemerintah Kota Pekalongan &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/pemerintah-kota-pekalongan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jan 2023 03:28:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Pemerintah Kota Pekalongan &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BNPB Gelontor Rp 250 Juta untuk Penanganan Banjir Kota Batik</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/05/bnpb-gelontor-rp-250-juta-untuk-penanganan-banjir-kota-batik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 03:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kota Pekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411588</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Pekalongan &#8211; Pemerintah Kota Pekalongan mendapat bantuan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp 250 juga dari Badan Nasio­nal Penanggulangan Bencana (BNPB). Anggaran tersebut untuk dukungan logistik pada kegiatan penanganan darurat untuk korban banjir di Kota Batik. &#8220;Alhamdulillah hari ini ada bantuan dari BNPB. Mudah-mudahan menjadi berkah untuk pemenuhan kebutuhan logistik korban ba­njir,&#8221; ungkap Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Pekalongan</em></strong> &#8211; Pemerintah Kota Pekalongan mendapat bantuan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp 250 juga dari Badan Nasio­nal Penanggulangan Bencana (BNPB). Anggaran tersebut untuk dukungan logistik pada kegiatan penanganan darurat untuk korban banjir di Kota Batik.</p>
<p>&#8220;<em>Alhamdulillah</em> hari ini ada bantuan dari BNPB. Mudah-mudahan menjadi berkah untuk pemenuhan kebutuhan logistik korban ba­njir,&#8221; ungkap Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djun­aid saat menerima bantu­an di ruang kerjanya, Rabu (4/1).</p>
<p>Terkait kondisi banjir di wilayahnya, wali kota menjelaskan, saat ini jum­lah pengungsi maupun wilayah ter­dampak banjir sud­ah berkurang signifikan. Semula 2.000 pengungsi kini menyisakan seki­tar 900-an orang.</p>
<p>&#8220;Beberapa wilayah ju­ga sudah surut, yang masih terdampak di wilayah Degayu Clum­prit, sebagian Panja­ng dan Kandang Panja­ng, serta Tirto,” jelasnya.</p>
<p><span id="more-411588"></span></p>
<p>Pihaknya berharap, bantuan ini bisa ber­manfaat bagi warga terdampak banjir yang masih be­rtahan di pengungsi­an maupun yang ti­dak mengungsi. Agar kesiapan menghadapi​ ben­cana maupun pasca banjir bisa di­lakukan lebih maksim­al.</p>
<p>Mengingat, Kota Pekalongan masih menjadi salah satu kota yang rawan te­rjadinya banjir, baik disebabkan curah hu­jan tinggi mau­pun karena rob.</p>
<p>Sementara itu, Direk­tur Dukungan Infrast­ruktur Darurat BNPB, Zaenal Arifin menj­elaskan, bantu­an BNPB yang diserah­kan ke Pemkot Pekalongan ini merupakan tindak lanj­ut dari hasil rakor penanganan bencana se-Jawa Tengah yang diinisiasi oleh Gube­rnur Ganjar Pranowo dan dihadiri oleh BNPB, BMKG, dan para kepala daerah. Zaenal memaparkan, Jawa Tengah merupakan wilayah be­rpotensi terjadi ben­cana banjir dan rob.</p>
<p>Adapun bantuan DSP yang diberikan ke Kota Pekalongan sebesar Rp 250 juta dan logi­stik kebutuhan dasar sebesar Rp 150 juta serta 500 selimut. <strong>(han/zal)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
