<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MATEMATIKA &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/matematika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2023 02:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>MATEMATIKA &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Karpet dan Camilan Temani Siswa Simak Fisika, Kimia, serta Matematika</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/karpet-dan-camilan-temani-siswa-simak-fisika-kimia-serta-matematika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 02:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[GURU]]></category>
		<category><![CDATA[Kimia]]></category>
		<category><![CDATA[MATEMATIKA]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412330</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Bogor &#8211; Di pelajaran-pelajaran yang diampu Kalingga Apriliya Mayani, para siswa boleh ngemil sambil selonjoran atau telentang. Syaratnya, mereka harus paham topik bahasan dan tetap ada batasan sopan santun sebagaimana lazimnya murid-guru. Kalingga Apriliya Mayani baru lima tahun menjadi guru. Tapi, gebrakannya kerap bikin geleng-geleng kepala para koleganya sesama pengajar. Jam-jam pelajaran guru 27 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Bogor</em></strong> &#8211; Di pelajaran-pelajaran yang diampu Kalingga Apriliya Mayani, para siswa boleh ngemil sambil selonjoran atau telentang. Syaratnya, mereka harus paham topik bahasan dan tetap ada batasan sopan santun sebagaimana lazimnya murid-guru.</p>
<p>Kalingga Apriliya Mayani baru lima tahun menjadi guru. Tapi, gebrakannya kerap bikin geleng-geleng kepala para koleganya sesama pengajar.</p>
<p>Jam-jam pelajaran guru 27 tahun itu serasa piknik. Karpet pernah digelar di tengah kelas untuk selonjoran para siswa yang tengah menyimak penjelasannya.</p>
<p>Tak hanya itu, ada camilan-camilan yang juga kerap menemani sesi belajar fisika, kimia, dan matematika yang diampu guru SMA Patriot dan SMK Kesehatan Patriot III Kota Bekasi tersebut.</p>
<p>”Ada yang sampai telentang. Tahu gak sih orang kesurupan? Kepalanya nengok ke atas, ke papan tulis. Habis lihat gitu, balik miring nulis lagi hahaha,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Senin (2/1) pekan lalu di Kota Bekasi.</p>
<p>Kebebasan ini bukan untuk sok asyik atau sekadar viral. Cara ajar ini sudah diterapkan olehnya sejak pertama menjabat guru honorer pada 2018. Bedanya, kali ini ada siswa-siswanya yang sengaja jadi paparazi dan membagikan video mengajarnya yang dinilai tak biasa tersebut.</p>
<p>Apalagi dibumbui dengan celetukan-celetukan Lingga (sapaan Kalingga Apriliya Mayani) yang nyambung banget dengan murid-muridnya. Siapa sangka, video tersebut malah FYP di TikTok. Yang menonton belasan juta.</p>
<p>Konsep Lingga sebetulnya sederhana. Dia hanya tak mau siswa dipaksa belajar dengan cara duduk diam sambil mencatat pelajaran yang sedang dipaparkan.</p>
<p>Lingga paham betul bahwa setiap siswa punya cara belajar berbeda-beda. Ada siswa yang lebih fokus belajar sambil mendengarkan musik, ngemil, atau bahkan tiduran.</p>
<p>”Makanya, aku bilang saat mapel (mata pelajaran) aku, silakan duduk senyaman mungkin selama belajar,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Model Scramble Tumbuhkan Pola Belajar Aktif Siswa pada Matematika</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/05/model-scramble-tumbuhkan-pola-belajar-aktif-siswa-pada-matematika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 12:02:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Guru SDN 02 Yosorejo]]></category>
		<category><![CDATA[MATEMATIKA]]></category>
		<category><![CDATA[Model Scramble]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Belajar Aktif Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Supiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411619</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, DALAM pembelajaran matematika, para siswa dibiasakan untuk memperoleh pemahaman melalui pengalaman tentang sifat-sifat yang dimiliki dan yang tidak dimiliki dari sekumpulan objek (abstraksi). Siswa diberi pengalaman menggunakan matematika sebagai alat untuk memahami atau menyampaikan informasi misalnya melalui persamaan-persamaan atau tabel-tabel dalam model-model matematika yang merupakan penyederhanaan dari soal-soal cerita atau soal-soal uraian matematika lainnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, DALAM pembelajaran matematika, para siswa dibiasakan untuk memperoleh pemahaman melalui pengalaman tentang sifat-sifat yang dimiliki dan yang tidak dimiliki dari sekumpulan objek (abstraksi). </p>
<p>Siswa diberi pengalaman menggunakan matematika sebagai alat untuk memahami atau menyampaikan informasi misalnya melalui persamaan-persamaan atau tabel-tabel dalam model-model matematika yang merupakan penyederhanaan dari soal-soal cerita atau soal-soal uraian matematika lainnya (Inayati, 2012).</p>
<p>Problema yang dihadapi siswa kelas 5 pada SDN 02 Yosorejo, Kecamatan Siwalan, pada KD Menentukan Bilangan Bulat dari suatu bilangan adalah belum pahamnya siswa dalam mencari atau menghitung faktor atau kelipatan. Adapun siswa yang sudah jelas materi Menentukan Bilangan Bulat cara mencari masih model lama sehingga menghabiskan waktu dalam menyelesaikan soal.</p>
<p>Matematika memang sering digambarkan sebagai pelajaran yang sulit, membosankan, bahkan menakutkan. Karena anggapan tersebut, maka siswa semakin tidak menyukai pelajaran matematika. Hal ini dapat berimbas pada pemahaman materi matematika dan kemudian pada hasil. </p>
<p>Sejauh ini matematika mempunyai standar kelulusan yang jauh lebih rendah di banding mata pelajaran lain. Hal ini disebabkan karena matematika dianggap sulit diterima oleh siswa.</p>
<p>Penulis melihat situasi peserta didik dalam berhitung masih rendah dan kurang lancarnya membaca nama bilangan. Maka penulis menerapkan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan metode scramble modifikasi dengan angka. </p>
<p>Metode Scramble seperti halnya model pembelajaran Word Square, yang menggunakan kata-kata sebagai media pembelajaran, bedanya jawaban pertanyaan tidak disusun dalam bentuk kotak jawaban, tetapi jawaban sudah tertulis dalam susunan huruf dan angka yang acak. </p>
<p>Sebagaimana yang dikatakan Shoimin (2014: 166) model pembelajaran scramble merupakan metode yang berbentuk permainan acak kata, kalimat, atau paragraf. </p>
<p>Langkah-langkahnya antara lain, pertama, guru menyajikan materi sesuai dengan topic pembelajaran. Kedua, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil terdiri dari 3-5 anak. Ketiga, kemudian guru keluarkan kalimat-kalimat beserta angka yang terdapat dalam wacana tersebut ke dalam kartu-kartu kalimat. </p>
<p>Keempat, guru membuat kartu soal beserta kartu jawaban yang di acak nomornya sesuai materi bahan ajar teks yang telah dibagikan sebelumnya dan membagikan kartu soal tersebut. </p>
<p>Kelima, siswa dalam kelompok masing-masing mengerjakan soal dan mencari kartu soal untuk jawaban yang cocok, sebelumnya jawaban telah di acak sedemikian rupa. Keenam, siswa diharuskan dapat menyusun kata jawaban yang telah tersedia dalam waktu yang telah ditentukan. Setelah selesai mengerjakan soal, hasil pekerjaan siswa dikumpulkan dan dilakukan pemeriksaan.</p>
<p>Dalam model pembelajaran acak, kata modifikasi angka, tidak ada siswa atau anggota kelompok yang pasif atau hanya diam. Hal ini dikarenakan setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawab untuk keberhasilan kelompoknya. </p>
<p>Model pembelajaran scramble membuat siswa lebih kreatif dalam belajar dan berpikir, mempelajari materi secara lebih santai dan tanpa tekanan karena model pembelajaran scramble memungkinkan para siswa untuk belajar sambil bermain. Karena bermain adalah kegiatan yang dilakukan semata-mata untuk menimbulkan kesenangan, sehingga memberi manfaat yang besar bagi perkembangan anak. (gp/ida)</p>
<p>Guru SDN 02 Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
