<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mainan lato-lato &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/mainan-lato-lato/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2023 02:46:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>mainan lato-lato &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disdik Semarang Imbau Siswa Tak Bawa Lato-Lato ke Sekolah</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/disdik-semarang-imbau-siswa-tak-bawa-lato-lato-ke-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 02:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[disdi ksemarang]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO]]></category>
		<category><![CDATA[mainan lato-lato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412348</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memberikan imbauan agar siswa tidak membawa lato-lato ke sekolah. Imbauan ini bertujuan untuk kenyamanan pembelajaran. Permainan tradisional yang eksis di tahun 1970-an, kini kembali ramai digemari berbagai kalangan. Baik anak-anak maupun dewasa. Meski mempunyai nilai positif karena mengurangi ketergantungan gadget pada anak-anak. Lato-lato ini juga dapat mengganggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memberikan imbauan agar siswa tidak membawa lato-lato ke sekolah. Imbauan ini bertujuan untuk kenyamanan pembelajaran. Permainan tradisional yang eksis di tahun 1970-an, kini kembali ramai digemari berbagai kalangan. Baik anak-anak maupun dewasa.</p>
<p>Meski mempunyai nilai positif karena mengurangi ketergantungan <em>gadget</em> pada anak-anak. Lato-lato ini juga dapat mengganggu konsentrasi dan kenyamanan ketika tidak tepat memainkannya. Seperti di sekolah, banyak siswa yang bermain ketika pergantian pelajaran.</p>
<p>Hal ini tentu mengganggu pembelajaran di kelas yang lain. Oleh karena itu, Disdik Kota Semarang memberikan imbauan kepada sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa agar tidak membawa lato-lato ketika bersekolah.</p>
<p>“Kalau saya lebih banyak mengedukasi. Jadi dengan mengedukasi, anak-anak bisa sadar  posisinya kapan main kapan tidak. Karena tidak dipungkiri, lato-lato juga mengurangi anak-anak main game,” jelas Kabid Pembinaan SMP Disdik Kota Semarang Erwan Rachmat kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em>, Rabu (11/1).</p>
<p>Menurutnya sekolah mempunyai wewenang untuk mengedukasi peserta didik. Sehingga diharapkan siswa ini tidak lagi membawa lato-lato ketika di sekolah.</p>
<p>“Kalau ada sekolah melarang ya saya mendukung, jika memang di rasa menganggu. Karena yang tau kondisi pihak sekolah itu sendiri, yang penting di edukasi,” tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
