<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LSD &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/lsd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2023 03:30:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>LSD &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>59 Sapi di Salatiga Terserang Lumpy Skin Disease, Begini Gejala LSD</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/26/59-sapi-di-salatiga-terserang-lumpy-skin-disease-begini-gejala-lsd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 03:30:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[59]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<category><![CDATA[LSDV]]></category>
		<category><![CDATA[Lumpy Skin Disease]]></category>
		<category><![CDATA[Lumpy Skin Disease Virus]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413978</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Salatiga &#8211; Sebanyak 59 sapi di kota Salatiga terserang Lumpy Skin Disease (LSD). LSD adalah penyakit kulit infeksius yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease Virus (LSDV). Kepala Dinas Pangan dan Peternakan (Dispantan) Henny Mulyani menuturkan, akibat serangan ini, bagi sapi perah menjadikan produksi susu turun drastis. &#8220;Petugas dalam melakukan vaksinasi berlomba dengan virus agar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Salatiga</em></strong> &#8211; Sebanyak 59 sapi di kota Salatiga terserang Lumpy Skin Disease (LSD). LSD adalah penyakit kulit infeksius yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease Virus (LSDV).</p>
<p>Kepala Dinas Pangan dan Peternakan (Dispantan) Henny Mulyani menuturkan, akibat serangan ini, bagi sapi perah menjadikan produksi susu turun drastis.</p>
<p>&#8220;Petugas dalam melakukan vaksinasi berlomba dengan virus agar tidak menyebar,&#8221; tutur Henny.</p>
<p>Gejala sapi yang terserang LSD yakni demam mencapai 41°c, produksi susu turun, ada nodul atau benjolan berisi cairan dikulit, sapi nafasnya cepat, ada leleran dihidung, mata serta nafsu makan turun.</p>
<p>Dijelaskan dia, per 25 Januari tercatat 59 sapi yang berada di Argomulyo 27 ekor, Sidomukti dua ekor, Sidorejo sembilan ekor dan Tingkir 21 ekor.</p>
<p>Sedangkan vaksinasi yang sudah dilakukan total 192 ekor sapi. Ia menambahkan, populasi sapi di kota Salatiga mencapai 3000an ekor.</p>
<p>Sementara itu, medik veteriner pada Dispantan drh Christina Susilaningsih menuturkan jika sapi yang terinfeksi LSD tetap bisa dikonsumsi dagingnya. Namun jerohan dimusnahkan.</p>
<p>&#8220;Sapi yang terinfeksi akan diisolasi. Biasanya menulae melalui cairan. Dari total kasus, morbiditas 10-20 persen. Sementara mortalitas 1-5 persen. Namun di Salatiga tidak ada kematian sapi karena LSD,&#8221; jelas dia. <strong>(sas/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus LSD Bertambah, Pemkab Kendal Siapkan 10 Ribu Vaksin</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/24/kasus-lsd-bertambah-pemkab-kendal-siapkan-10-ribu-vaksin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2023 02:04:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kendal]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<category><![CDATA[Lumpy Skin Disease]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413702</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kendal – Jumlah kasus Lumpy Skin Disease (LSD) di Kabupaten Kendal terus bertambah. Bahkan, per Senin (23/1) ada 192 kasus yang tersebar di 13 kecamatan. Pemkab menargetkan sepuluh ribu sapi dan kerbau di zona merah harus divaksin. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, saat ini penyakit mulut dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Kendal</em></strong> – Jumlah kasus Lumpy Skin Disease (LSD) di Kabupaten Kendal terus bertambah. Bahkan, per Senin (23/1) ada 192 kasus yang tersebar di 13 kecamatan. Pemkab menargetkan sepuluh ribu sapi dan kerbau di zona merah harus divaksin.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, saat ini penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Kendal belum selesai.</p>
<p>Meski begitu, muncul penyakit baru yakni LSD. Penyakit itu menyerang bagian kulit hewan ternak. Utamanya hewan sapi. &#8220;Sudah ada 192 kasus. Dengan 188 kasus aktif dan 4 hewan dinyatakan sembuh,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pandu menambahkan, LSD merupakan penyakit kulit infeksius bermateri genetik DNA dari genus capripoxvirus dan famili poxviridae. Penyakit kulit ini timbul dengan bintik-bintik di kulit seperti gudik atau kudis.</p>
<p>Karena itu, hewan yang terserang LSD mengalami kerusakan kulit yang ditunjukkan dengan banyaknya benjolan.</p>
<p>&#8220;Meski bisa disembuhkan, namun jika sudah terlanjur parah benjolan-benjolan akan pecah dan menimbulkan bekas menghitam. Yang membuat harga hewan ternak menjadi jatuh,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia mengimbau supaya masyarakat tidak membeli ternak dari  wilayah lain. Terutama daerah yang terpapar  LSD. Pihaknya juga gencar memberikan vaksinasi kepada hewan ternak.</p>
<p>Targetnya  hewan ternak yang akan di vaksin  ada sepuluh ribu sapi dan kerbau lokasi diutamakan wilayah yang dianggap masuk zona merah.</p>
<p>“Saat ini sudah ada 785 ekor sapi yang sudah diberikan suntikan vaksin LSD,&#8221; akunya. <strong>(dev/fth)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>115 Sapi di Kendal Terpapar Virus LSD</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/17/115-sapi-di-kendal-terpapar-virus-lsd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 02:04:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kendal]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<category><![CDATA[Lumpy Skin Disease]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412938</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kendal &#8211; Sebanyak 115 sapi di Kabupaten Kendal terpapar virus Lumpy Skin Disease (LSD). Kondisi itu membuat harga harga hewan ternak menjadi anjlok. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, data per Senin (16/1) ada 115 sapi terpapar positif virus LSD. Tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Kendal. Di antaranya Kecamatan Boja ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Kendal</em></strong> &#8211; Sebanyak 115 sapi di Kabupaten Kendal terpapar virus Lumpy Skin Disease (LSD). Kondisi itu membuat harga harga hewan ternak menjadi anjlok.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, data per Senin (16/1) ada 115 sapi terpapar positif virus LSD. Tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Kendal.</p>
<p>Di antaranya Kecamatan Boja ada 42 kasus, Brangsong 16 kasus, Cepiring 6 kasus, Gemuh 11 kasus, Ngampel satu kasus, Pageruyung 9 kasus, Patean 2 kasus, Singorojo 5 kasus, Sukorejo 3 kasus, Weleri 10 kasus, Limbangan satu kasus, Kangkung 2 kasus, dan Ringinarum 2 kasus.</p>
<p>&#8220;Kami sudah melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya memberikan vaksinasi LSD kepada hewan ternak sapi di Kendal,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, yang sudah divaksin LSD sebanyak 597 ekor. Sedangkan sisa vaksin masih 923 dosis. Hewan yang terserang virus LSD mengalami kerusakan kulit yang ditunjukkan dengan banyaknya benjolan.</p>
<p>Kemudian suhu badan hewan sangat tinggi. Jika diraba di bagian leher terdapat benjolan-benjolan.</p>
<p>&#8220;Meski bisa disembuhkan, kalau sudah parah benjolannya akan pecah dan menimbulkan bekas menghitam. Itu yang membuat harga hewan ternak menjadi jatuh,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
