<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lomba kampung hebat &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/lomba-kampung-hebat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2023 02:21:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>lomba kampung hebat &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waga Lansia Tetap Semangat Jaga Kesehatan</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/31/waga-lansia-tetap-semangat-jaga-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2023 02:21:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kampung Hebat 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414533</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Semangat warga RW 06 Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan dalam mewujudkan Kampung Hebat sangat hebat. Walaupun sebagian penduduk adalah lansia, semangat untuk selalu hidup sehat tidak pernah kendor. Baik individu maupun kelompok, rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan. “Kegiatan yang mendukung kesehatan masyarakat, banyak macam ragamnya, baik secara fisik maupun mental spiritual,” tutur Lurah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Semangat warga RW 06 Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan dalam mewujudkan Kampung Hebat sangat hebat.</p>
<p>Walaupun sebagian penduduk adalah lansia, semangat untuk selalu hidup sehat tidak pernah kendor. Baik individu maupun kelompok, rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan.</p>
<p>“Kegiatan yang mendukung kesehatan masyarakat, banyak macam ragamnya, baik secara fisik maupun mental spiritual,” tutur Lurah Palebon Andi A.F Sukonyono.</p>
<p>Secara fisik, lanjutnya kondisi balita dan baduta di wilayah ini semuanya sehat. Pertumbuhan dan perkembangan fisik serta psikologis 12 baduta normal. “Tidak ada yang terindikasi terkena masalah stunting,” tambah Ketua RW 06 Kelurahan Palebon Suyono</p>
<p>Di kampung ini juga terdapat 31 balita. Semua tidak menderita gizi buruk. Kondisi ini tak lepas dari peran PKK dalam mencegah stunting dan gizi buruk. Di antaranya dengan melakukan identifikasi sasaran dan sosialisasi pentingnya mencegah stunting.</p>
<p>“Keduanya dilakukan melalui kunjungan dari rumah ke rumah dan pelaksanaan kegiatan posyandu,” jelasnya.</p>
<p>Kader PKK dan posyandu juga aktif mendampingi ibu hamil. Aktivitas ini juga untuk menunjang terwujudkan lingkungan keluarga dan anak yang berkualitas. Kesadaran warga untuk mendapatkan vaksin Covid-19 juga baik. Sebagian besar warga sudah mendapatkan vaksin booster di kelurahan maupun secara mandiri di puskesmas dan rumah sakit.</p>
<p>Yang tak kalah penting adalah keberadaan lansia di kampung ini. Mereka tetap aktif berkegiatan. Seperti menggelar senam lansia, mengikuti posyandu lansia maupun pengajian.</p>
<p>Dalam seminggu, setidaknya ada tiga kali pelaksanaan senam yang digelar Klub Jantung Sehat (KJS) Warpoind’s (Warga Pondok Indah dan sekitarnya). Yakni pada Senin, Rabu dan Sabtu. <strong>(ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unggulkan Taman dan Bank Sampah</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/unggulkan-taman-dan-bank-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 02:01:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kampung Hebat 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414404</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Genuk &#8211; Warga Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk bersemangat mengikuti Lomba Kampung Hebat 2023. Kali ini, RW 08 mendaftar untuk kategori Kampung Pro Lingkungan. Lurah Sembungharjo Sumarjono menjelaskan, Kampung Pro Lingkungan Indah Permai terletak di wilayah Perum Sembungharjo Permai RW 08 Kelurahan Sembungharjo, tepatnya di Jalan Wolter Monginsidi Semarang. Warga memanfaatkan lahan pekarangan yang ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Genuk</em></strong> &#8211; Warga Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk bersemangat mengikuti Lomba Kampung Hebat 2023. Kali ini, RW 08 mendaftar untuk kategori Kampung Pro Lingkungan.</p>
<p>Lurah Sembungharjo Sumarjono menjelaskan, Kampung Pro Lingkungan Indah Permai terletak di wilayah Perum Sembungharjo Permai RW 08 Kelurahan Sembungharjo, tepatnya di Jalan Wolter Monginsidi Semarang. Warga memanfaatkan lahan pekarangan yang ada untuk ditanami berbagai tanaman, agar lingkungan menjadi lebih asri dan sejuk.</p>
<p>Wilayah RW 8 memanfaatkan fasilitas umum untuk dijadikan taman seperti taman Hati, Taman Toga. “Juga mengajak warga untuk membuat taman di rumah masing-masing,” tutur Penanggungjawab Kampung Pro Lingkungan Indah Permai Jumadi Eko Baruno</p>
<p>Di taman- taman tersebut terdapat biopori untuk resapan air di taman. Saluran air di wilayah lingkungan RW 08 juga mengalir dengan baik dan lancar, sehingga tidak terdapat genangan air yang mengakibatkan sarang nyamuk dan banjir. Di masing- masing rumah terdapat tong sampah agar menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>Selain taman, program Kampung Pro Lingkungan Indah Permai juga mengusung kegiatan bank sampah. Kegiatannya antara lain pilah sampah, sehingga dapat mengurangi kapasitas sampah yang dikirim ke TPA.</p>
<p>Selain dapat mengurangi kapasitas sampah yang dikirim ke TPA, kegiatan bank sampah juga memiliki nilai ekonomis. Hasil dari bank sampah juga sudah dirasakan oleh warga secara langsung, sesuai moto dari bank sampah yaitu “Dari Sampah Menjadi Rupiah”.</p>
<p>“Salah satunya bisa membuat program Jogo Tonggo di saat pandemi Covid-19, dimana pembagian sembako untuk warga yang terdampak Covid-19 dari hasil ekonomi bank sampah dan swadaya masyarakat,” katanya. <strong>(ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taman Toga ada di Setiap RT</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/taman-toga-ada-di-setiap-rt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 02:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kampung Hebat 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414398</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Kesadaran warga RW 04 Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati dalam sektor lingkungan cukup baik. Setiap wilayah RT memiliki taman tanaman obat keluarga (toga). Kampung RW 04 Rejosari Kelurahan Ngijo merupakan salah satu wilayah yang menerapkan keseimbangan dalam lingkungannya. Wilayah ini sudah memiliki pengelolaan yang memperhatikan kondisi lingkungan. “Suasana indah dan asri juga terlihat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Kesadaran warga RW 04 Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati dalam sektor lingkungan cukup baik. Setiap wilayah RT memiliki taman tanaman obat keluarga (toga).</p>
<p>Kampung RW 04 Rejosari Kelurahan Ngijo merupakan salah satu wilayah yang menerapkan keseimbangan dalam lingkungannya. Wilayah ini sudah memiliki pengelolaan yang memperhatikan kondisi lingkungan. “Suasana indah dan asri juga terlihat di wilayah ini dengan banyaknya tanaman keras maupun buah,” tutur Lurah Ngijo Lilis Puji Astuti.</p>
<p>Koordinator warga RW 04 Kelurahan Ngijo Rohadi menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan tergolong baik. Setiap ada kerja bakti, seluruh warga bergerak bersama membersihkan lingkungan.</p>
<p>Wilayah RW 04 memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dikelola oleh ibu-ibu untuk berupaya menghasilkan ketahanan pangan. Tanaman yang dikelola meliputi empon-empon, sayuran dan juga tanaman lain yang bermanfaat. Taman toga ada di setiap RT.</p>
<p>Di wilayah RW 04 memiliki sistem drainase yang baik, yaitu selokan yang bersih dan lancar. Ada biopori dan setiap warga memiliki tong sampah. “Ruang terbuka hijau dimanfaatkan warga untuk aktivitas olahraga maupun sarana bermain bagi anak-anak,” jelasnya.<strong> (ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampung Sentra Bandeng Angkat Ekonomi Warga</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/29/kampung-sentra-bandeng-angkat-ekonomi-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 04:41:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kampung Hebat 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414366</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Gayamsari &#8211; Selama ini, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari dikenal sebagai salah satu daerah minus. Kampung Sentra Bandeng di wilayah RW 03 diproyeksikan sebagai program untuk mengangkat ekonomi masyarakat. Di wilayah ini, banyak dijumpai warga yang memiliki usaha di dunia pengolahan produk perikanan, terutama bandeng. Lurah Tambakrejo Sukiswo mengatakan, wilayahnya berada di wilayah pesisir pantai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Gayamsari</em></strong> &#8211; Selama ini, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari dikenal sebagai salah satu daerah minus. Kampung Sentra Bandeng di wilayah RW 03 diproyeksikan sebagai program untuk mengangkat ekonomi masyarakat.</p>
<p>Di wilayah ini, banyak dijumpai warga yang memiliki usaha di dunia pengolahan produk perikanan, terutama bandeng.</p>
<p>Lurah Tambakrejo Sukiswo mengatakan, wilayahnya berada di wilayah pesisir pantai dengan mata pencarian warga sebagian besar sebagai nelayan dan petani tambak. Produk yang terkenal dari Tambakrejo adalah produk olahan ikan, seperti bandeng presto, otak-otak bandeng, dan pepes bandeng presto.</p>
<p>“Banyaknya produsen pengolahan berbahan dasar bandeng sebagai penggerak utama di sektor ekonomi, baik melalui reseller, produksi dan sumberdaya manusia semua menggunakan sumberdaya dan potensi yang ada di wilayah,” katanya.</p>
<p>Penanggung jawab Kampung kreatif dan Inovatif RW 03 Tambakrejo Rina Setyaningsih ada sejumlah potensi yang menjadi dasar untuk mendaftar Lomba Kampung Hebat kategori Kampung Kreatif dan Inovatif.</p>
<p>Di antaranya, warga RT 05 RW 03 sebagian besar bekerja sebagai pengolah dan penjual produk hasil laut, antara lain ikan bandeng.</p>
<p>“Potensi lainnya, adanya anggota binaan dari CSR sehingga meningkatkan hasil produksi dan kreativitas dalam pengolahan dan pemasaran produk olahan bandeng,” jelasnya. <strong>(ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jumat Berkah Bantu Warga yang Susah</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/29/jumat-berkah-bantu-warga-yang-susah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 04:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kampung Hebat 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414363</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Pandemi Covid-19 memacu warga untuk kreatif. Termasuk dalam hal sosial. Seperti yang dilakukan warga RW 03 Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur yang memiliki program sosial Jumat berkah. Lurah Karangrejo Sudarsono menjelaskan, Jumat berkah adalah kegiatan kemanusiaan yang diadakan PKK RW 03. Gagasan ini muncul pada saat maraknya pandemi Covid -19 antara 2020-2021. Karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Pandemi Covid-19 memacu warga untuk kreatif. Termasuk dalam hal sosial. Seperti yang dilakukan warga RW 03 Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur yang memiliki program sosial Jumat berkah.</p>
<p>Lurah Karangrejo Sudarsono menjelaskan, Jumat berkah adalah kegiatan kemanusiaan yang diadakan PKK RW 03. Gagasan ini muncul pada saat maraknya pandemi Covid -19 antara 2020-2021.</p>
<p>Karena banyak warga yang terkena PHK dan tidak punya pekerjaan, maka PKK RW 03 berinisiatif mengadakan Jumat berkah dengan tema</p>
<p>“Boleh ambil sedekah ini dan boleh memberi sedekah ini”. “Artinya masyarakat umum dan warga Karangrejo boleh memberi dan mengambil sedekah ini,” katanya.</p>
<p>Penanggung jawab Kampung kreatif dan inovatif RW 03 Kelurahan Karangrejo Darsiyo menjelaskan, cara pelaksanaannya, warga bisa memberikan sumbangan atau bantuan seikhlasnya berupa sayuran, buah, sembako, uang, gas dan lain-lain.</p>
<p>Kemudian sumbangan tersebut dipilah-pilah dan dimasukkan dalam keranjang. Setiap keranjang berisi beras, sayuran, buah, telur, mi instan, minyak goreng. Selanjutnya, keranjang digantungkan pada tempat yang telah disediakan. Warga boleh mengambil sumbangan atau bantuan yang digantungkan tadi.</p>
<p>Menurutnya, program Jumat Berkah sudah berjalan dari Juni 2020 sampai Januari 2023. Kegiatan ini terbukti bisa membantu warga lain yang kesusahan. “Kami berharap program Jumat Berkah di RW 03 Karangrejo ini semoga dapat berjalan terus, tidak berhenti,” ujar Darsiyo. <strong>(ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Bosan Angkat Budaya Tradisional</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/29/tidak-bosan-angkat-budaya-tradisional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 04:37:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kampung Hebat 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414359</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Berbagai kesenian menjadi daya tarik di Kampung Seni dan Budaya RW 04 Kelurahan Kaliwiru, Kecamatan Candisari. Di sana ada sanggar seni, pemahat patung, perajin wayang kardus dan keterampilan seni lainnya. Seperti perhelatan Lomba Kampung Hebat sebelumnya, kampung ini kembali mendaftar untuk kategori Kampung kreatif dan Inovatif. “Kampung kami banyak mengangkat budaya Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Berbagai kesenian menjadi daya tarik di Kampung Seni dan Budaya RW 04 Kelurahan Kaliwiru, Kecamatan Candisari.</p>
<p>Di sana ada sanggar seni, pemahat patung, perajin wayang kardus dan keterampilan seni lainnya. Seperti perhelatan Lomba Kampung Hebat sebelumnya, kampung ini kembali mendaftar untuk kategori Kampung kreatif dan Inovatif.</p>
<p>“Kampung kami banyak mengangkat budaya Jawa atau daerah,” jelas Plt Lurah Kaliwiru Sri Martini.</p>
<p>Kampung ini bisa dikatakan sebagai kampungnya seniman. Di kampung Kreatif dan Inovatif ini, terdapat sejumlah pelaku seni yang membawa nama Indonesia ke kancah internasional. Contohnya Suwandi, pelaku seni tradisional ketoprak, wayang orang, karawitan. Ia merupakan salah satu penggagas Sanggar Dewandaru RW 04.</p>
<p>Dari berkesenian, Suwandi pernah menjelajahi sejumlah negara asing pada era 1994-1997. Di antaranya Australia, Tiongkok, Austria, Ceko, India, Jepang dan lainnya. Ia merupakan bagian dari tim yang diberangkatkan pemerintah untuk mengenalkan kesenian asli Indonesia pada masyarakat luar negeri. “Kami membawakan wayang orang Ramayana,” jelas Suwandi.</p>
<p>Seniman lainnya adalah Suwarso, seorang perajin wayang kardus. Wayang berbahan baku kertas bisa dibuat dalam waktu lima hari. Ia masih konsisten menekuni seni ini.</p>
<p>Sektor UMKM juga ada. Warga di kampung ini memproduksi sejumlah cemilan. Seperti eggroll, cistik bayam dan keju, brownis, lumpia mini, sambal pecel. <strong>(ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lomba Kampung Hebat 2023 Kembali Digelar, Diikuti 177 Kelurahan, Ada Empat Kategori</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/07/lomba-kampung-hebat-2023-kembali-digelar-diikuti-177-kelurahan-ada-empat-kategori/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 03:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411824</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, SEMARANG &#8211; Gelaran event Kampung Hebat yang diinisiasi RADARSEMARANG.COM dan Pemkot Semarang kembali digelar mulai Januari 2023 ini. Akan ada tiga kategori baru yang dilombakan, yakni Kampung Urban Farming, Kampung Pro Lingkungan, dan Kampung Sehat. Sedangkan satu kategori lainnya adalah kategori lama, yakni Kampung Kreatif dan Inovatif. Sosialisasi Lomba Kampung Hebat 2023 digelar RADARSEMARANG.COM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, SEMARANG &#8211; Gelaran event Kampung Hebat yang diinisiasi RADARSEMARANG.COM dan Pemkot Semarang kembali digelar mulai Januari 2023 ini. Akan ada tiga kategori baru yang dilombakan, yakni Kampung Urban Farming, Kampung Pro Lingkungan, dan Kampung Sehat. Sedangkan satu kategori lainnya adalah kategori lama, yakni Kampung Kreatif dan Inovatif.</p>
<p>Sosialisasi Lomba Kampung Hebat 2023 digelar RADARSEMARANG.COM kepada 16 camat dan kepala OPD, serta 177 lurah yang mengikuti rapat secara online, sebelum rapat TEPRA di Gedung Moch Ichsan lantai 8, Jumat (6/1). Rapat dipimpin Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. </p>
<p>Hadir Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Nana Storada Dwi Martadi; Asisten Pemerintahan Mukhamad Khadhik, dan Asisten Administrasi Umum Masdiana Safitri.</p>
<p>&#8220;Kita bersama pemkot akan memulai lagi Lomba Kampung Hebat. Karena antuasiasme warga yang tinggi. Setiap roadshow diikuti sedikitnya 5 ribu peserta, dan harus dilaksanakan berkesinambungan. Karena fokusnya adalah menggerakkan masyarakat,&#8221; kata Direktur RADARSEMARANG.COM Baehaqi.</p>
<p>Kampung Hebat 2023, lanjut dia, merupakan implementasi dari konsep bergerak bersama yang dimulai dari wilayah terkecil, yakni RT dan RW.  </p>
<p>Menurut Baehaqi, Kota Semarang yang maju saat ini tidak akan bisa bertambah maju jika warga tidak bergerak bersama.</p>
<p>&#8220;Jadi, kami ingin program bergerak bersama, gotong royong bisa terus dilanjutkan. Tujuannya tak lain untuk membuat Semarang semakin hebat, dan merangsang inovasi dari masyarakat untuk membuat kampungnya lebih baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Baehaqi menjelaskan, Lomba Kampung Hebat tahun ini diperluas dengan kategori baru, yakni Kampung Urban Farming, yang tujuannya mendukung ketahanan pangan, di mana warga bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian. Kategori baru lainnya adalah Kampung Pro Lingkungan, tujuannya menggerakkan penghijauan di Ibu Kota Jateng ini.</p>
<p>&#8220;Kategori lainnya adalah Kampung Kreatif Inovatif  dan Kampung Sehat.  Kita coba merangsang munculnya UMKM dengan inovasi yang murni lahir dari bawah,&#8221; paparnya.</p>
<p>Tim juri, lanjut dia, juga akan lebih diperkuat dengan menggandeng akademisi serta pejabat setara eselon II ataupun III dari Pemkot Semarang. Sementara untuk pendaftaran peserta akan dimulai pada 9 Januari sampai 20 Januari mendatang.</p>
<p>Berbeda dengan tahun lalu, di mana camat memilih kampung yang akan berlomba, tahun ini semua kelurahan diminta untuk mengirimkan satu RW dengan satu kategori. Nantinya akan dilakukan penilaian secara administratif, sehingga benar-benar dipilih kampung yang berkualitas. </p>
<p>&#8220;Januari ini kita mulai, Mei nanti akan diumumkan pemenang saat HUT Kota Semarang,&#8221;katanya.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Iswar Aminuddin meminta seluruh lurah dan camat untuk mempersiapkan wilayahnya dengan baik dan berpartisipasi mengikuti gelaran Lomba Kampung Hebat 2023. </p>
<p>&#8220;Harus dipersiapkan, saya minta tidak sekadar inovasi, tapi harus ada kreativitas di sana untuk memajukan kampungnya,&#8221; tandasnya. (den/aro)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
