<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>libur natal dan tahun baru &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/libur-natal-dan-tahun-baru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jan 2023 03:19:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>libur natal dan tahun baru &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenaikan Pengunjung di Pikatan Waterpark belum Signifikan</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/05/kenaikan-pengunjung-di-pikatan-waterpark-belum-signifikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 03:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[libur natal dan tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[Pikatan Waterpark]]></category>
		<category><![CDATA[wisata Temanggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411580</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung &#8211; Pikatan Waterpark menjadi salah satu objek wisata Temanggung yang jadi tujuan masyarakat saat libur Natal dan tahun baru lalu. Namun kondisi kunjungan belum pulih seperti sebelum pandemi. “Pengunjung Pikatan Waterpark saat libur Natal dan pengujung tahun memang mengalami peningkatan namun peningkatan tersebut tidak terlalu signifikan,” kata Suyanto selaku marketing Pikatan Rabu (4/1). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> &#8211; Pikatan Waterpark menjadi salah satu objek wisata Temanggung yang jadi tujuan masyarakat saat libur Natal dan tahun baru lalu. Namun kondisi kunjungan belum pulih seperti sebelum pandemi.</p>
<p>“Pengunjung Pikatan Waterpark saat libur Natal dan pengujung tahun memang mengalami peningkatan namun peningkatan tersebut tidak terlalu signifikan,” kata Suyanto selaku marketing Pikatan Rabu (4/1).</p>
<p>Dijelaskannya, pada hari-hari biasa, 17-25 Desember 2022, jumlah pengunjung berkisar antara 241-713 dengan rata-rata 350 pengunjung per hari.</p>
<p><span id="more-411580"></span></p>
<p>Lalu pada 25 &#8211; 31 Desember 2022 berkisar antara 273 &#8211; 591 orang dengan rata-rata pengunjung 450 orang per hari.</p>
<p>“Berdasarkan data kunjungan wisata, lonjakan pengunjung terlihat pada libur awal tahun yaitu pada tanggal 1 Januari (2023) dengan sebanyak 1,098 pengunjung yang didominasi oleh wisatawan lokal,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Suyanto, target pengunjung pikatan pada 2022 tidak tercapai. Hanya sekitar 60 persen tiket yang terjual. Apalagi selama pandemi, Pikatan juga sempat ditutup untuk sementara waktu. Pada 2023 ini, Pikatan akan menggelar sejumlah acara yang diharapkan bisa kembali menarik minat pengunjung seperti sebelum pandemi. <strong>(mg11/ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Semarang Naik 20 Persen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/02/libur-akhir-tahun-kunjungan-wisatawan-di-kabupaten-semarang-naik-20-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 02:06:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[libur natal dan tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411160</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran – Jumlah wisatawan di Kabupaten Semarang melonjak saat libur natal dan tahun baru. Peningkatan mencapai 20 persen. Cuaca ekstrem, tidak menyurutkan wisatawan berlibur dan menghabiskan waktu bareng keluarga. River Tubing Sungai Muncul di Desa Rowoboni Kecamatan Banyubiru salah satunya. Wisatawan bisa menikmati derasnya air Sungai Muncul di musim penghujan. Jumlah pengunjung yang datang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> – Jumlah wisatawan di Kabupaten Semarang melonjak saat libur natal dan tahun baru. Peningkatan mencapai 20 persen. Cuaca ekstrem, tidak menyurutkan wisatawan berlibur dan menghabiskan waktu bareng keluarga.</p>
<p>River Tubing Sungai Muncul di Desa Rowoboni Kecamatan Banyubiru salah satunya. Wisatawan bisa menikmati derasnya air Sungai Muncul di musim penghujan. Jumlah pengunjung yang datang rata-rata keluarga dan mengalami peningkatan. “Ada kenaikan selama libur natal dan tahun baru, lebih dari persen,” kata Pengelola Fun Tubing Muncul, Sofi Etika Aji.</p>
<p>Ia menambahkan, wisatawan bisa menikmati susur sungai dengan rute sepanjang tiga kilometer dengan kedalaman air mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter. Meski musim penghujan air sungai tidak mengalami kebanjiran, hanya debit air bertambah. Pengunjung juga mendapatkan fasilitas berupa dokumentasi, penjemputan, gorengan, dan welcome drink. Pihaknya juga menyediakan sistem paketan bagi pengunjung yang membawa rombongan banyak.  &#8220;Kita tidak ada minimal pengunjung, satu dua pengunjung yang datang akan tetap dilayani, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Lonjakan wisatwan juga dirasakan di Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK) di Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat. Selama liburan nataru mengalami kenaikan jumlah pengunjung meski tidak signifikan. Saat hari biasa, pengunjung sekitar 30 hingga 50 orang. Sedangkan weekend bisa sampai 100 pengunjung lebih. &#8220;Kalau asal pengunjung bervariasi, untuk libur nataru mayoritas pengunjung dari luar kota, &#8221; kata Ketua LMDH CLBK, Muhajirin.</p>
<p>Muhajirin menambahkan pihaknya tidak memaksa untuk grafik jumlah pengunjung harus naik drastis. Yang terpenting pihaknya mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pengunjung, petugas, dan lainnya. &#8220;Jika cuaca dirasa sangat ekstrem kita ambil langkah untuk menutup wisata demi keselamatan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Heru Subroto, meminta para pengelola wisata alam terutama wisata air untuk memperhatikan perlengkapan keamanan. Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang terkait sarana prasarana kelengkapan wisata.  &#8220;Ini kita lakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan di lokasi wisata,&#8221; akunya. <strong>(nun/fth)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
