<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lautan sampah &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/lautan-sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2023 01:57:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>lautan sampah &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bersihkan Lautan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo, Kerahkan Dua Alat Berat</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/27/bersihkan-lautan-sampah-di-kampung-nelayan-tambakrejo-kerahkan-dua-alat-berat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 01:57:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kampung nelayan Tambakrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Semarang Utara]]></category>
		<category><![CDATA[KELURAHAN TANJUNG MAS]]></category>
		<category><![CDATA[lautan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[muara sungai Banjir Kanal Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414088</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan aksi bersih-bersih “lautan sampah” di muara Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Kampung Nelayan Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kamis (26/1). Aksi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari adanya penumpukan sampah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan aksi bersih-bersih “lautan sampah” di muara Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Kampung Nelayan Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kamis (26/1).</p>
<p>Aksi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari adanya penumpukan sampah di wilayah tersebut yang meresahkan warga. Sampah itu berasal dari laut yang terbawa arus saat banjir rob melanda kampung tersebut.</p>
<p>Kepala UPT 1 DLH Kota Semarang Sutrisno mengatakan, proses pembersihan sampah dimulai pada Kamis (26/1) dan diperkirakan akan selesai dalam sepekan. &#8220;Hari ini (kemarin) pertama kali mulai. Jam 08.00 mulai apel, setengah jam kemudian alat-alat berat datang,&#8221; katanya kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em>.</p>
<p>Pembersihan dibantu dengan dua alat berat dan 10 truk pengangkut sampah. Dalam prosesnya, ia mengaku sempat mengalami kendala. Sebab, di bawah tumpukan sampah tersebut terdapat pipa jaringan BBM dari Pertamina.</p>
<p>Proses pembersihan sampah telah direncanakan secara matang karena dikhawatirkan terjadi kebocoran pipa.  &#8220;Kami sebelumnya sudah survei ke sini untuk memastikan lokasi sampah. Adanya pipa Pertamina yang cuma tiga meter di bawah tumpukan sampah, kita harus lebih hati-hati,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Di sisi lain, dikhawatirkan sampah juga bisa datang lagi bersamaan dengan banjir rob. Beberapa warga sempat ikut mengumpulkan sampah. Namun sampah tersebut kembali menyebar diterjang banjir rob.</p>
<p>&#8220;Sampah yang dikumpulkan warga kalau kena rob itu kemana-mana. Jadi, setiap ada banjir rob, pasti ada sampah. Bahkan, dari RT dan RW itu membuat bank sampah agar pengolahan sampahnya lebih baik, tapi tetap belum maksimal&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sampah di sana didominasi oleh sampah rumah tangga, bambu, dan plastik. Untuk sampah plastik akan dimasukkan ke sampah residu.</p>
<p>&#8220;Bambu di tumpukan sampah itu mungkin awalnya mau digunakan buat rumah, tapi kena rob. Akhirnya hanyut,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sutrisno berharap, pembersihan sampah di sini bisa dilakukan secara periodik ke depannya. Selain itu, Pemerintah Kota Semarang bisa menyediakan posko kebersihan.</p>
<p>&#8220;Paling tidak kita bisa membersihkan secara terjadwal. Tidak hanya ketika datang banjir, baru bersih-bersih,&#8221; harapnya.</p>
<p>Kharis, salah satu warga RT 5 RW 16, Kampung Tambakrejo, Tanjung Mas mengatakan, sebagian warga telah mengetahui adanya kegiatan bersih-bersih sampah.</p>
<p>Hal itu bukan yang kali pertama. Sebelumnya, DLH pernah mengadakan kegiatan bersih-bersih, namun terkendala cuaca ekstrem.</p>
<p>&#8220;Tahun kemarin sudah pernah, tapi terkendala cuaca. Ditambah lagi, sampah yang semakin naik karena gelombang air dari banjir kiriman,&#8221; ucapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lautan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/25/lautan-sampah-di-kampung-nelayan-tambakrejo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 03:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[lautan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[SAMPAH]]></category>
		<category><![CDATA[sampah tambakrejo]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413875</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Pemandangan tak sedap terlihat di muara Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Sampah menumpuk dan menutupi permukaan air. Bagaikan lautan sampah. Kondisi itu terlihat di titik Kampung nelayan di RT 5 RW 16 Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara. Sampah yang ada di sana didominasi oleh plastik dan kayu. Sampah itu berasal dari laut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em> </b>&#8211; Pemandangan tak sedap terlihat di muara Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Sampah menumpuk dan menutupi permukaan air. Bagaikan lautan sampah.</p>
<p>Kondisi itu terlihat di titik Kampung nelayan di RT 5 RW 16 Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara. Sampah yang ada di sana didominasi oleh plastik dan kayu.</p>
<p>Sampah itu berasal dari laut yang terbawa arus saat banjir rob melanda kampung tersebut. Namun saat air surut, sampah tersebut menetap dan semakin menggunung di daerah yang dulunya menjadi permukiman warga.</p>
<p>&#8220;Kemarin itu kan ombak besar, kalau rob sampah itu ke sini, tapi waktunya rob balik sampahnya nggak ikut balik. Jadi itu bukan sampah warga,&#8221; kata Ketua RT 5, RW 16, Edi Saktiono.</p>
<p>Diceritakan, persoalan sampah sebenarnya sudah ada pada 2015 lalu, namun belum begitu banyak. Ketika sungai dibendung dan dijadikan rumah hunian sementara dua tahun lalu, sampah semakin menumpuk.</p>
<p>&#8220;Waktu di situ masih ada rumah-rumah tidak kelihatan, waktu dibendung dijadikan permukiman, baru kelihatan sampahnya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat kampungnya terlihat kumuh. Bahkan ketika gelombang tinggi, air yang masuk ke permukiman membawa sampah. &#8220;Walaupun sudah dibersihkan, tetap seperti itu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Diakuinya, sampah itu sudah pernah dibersihkan berulangkali oleh sejumlah relawan dari mahasiswa, tetapi tidak efektif. &#8220;Misal pagi dibersihkan malamnya rob datang sampah lagi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Bahkan pihaknya sudah pernah berkoordinasi dengan angkatan laut untuk bersih-bersih sampah. Namun sampah kembali datang dan menumpuk.</p>
<p>&#8220;Ibaratnya kalau banjir kemarin itu bawa sampah, waktu rob juga bawa sampah, tapi pas surut dia tidak mau kembali dan menumpuk di situ,&#8221; tandasnya. <strong>(fgr/mg5/mg6/mg7/zal)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
