<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LATO LATO &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/lato-lato/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2023 08:01:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>LATO LATO &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kurangi Main Gadget, Bocil  Kampung Bongsari Semarang Adu Ketangkasan Lato-Lato</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/22/kurangi-main-gadget-bocil-kampung-bongsari-semarang-adu-ketangkasan-lato-lato/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2023 08:01:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bongsari semarang]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO]]></category>
		<category><![CDATA[lomba lato-lato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413537</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Puluhan anak-anak alias bocah kecil (bocil) di RW 4 Kelurahan Bongsari, Semarang Barat adu ketsngkadan main lato-lato. Ajang ini dilakukan sebagai upaya mengurangi bermain gadget. &#8220;Tujuannya setidaknya anak-anak mengurangi main handphone,&#8221; ujar Ridho Somat pembina anak-anak RW 4 pada RADARSEMARANG.COM Ia menyatakan, kegiatan positif ini untuk melatih mereka bangun pagi karena lomba [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Puluhan anak-anak alias bocah kecil (bocil) di RW 4 Kelurahan Bongsari, Semarang Barat adu ketsngkadan main lato-lato. Ajang ini dilakukan sebagai upaya mengurangi bermain gadget.</p>
<p>&#8220;Tujuannya setidaknya anak-anak mengurangi main handphone,&#8221; ujar Ridho Somat pembina anak-anak RW 4 pada RADARSEMARANG.COM</p>
<p>Ia menyatakan, kegiatan positif ini untuk melatih mereka bangun pagi karena lomba dimulai pukul 06.00 WIB. Dalam konsepnya, Somat menyebut anak-anak berbaris rapi kemudian diajak berkeliling sembilan RT di RW tersebut.</p>
<p>Di setiap RT, mereka dikenalkan dengan tokoh masyarakat seperti Ketua RT. Cara ini dilakukan agar anak-anak mulai dari usia 2-15 tahun ini mengenal sosial dan lingkungan sekitar.</p>
<p>&#8220;Biasanya anak-anak kan main handphone di depan rumah saja, atau hanya di rumah nonton televisi tidak kenal dengan tetangga, bahkan Pak RT saja tidak tahu. Miris. Makanya kita kenalkan dari sisi sosial,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ganggu Proses Belajar, Dilarang Main Lato-Lato di Sekolah</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/18/ganggu-proses-belajar-dilarang-main-lato-lato-di-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2023 03:01:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO]]></category>
		<category><![CDATA[SEKOLAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413063</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Magelang – Suara bising yang tercipta dari pantulan mainan lato-lato dianggap mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Sejumlah sekolah melarang siswanya membawa mainan itu ke sekolah. Terlebih dari surat edaran dari Dinas Pendidikan yang melarang siswa membawa permainan itu ke sekolah. Kepala Sekolah Dasar Negeri Pancuranmas Sriyatun menilai permainan lato-lato berdampak positif karena dapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Magelang</em></strong> – Suara bising yang tercipta dari pantulan mainan lato-lato dianggap mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Sejumlah sekolah melarang siswanya membawa mainan itu ke sekolah.</p>
<p>Terlebih dari surat edaran dari Dinas Pendidikan yang melarang siswa membawa permainan itu ke sekolah.</p>
<p>Kepala Sekolah Dasar Negeri Pancuranmas Sriyatun menilai permainan lato-lato berdampak positif karena dapat mengurangi penggunaan ponsel. Namun, juga memiliki dampak negatif bila dibawa ke lingkungan sekolah.</p>
<p>Suara nyaring dari mainan ini dinilai sangat mengganggu proses KBM. Alasannya, suara berisik dari lato-lato bisa mengganggu fokus siswa belajar.</p>
<p>Dikatakan pada saat hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) banyak anak didiknya yang membawa mainan tersebut ke sekolah.</p>
<p>“Itu bisa mengganggu proses pembelajaran dan membahayakan juga kalau terlempar,” jelas Sriyatun kepada <em>Radar Semarang</em>, Selasa (17/1).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Anak di Kendal Adu Skill Bermain Lato-lato</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/16/puluhan-anak-di-kendal-adu-skill-bermain-lato-lato/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 01:54:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO]]></category>
		<category><![CDATA[lato-lato KENDAL]]></category>
		<category><![CDATA[lomba lato-lato]]></category>
		<category><![CDATA[LOMBA Lato-lato kendal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412799</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kendal &#8211; Puluhan anak beradu skill dalam lomba lato-lato. Selain mengasah kreativitas, event ini menjadi ajang edukasi kepada anak agar tidak ketergantungan gadget. Sedikitnya ada 80 anak usia TK hingga SMP mengikuti lomba tersebut. Penyelenggara lomba lato-lato Wahyu Tya Hamida mengatakan, inspirasi lomba berangkat dari banyaknya anak-anak di lingkungannya bermain lato-lato. Karena itu, muncul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Kendal</em></strong> &#8211; Puluhan anak beradu skill dalam lomba lato-lato. Selain mengasah kreativitas, event ini menjadi ajang edukasi kepada anak agar tidak ketergantungan gadget.</p>
<p>Sedikitnya ada 80 anak usia TK hingga SMP mengikuti lomba tersebut. Penyelenggara lomba lato-lato Wahyu Tya Hamida mengatakan, inspirasi lomba berangkat dari banyaknya anak-anak di lingkungannya bermain lato-lato. Karena itu, muncul inisiatif untuk mengadakan event permainan tradisional itu.</p>
<p>&#8220;Awalnya karena banyak anak-anak di lingkungan saya yang bermain lato-lato. Jadi inisiatif buat lomba,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tya mengatakan, menjamin keamanan untuk setiap peserta yang bermain lato-lato. Daripada anak main gadget terus, mending main lato-lato. &#8220;Meski berisik tapi bisa mengasah kemampuan mata dan konsentrasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Salah satu peserta Surya Ramadhan, mengaku senang bisa menyalurkan bakatnya bermain lato-lato. Ia baru satu bulan bermain permainan itu. &#8220;Seneng. Tadi berangkat naik sepeda sama teman-teman. Cuma bertahan sampe dua menit aja mainnya,&#8221; akunya. <strong>(dev/fth)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MI Maarif Mangunsari Salatiga Batasi Siswa Main Lato-lato</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/mi-maarif-mangunsari-salatiga-batasi-siswa-main-lato-lato/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 06:25:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO]]></category>
		<category><![CDATA[MI Ma’arif Mangunsari Salatiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412422</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Salatiga &#8211; Viralnya permainan lato &#8211; lato ternyata harus diatur penggunaannya. Tujuannya agar tidak mengganggu aktifitas lainnya. Salah satunya yang dilakukan MI Maarif Mangunsari Salatiga. Mereka melarang anak didiknya bermain lato &#8211; lato saat jam pelajaran. Kebijakan ini diambil berdasar kajian dan masukkan wali murid. Kepala sekolah MI Mangunsari Siti Rohmini menuturkan, sebetulnya pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Salatiga</em></strong> &#8211; Viralnya permainan lato &#8211; lato ternyata harus diatur penggunaannya. Tujuannya agar tidak mengganggu aktifitas lainnya.</p>
<p>Salah satunya yang dilakukan MI Maarif Mangunsari Salatiga. Mereka melarang anak didiknya bermain lato &#8211; lato saat jam pelajaran. Kebijakan ini diambil berdasar kajian dan masukkan wali murid.</p>
<p>Kepala sekolah MI Mangunsari Siti Rohmini menuturkan, sebetulnya pihaknya senang dan mendukung dengan adanya mainan baru berupa lato-lato, sehingga mengalihkan perhatian anak ke gadget.</p>
<p>&#8220;Namun kami terpaksa melarang di sekolah karena pada aat pembelajaran qiroati di pagi hari, setelah mengaji indivudu, sebelum ada mainan tersebut masih fokus utk mengaji. Namun sekarang setelah selesai kegiatan mengaji individu mereka langsung bermain dengan mainan tersebut , sehingga mengganggu anak dan kelas yang lainnya,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Hal itu juga mengurangi konsentrasi anak dalam pembelajaran. Dan dengan dukungan orang tua, kebijakan itu diberlakukan mulai kemarin. &#8220;Namun, pihak madrasah tetap membolehkan anak tetap bermain lato ketika di rumah,&#8221; papar Siti. <strong>(sas/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disdik Semarang Imbau Siswa Tak Bawa Lato-Lato ke Sekolah</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/disdik-semarang-imbau-siswa-tak-bawa-lato-lato-ke-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 02:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[disdi ksemarang]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO]]></category>
		<category><![CDATA[mainan lato-lato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412348</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memberikan imbauan agar siswa tidak membawa lato-lato ke sekolah. Imbauan ini bertujuan untuk kenyamanan pembelajaran. Permainan tradisional yang eksis di tahun 1970-an, kini kembali ramai digemari berbagai kalangan. Baik anak-anak maupun dewasa. Meski mempunyai nilai positif karena mengurangi ketergantungan gadget pada anak-anak. Lato-lato ini juga dapat mengganggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memberikan imbauan agar siswa tidak membawa lato-lato ke sekolah. Imbauan ini bertujuan untuk kenyamanan pembelajaran. Permainan tradisional yang eksis di tahun 1970-an, kini kembali ramai digemari berbagai kalangan. Baik anak-anak maupun dewasa.</p>
<p>Meski mempunyai nilai positif karena mengurangi ketergantungan <em>gadget</em> pada anak-anak. Lato-lato ini juga dapat mengganggu konsentrasi dan kenyamanan ketika tidak tepat memainkannya. Seperti di sekolah, banyak siswa yang bermain ketika pergantian pelajaran.</p>
<p>Hal ini tentu mengganggu pembelajaran di kelas yang lain. Oleh karena itu, Disdik Kota Semarang memberikan imbauan kepada sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa agar tidak membawa lato-lato ketika bersekolah.</p>
<p>“Kalau saya lebih banyak mengedukasi. Jadi dengan mengedukasi, anak-anak bisa sadar  posisinya kapan main kapan tidak. Karena tidak dipungkiri, lato-lato juga mengurangi anak-anak main game,” jelas Kabid Pembinaan SMP Disdik Kota Semarang Erwan Rachmat kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em>, Rabu (11/1).</p>
<p>Menurutnya sekolah mempunyai wewenang untuk mengedukasi peserta didik. Sehingga diharapkan siswa ini tidak lagi membawa lato-lato ketika di sekolah.</p>
<p>“Kalau ada sekolah melarang ya saya mendukung, jika memang di rasa menganggu. Karena yang tau kondisi pihak sekolah itu sendiri, yang penting di edukasi,” tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dindikbud Kabupaten Pekalongan Larang Siswa Main Lato-Lato</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/11/dindikbud-kabupaten-pekalongan-larang-siswa-main-lato-lato/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2023 04:53:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DINDIKBUD]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO]]></category>
		<category><![CDATA[LATO LATO PEKALONGAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412249</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kajen &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan melarang siswa bermain lato-lato di sekolah. Salah satu alasannya untuk mengantisipasi kejadian di Kalimantan Barat. Larangan disampaikan lewat surat edaran yang dilayangkan hari ini ke sekolah-sekolah. Dindikbud tak mau peristiwa lato-lato pecah dan mengenai bola mata seorang siswa di Kalimantan Barat terjadi di Kabupaten Pekalongan. Selasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Kajen</em></strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan melarang siswa bermain lato-lato di sekolah. Salah satu alasannya untuk mengantisipasi kejadian di Kalimantan Barat.</p>
<p>Larangan disampaikan lewat surat edaran yang dilayangkan hari ini ke sekolah-sekolah. Dindikbud tak mau peristiwa lato-lato pecah dan mengenai bola mata seorang siswa di Kalimantan Barat terjadi di Kabupaten Pekalongan.</p>
<p>Selasa (10/1), Dindikbud langsung menggelar rapat membahas larangan siswa membawa lato-lato ke sekolah.</p>
<p>&#8220;Surat edaran itu sifatnya larangan. <em>Insya Allah</em> besok (hari ini) kami edarkan ke sekolah-sekolah PAUD, SD, dan SMP,&#8221; ucap Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Kholid, kemarin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
