<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kriminalitas batang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/kriminalitas-batang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2023 03:34:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>kriminalitas batang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ibu Muda di Batang Gantung Diri, Tinggalkan Pesan Berbahasa Jawa di Secarik Kertas</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/16/ibu-muda-di-batang-gantung-diri-tinggalkan-pesan-berbahasa-jawa-di-secarik-kertas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 03:34:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri batang]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[ibu muda di batang gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalitas batang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412840</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang &#8211; Umi Daekah, 38, ditemukan tewas tergantung di kamar kosong rumahnya di Desa Gringsing, Kecamatan Gringsing, Sabtu (14/1). Korban pertama kali ditemukan oleh putri sulungnya sekitar pukul 05.00 saat hendak ke kamar mandi. Saat ditemukan, korban masih memakai pakaian tidur dengan leher terjerat tali plastik warna biru dan rambut terurai. Di dekat korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batang</em></strong> &#8211; Umi Daekah, 38, ditemukan tewas tergantung di kamar kosong rumahnya di Desa Gringsing, Kecamatan Gringsing, Sabtu (14/1).</p>
<p>Korban pertama kali ditemukan oleh putri sulungnya sekitar pukul 05.00 saat hendak ke kamar mandi. Saat ditemukan, korban masih memakai pakaian tidur dengan leher terjerat tali plastik warna biru dan rambut terurai.</p>
<p>Di dekat korban ada kursi yang berada di atas meja. Diduga korban naik kursi itu untuk memasukkan lehernya ke dalam ikatan tali. Kejadian ini tak ayal membuat gempar warga setempat.</p>
<p>Tentu menimbulkan banyak pertanyaan, karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda korban mempunyai masalah. Kehidupan rumah tangganya juga dinilai harmonis.</p>
<p>Nahrowi, sang suami pada saat kejadian sedang bekerja di Jakarta. Ali, salah satu kerabat korban menyatakan almarhumah dan suami merupakan pribadi yang tertutup.</p>
<p>Keduanya tidak pernah bercerita tentang apapun kepada warga sekitar. Masalah ekonomi juga diragukan, karena belum lama ini keluarga korban telah membayar semua utangnya.</p>
<p>&#8220;Saat suami pulang dari Jakarta satu bulan lalu, Umi mengembalikan utang-utangnya,&#8221; jelas Ali.</p>
<p>Keterangan lain datang dari Ima yang merupakan perangkat desa. &#8220;Almarhumah orangnya lembut, pendiam, dan sangat perhatian kepada anak-anaknya. Almarhumah tidak pernah ngerumpi dengan tetangga,&#8221; lanjut Ima.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tawuran Antargeng di Batang, Warga Karangasem Selatan Tewas</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/16/tawuran-antargeng-di-batang-warga-karangasem-selatan-tewas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 03:25:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINALITAS]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalitas batang]]></category>
		<category><![CDATA[tawuran antargeng]]></category>
		<category><![CDATA[tawuran batang]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412839</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang &#8211; Arya Hardi Putra, 20, pemuda asal Karangasem Selatan, Kecamatan Batang, tewas usai terlibat dalam aksi tawuran antargeng. Arya tewas setelah menjalani perawatan medis. Ia menderita luka sabetan benda tajam di berbagai bagian tubuhnya. Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto melalui Kasatreskrim AKP Yorisa Prabowo menjelaskan, tawuran itu terjadi Jumat (13/1) sekitar pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batang</em></strong> &#8211; Arya Hardi Putra, 20, pemuda asal Karangasem Selatan, Kecamatan Batang, tewas usai terlibat dalam aksi tawuran antargeng.</p>
<p>Arya tewas setelah menjalani perawatan medis. Ia menderita luka sabetan benda tajam di berbagai bagian tubuhnya.</p>
<p>Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto melalui Kasatreskrim AKP Yorisa Prabowo menjelaskan, tawuran itu terjadi Jumat (13/1) sekitar pukul 03.00 dini hari.</p>
<p>Lokasinya di Jalan Mayjend Sutoyo, Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang. Peristiwa bermula pada Kamis (12/1) sekitar pukul 21.00.</p>
<p>Pemicunya bermula dari kiriman pesan Instagram dari akun AMERIKA252GANS kepada kelompok THE_BOYS_STRES06. Isinya mengajak tawuran di depan SMPN 17 Pekalongan pada Jumat (13/1) pukul 03.00 dini hari.</p>
<p>&#8220;Setelah itu Farel Adi Nugroho (pemegang akun Instagram, <em>Red</em>) meneruskan bukti percakapan tersebut pada grup whatshap-nya,&#8221; ujar Kasatreskrim saat dikonfirmasi Minggu (15/1).</p>
<p>Selanjutnya, para pelaku berkumpul di Kelurahan Sapuro, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Mereka berangkat bersama-sama dengan mengunakan kendaraan serta membawa tiga buah samurai dan dua celurit.</p>
<p>Sesampainya di dekat tempat perjanjian, mereka memarkirkan kendaraannya di depan SMPN 17 Pekalongan. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki hingga ke Jalan Mayjend Sutoyo, Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengakuan Guru Rebana Predator Anak di Batang, Pernah Jadi Korban Pencabulan saat Masih Kecil</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/09/pengakuan-guru-rebana-predator-anak-di-batang-pernah-jadi-korban-pencabulan-saat-masih-kecil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 07:10:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru rebana cabul]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalitas batang]]></category>
		<category><![CDATA[pencabulan batang]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412048</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang &#8211; Pelaku pencabulan terhadap puluhan anak di Batang mengaku pernah menjadi korban. Hal ini terungkap saat jumpa pers di Mapolres Batang, Senin (9/1). Muslihuddin, 28, menjelaskan bahwa dirinya pernah jadi korban pencabulan saat masih kecil. &#8220;Dulu pernah jadi korban, pas masih kecil. Pelakunya di desa sendiri, orang dekat. Orangnya sudah berumahtangga,&#8221; ujar Muslihuddin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batang</em></strong> &#8211; Pelaku pencabulan terhadap puluhan anak di Batang mengaku pernah menjadi korban. Hal ini terungkap saat jumpa pers di Mapolres Batang, Senin (9/1). Muslihuddin, 28, menjelaskan bahwa dirinya pernah jadi korban pencabulan saat masih kecil.</p>
<p>&#8220;Dulu pernah jadi korban, pas masih kecil. Pelakunya di desa sendiri, orang dekat. Orangnya sudah berumahtangga,&#8221; ujar Muslihuddin pada awak media, Senin (9/1).</p>
<p>Selain itu, ia mengatakan bahwa dirinya masih suka dengan perempuan. Namun orientasi seksualnya juga tertarik pada laki-laki alias biseksual. Muslihuddin memilih anak-anak untuk dijadikan korban karena mudah dibujuk. Pelaku mengajak jalan-jalan para korban terlebih dahulu sebelum dieksekusi.</p>
<p>Saat melakukan pencabulan, Muslihuddin biasanya mengalihkan perhatian korban dengan meminjaminya ponsel. Saat fokus terhadap ponsel itulah, Muslihuddin melancarkan aksinya. Selain itu, para korban juga diiming-imingi uang Rp 20 ribu.</p>
<p>Muslihuddin juga bercerita, jika saat ini dirinya sedang patah hati. Wanita yang disukai menikah dengan orang lain. &#8220;Punya pacar. Saya suka sama orang tapi dia sudah menikah,&#8221; terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komplotan Perampok Bersenjata Api yang Bobol Rumah Pengusaha di Batang Dibekuk, Begini Kronologinya</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/02/komplotan-perampok-bersenjata-api-yang-bobol-rumah-pengusaha-di-batang-dibekuk-begini-kronologinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 07:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalitas batang]]></category>
		<category><![CDATA[PERAMPOK]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan batang]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411246</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang &#8211; Kawanan perampok bersenjata api yang menyatroni rumah pengusaha di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar berhasil dibekuk aparat. Pelakunya berjumlah lima orang. Tim Buser Anti Bandit Satreskrim Polres Batang dibantu tim Jatanras Polda Jawa Tengah menangkap pelaku di tiga wilayah berbeda. Seluruhnya ditangkap di Jawa Barat. Mereka dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batang</em></strong> &#8211; Kawanan perampok bersenjata api yang menyatroni rumah pengusaha di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar berhasil dibekuk aparat. Pelakunya berjumlah lima orang. Tim Buser Anti Bandit Satreskrim Polres Batang dibantu tim Jatanras Polda Jawa Tengah menangkap pelaku di tiga wilayah berbeda.</p>
<p>Seluruhnya ditangkap di Jawa Barat. Mereka dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena melakukan perlawanan. Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto melalui Kasat Reskrim AKP Yorisa Prabowo ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini para pelaku sendiri tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas untuk kepentingan penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Setelah melakukan penyelidikan intensif  dan juga pengejaran, kelima pelaku curas di Desa Kluwih, Kecamatan Bandar berhasil dibekuk semuanya,&#8221; ucap AKP Yorisa, Senin (2/1/2022).</p>
<p>Selain mengamankan para pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti empat pucuk senjata api rakitan. Senjata itu biasa digunakan untuk beraksi. Sejumlah uang serta perhiasan sisa hasil kejahatan juga berhasil diamankan.</p>
<p>Para pelaku sendiri merupakan komplotan perampok yang telah berulang kali beraksi. Mereka biasa beraksi di Jawa Tengah dan ada dugaan sudah profesional. Para pelaku itu adalah Fajar Suseno warga Jambi, Andi warga Mesuji Lampung, Dias Warga Semarang, Aris warga Palembang dan Jumirin warga Lampung. Kawanan ini tidak segan-segan melukai korbannya saat beraksi.</p>
<p>Otak pelaku kejahatan itu adalah Jumirin. Ia merupakan residivis kasus perampokan di wilayah Bekasi.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Rumah seorang juragan pakan ternak atau pelet, warga Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang disatroni oleh kawanan perampok bersenjata api, Jumat (23/12).</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, korban H Achmad Tahrori alias Haji Pelet mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Uang Rp 108 juta dari brankas berhasil digondol beserta perhiasan, hingga ponsel. Kasus itu sendiri saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh jajaran Satreskrim Polres Batang.<strong> (yan/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
