<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Kajoran &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/kecamatan-kajoran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Jan 2023 07:12:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Kecamatan Kajoran &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Branding Negeri Sayur Digelontor Rp 1 M</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/15/branding-negeri-sayur-digelontor-rp-1-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2023 07:12:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sukomakmur]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kajoran]]></category>
		<category><![CDATA[lereng Gunung Sumbing]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri Sayur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412724</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Mungkid &#8211; Kabupaten Magelang tidak pernah kehabisan akal memanfaatkan potensi desa. Terbaru branding Negeri Sayur di Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran menjadi wisata primadona. Daerah di lereng Gunung Sumbing itu mengintegrasikan pertanian dan pariwisata. Pembangunan pun menarik perhatian pemerintah pusat, provinsi, hingga, daerah dengan total dana sekitar Rp 1 miliar. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Mungkid</em></strong> &#8211; Kabupaten Magelang tidak pernah kehabisan akal memanfaatkan potensi desa. Terbaru <em>branding</em> Negeri Sayur di Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran menjadi wisata primadona.</p>
<p>Daerah di lereng Gunung Sumbing itu mengintegrasikan pertanian dan pariwisata. Pembangunan pun menarik perhatian pemerintah pusat, provinsi, hingga, daerah dengan total dana sekitar Rp 1 miliar.</p>
<p>Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Magelang Agung Purwadi memandang potensi Desa Sukomakmur luar biasa.</p>
<p>Apalagi pemilihan tagline Negeri Sayur merupakan langkah cerdas. Pasalnya di Kabupaten Magelang  belum ada desa yang memiliki tagline seperti itu.</p>
<p>&#8220;Di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan ada Negeri Kahyangan. Sementara di sini ada Negeri Sayur,&#8221; katanya kepada <em>RADARSEMARANG.COM </em>di Wisata Nampan Sukomakmur Terasering Sitegong, Jumat (13/1).</p>
<p>Sejak 2020, kata dia, pembangunan infrastruktur pertanian dan pengembangan wisata secara masif dilakukan.</p>
<p>Di antaranya bantuan Rp 300 juta dari Kementerian Desa (Kemendes) dan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tutup 2022, Tanam 1.470 Pohon Konservasi</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/02/tutup-2022-tanam-1-470-pohon-konservasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 02:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Krinjing]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Payung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kajoran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Magelang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411175</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Mungkid &#8211; Menutup tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Magelang menanam bibit di kawasan Gunung Payung, Desa Krinjing, Kecamatan Kajoran, Sabtu (31/12). Aksi tersebut untuk konservasi lahan dalam menjaga sumber mata air. Bibit yang ditanam sebanyak 1.470. Mulai dari kalpataru, aren, sirsat, asem, jambu biji, beringin, damar, gayam, tabebuya, ketapang kencana, durian, alpokat, nangka, jeruk, durian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Mungkid</em></strong> &#8211; Menutup tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Magelang menanam bibit di kawasan Gunung Payung, Desa Krinjing, Kecamatan Kajoran, Sabtu (31/12). Aksi tersebut untuk konservasi lahan dalam menjaga sumber mata air.</p>
<p>Bibit yang ditanam sebanyak 1.470. Mulai dari kalpataru, aren, sirsat, asem, jambu biji, beringin, damar, gayam, tabebuya, ketapang kencana, durian, alpokat, nangka, jeruk, durian, dan sawo. &#8220;Supaya alam seimbang, harmoni, kualitas oksigen dan air bagus,&#8221; kata Bupati Magelang Zaenal Arifin.</p>
<p>Ia berharap, penanaman pohon untuk konservasi lingkungan berkesinambungan. Selain itu, hal terpenting mewariskan budaya tersebut kepada anak cucu. &#8220;Tidak hanya daerah sini saja namun semua desa di Kabupaten Magelang,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Wilayah 9 Slamet Rohadi mengapresiasi kegiatan itu. Pihaknya juga memiliki program menanam apa saja dengan masyarakat. Baik tanaman konservasi yang melindungi mata air, tanah, juga melindungi pinggiran sungai.</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin mengungkapkan, penanaman di Gunung Payung untuk menjaga sumber air di tiga kecamatan. Para ahli memprediksi 2040 Pulau Jawa akan terjadi krisis air. &#8220;Ini menjadi konsen pemerintah soal konservasi ini,&#8221; jelasnya.<strong> (mia/lis)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
