<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Gunungpati &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/kecamatan-gunungpati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2023 02:01:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Kecamatan Gunungpati &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pembalakan Liar, Tanaman Lemon 5 Ha Milik Poktan Banjarsari Kandri Gagal Panen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/27/pembalakan-liar-tanaman-lemon-5-ha-milik-poktan-banjarsari-kandri-gagal-panen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 02:01:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jeruk lemon]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[pembalakan liar]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan Banjarsari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414086</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Ratusan pohon jeruk lemon milik Kelompok Tani (Poktan) Banjarsari, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati gagal panen. Pasalnya, tanaman buah di area sabuk hijau Waduk Jatibarang, Kampung Siwarak, Kelurahan Kandri, Gunungpati tersebut rusak akibat pembalakan liar. Kejadian tersebut mengakibatkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. &#8220;Tanaman jeruk lemon itu milik kelompok tani. Luasnya sekitar lima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Ratusan pohon jeruk lemon milik Kelompok Tani (Poktan) Banjarsari, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati gagal panen.</p>
<p>Pasalnya, tanaman buah di area sabuk hijau Waduk Jatibarang, Kampung Siwarak, Kelurahan Kandri, Gunungpati tersebut rusak akibat pembalakan liar. Kejadian tersebut mengakibatkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.</p>
<p>&#8220;Tanaman jeruk lemon itu milik kelompok tani. Luasnya sekitar lima hektare. Kerugian sekitar ratusan juta rupiah. Itu baru jeruk lemon, belum tanaman lainnya,” ujar Perwakilan Poktan Banjarsari Widodo, 51, usai melapor di Mapolrestabes Semarang, Kamis (26/1).</p>
<p>Widodo melaporkan Asikin, warga Purwoyoso, Kota Semarang, yang diduga terlibat dalam pembalakan liar tersebut.</p>
<p>&#8220;Yang dilaporkan Bapak Asikin, selaku penebang pohon. Saya mewakili warga kelompok tani. Warga yang tanaman jeruk lemonnya tertimpa penebangan pohon sengon itu meminta ganti rugi,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan warga Kandri Semarang Meriahkan Kirab dan Nyadran Kali</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/23/ratusan-warga-kandri-semarang-meriahkan-kirab-dan-nyadran-kali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2023 05:01:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dasa Warsa Desa Wisata Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[nyadran Kali Sendang Gede]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413609</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Ratusan warga RW 1 Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, yang mengenakan pakaian adat berbondong-bondong membawa gunungan berupa hasil bumi dengan diiringi beberapa kesenian seperti tari-tarian tradisional dan barongsai. Mereka melakukan kirab budaya dan nyadran Kali Sendang Gede dalam peringatan Dasa Warsa Desa Wisata Kandri, Minggu (22/1). Ini kegiatan tahunan yang dilakukan setiap Jumadil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Ratusan warga RW 1 Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, yang mengenakan pakaian adat berbondong-bondong membawa gunungan berupa hasil bumi dengan diiringi beberapa kesenian seperti tari-tarian tradisional dan barongsai.</p>
<p>Mereka melakukan kirab budaya dan nyadran Kali Sendang Gede dalam peringatan Dasa Warsa Desa Wisata Kandri, Minggu (22/1).</p>
<p>Ini kegiatan tahunan yang dilakukan setiap Jumadil Akhir pada Kamis Kliwon ini tidak hanya gelar budaya dan nyadran sendang saja, namun memperingati 10 tahun Desa Wisata Kandri.</p>
<p>Adapun rangkaian kegiatan Dasa Warsa Desa Wisata Kandri dimulai dari malam Kamis Kliwon terdapat mujahadah di Sendang Gede. &#8220;Kemudian Jumat paginya bersih-bersih sendang dan selametan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sejak semalam (Sabtu malam 21/1) digelar kirab Tirtasuci Dewi Kandri dilanjutkan pawai obor.</p>
<p>&#8220;Kalau pagi ini rangkaiannya sebelum pembukaan nyadran, ada santunan yatim piatu yang diberikan oleh Plt Wali Kota Semarang, gelar budaya nyadran kali, dan diteruskan gebyar UMKM di rumah petani, pesta rakyat yang selesai pukul 17.00,&#8221; kata Ketua Panitia Dasa Warsa Desa Wisata Kandri, Masduki.</p>
<p>Untuk kirab budaya digelar di RW 1 dimulai dari Sendang Kali Kidul hingga Sendang Gede atau sekitar 2 kilometer. Masyarakat membawa gunungan berupa sembako, hasil bumi, buah-buahan, dan makanan yang merupakan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena sudah diberikan air yang melimpah.</p>
<p>Terdapat kepala sapi yang dikirab bersama gong, dan jadah. Kepala sapi ini perwujudan pengetahuan orang tua di Kandri dalam mendidik anaknya agar pinter, gong sebagai simbol menyuarakan Kandri sampai tingkat internasional. &#8220;Dan jadah untuk merekatkan warga,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Mistis Perumahan Trangkil di Gunungpati Semarang, Diyakini Jadi Keraton Ghaib</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/15/cerita-mistis-perumahan-trangkil-di-gunungpati-semarang-diyakini-jadi-keraton-ghaib/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2023 07:32:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[Horor]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Sukorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Merinding]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan Trangkil]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<category><![CDATA[urban mysteri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412733</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM &#8211; Sejumlah rumah di Perumahan Trangkil, terbengkalai dan banyak ditinggalkan pemiliknya. Dibalik semua itu ternyata perumahan ini memiliki kisah mistis. Konon, di kawasan itu menjadi keraton ghaib dan kerap ada penampakan makhluk astral berwujud besar dan hitam. Perumahan ini berada di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Banyak penghuninya yang memilih hengkang karena adanya pergeseran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM &#8211;</strong> Sejumlah rumah di Perumahan Trangkil, terbengkalai dan banyak ditinggalkan pemiliknya. Dibalik semua itu ternyata perumahan ini memiliki kisah mistis.</p>
<p>Konon, di kawasan itu menjadi keraton ghaib dan kerap ada penampakan makhluk astral berwujud besar dan hitam.</p>
<p>Perumahan ini berada di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Banyak penghuninya yang memilih hengkang karena adanya pergeseran tanah dan membuat warga takut.</p>
<p>Kali pertama kejadian 2014. Hingga sekarang pergeseran tanah telah terjadi 3 kali di titik yang berbeda. Banyaknya rumah yang tidak berpenghuni menimbulkan kesan horor. Tembok rumah sudah tertutupi oleh lumut dan tanaman liar.</p>
<p>Salah satu warga di perumahan Toha, mengaku ia merupakan orang yang pertama kali datang ke wilayah perumahan itu. Ia menceritakan pernah bertemu dengan sosok berwajah hitam, tinggi dan besar.</p>
<p>Selain itu, lampu di rumahnya kerap padam dan menyala dengan sendirinya. &#8220;Sering juga mendengar suara ketukan pintu tanpa tuan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengakui di kawasan perumahan memang kerap muncul penampakan. Sosok yang kerap kali menampakkan diri tidak berniat mengganggu warga sekitar.</p>
<p>Bahkan, ia sempat berkomunikasi dengan salah satu sosok penjaga perumahan itu. Makhluk itu juga mempunyai rumah dan hanya meminta agar warga selalu menjaga lingkungan dan tidak mengotorinya.</p>
<p>&#8220;Dulu sempat ada yang kualat, wajahnya kayak kena penyakit cacar. Dibawa berobat kemana-mana, tidak sembuh. Sembuhnya di sendang yang ada di sekitar sini,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
