<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabupaten Temanggung &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/kabupaten-temanggung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2023 07:23:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Kabupaten Temanggung &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gempa Berkekuatan 3,4 Skala Richter Guncang Temanggung</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/26/gempa-berkekuatan-34-skala-richter-guncang-temanggung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 07:23:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[4 skala richter]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngadimulyo]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa berkekuatan 3]]></category>
		<category><![CDATA[gempa temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamataan Kedu]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414031</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Gempa berkekuatan 3,4 skala richter terjadi di sekitar Desa Ngadimulyo, Kecamataan Kedu, Kabupaten Temanggung, Kamis (23/1) pukul 10.33 WIB. Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Toifur Hadi Wuryanto mengatakan, kedalaman gempa yaitu 239 kilometer. Karena kedalaman yang cukup dalam, dimana lokasi kantor BPBD Temanggung cukup dekat Desa Ngadimulyo, dia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Gempa berkekuatan 3,4 skala richter terjadi di sekitar Desa Ngadimulyo, Kecamataan Kedu, Kabupaten Temanggung, Kamis (23/1) pukul 10.33 WIB.</p>
<p>Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Toifur Hadi Wuryanto mengatakan, kedalaman gempa yaitu 239 kilometer.</p>
<p>Karena kedalaman yang cukup dalam, dimana lokasi kantor BPBD Temanggung cukup dekat Desa Ngadimulyo, dia tidak begitu merasakan gempanya.</p>
<p>Sementara ini belum ada informasi atau laporan tentang kerusakan atau apapun akibat gempa yang terjadi ini.</p>
<p>“Mungkin terasa, cuman tidak begitu. Karena kedalamannya 239 kilo kan sangat jauh. Mungkin kalau diumpamakan itu jarak kedalaman sampai daratan seperti jarak dari sini (Temanggung) sampai Madiun,” katanya kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em>, Kamis (26/1).</p>
<p>Dia mengaku, belum diketahui penyebab terjadinya gempa tersebut. Masih menunggu rilis selanjutnya. Sampai pukul 12.44, saat wawancara, belum ada laporan atau informasi dari masyarakat apabila terdapat efek kerusakan, gangguan atau lainnya akibat kejadian ini. Pihaknya masih terus memantau melalui beberapa media dan informasi yang ada di BPBD. <strong>(din/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor, Warga Dusun Seseh Temanggung Harus lewat Jalan Darurat untuk ke Sekolah</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/26/longsor-warga-dusun-seseh-temanggung-harus-lewat-jalan-darurat-untuk-ke-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 03:34:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngadisepi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gemawang]]></category>
		<category><![CDATA[LONGSOR]]></category>
		<category><![CDATA[usun Seseh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413984</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Warga Dusun Seseh, Desa Ngadisepi, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung membuat jalur sementara selebar 1,5 meter. Jalan ini digunakan untuk mobilitas masyarakat setempat setelah jalan yang biasa mereka lalui mengalami longsor. Kondisi jalan Desa Ngadisepi masih terputus total akibat longsor pada Jumat (20/1) lalu. Warga Dusun Seseh dan relawan membuat jalan sementara dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Warga Dusun Seseh, Desa Ngadisepi, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung membuat jalur sementara selebar 1,5 meter.</p>
<p>Jalan ini digunakan untuk mobilitas masyarakat setempat setelah jalan yang biasa mereka lalui mengalami longsor.</p>
<p>Kondisi jalan Desa Ngadisepi masih terputus total akibat longsor pada Jumat (20/1) lalu. Warga Dusun Seseh dan relawan membuat jalan sementara dengan membongkar aspal pada sebagian jalan yang masih tersisa di dekat jalan yang terputus. Warga melewati jalan tersebut dengan bergantian apabila ada pengendara dari lawan arah.</p>
<p>Tidak hanya itu, sebagian warga yang membonceng terkadang juga harus turun karena pengendara tidak berani memboncengkan.</p>
<p>Ada juga pengendara yang tidak berani melewati jalan tersebut sehingga dibantu pengendara lain.</p>
<p>Warga Dusun Seseh Ariyanti mengatakan, warga membuat jalan alternatif ini karena anak-anak banyak yang sekolah di Gemawang, sehingga membutuhkan akses.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rest Area Jadi Daya Tarik Pengunjung Jumprit</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/24/rest-area-jadi-daya-tarik-pengunjung-jumprit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2023 02:12:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ngadirejo]]></category>
		<category><![CDATA[rest area]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Umbul Jumprit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413711</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Jumlah pengunjung di Wisata Umbul Jumprit, Desa Tegalsari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung meningkat drastis. Pengelola Wisata Umbul Jumprit Karwidi mengatakan, jumlah pengunjung mencapai 200 orang. Menurutnya, kenaikan jumlah pengunjung ini karena telah dibangun rest area dan bertepatan dengan liburan tahun baru Imlek. Menurutnya, kunjungan ke Umbul Jumprit memiliki tujuan yang beragam. Antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <i>Temanggung </i></strong>– Jumlah pengunjung di Wisata Umbul Jumprit, Desa Tegalsari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung meningkat drastis.</p>
<p>Pengelola Wisata Umbul Jumprit Karwidi mengatakan, jumlah pengunjung mencapai 200 orang. Menurutnya, kenaikan jumlah pengunjung ini karena telah dibangun <em>rest area</em> dan bertepatan dengan liburan tahun baru Imlek.</p>
<p>Menurutnya, kunjungan ke Umbul Jumprit memiliki tujuan yang beragam. Antara lain, untuk wisata, ritual, merendam diri di sendang menurut kepercayaan masing-masing.</p>
<p>“Ada yang ngalap berkah. Selain di sendang, terdapat makam Eyang Nujum Majapahit, Subali, dan Hanuman,” katanya kepada <em>Jawa Pos Radar Magelang</em>, Senin (23/1).</p>
<p>Penjaga loket Umbul Jumprit Viantika menambahkan, pada hari biasa, pengunjung hanya 15 orang. Sedangkan untuk akhir pekan 30 orang lebih.</p>
<p>Menurutnya, setelah diresmikan pada Sabtu (21/1), banyak warga yang penasaran dengan <em>rest area</em> tersebut. Sehingga, pengunjung dari dalam dan luar Temanggung banyak yang berdatangan. Seperti dari Jogjakarya, Semarang, Wonosobo.</p>
<p>“Ini kan baru diresmiin yaa. Orang pengen pada liat, ini tempat apa. Sehingga, setelah dari <em>rest area</em> mereka juga mampir ke sendang atau air suci di sini,” katanya.</p>
<p>Pengunjung asal Purwokerto, Eko Suwono mengaku mengantarkan 9 orang temannya yang penasaran. Dia berwisata ke Umbul Jumprit sudah 3 kali.</p>
<p>Konon, air di sendang Jumprit dipercaya untuk membersihkan diri dan membuang sial. “Mumpung lagi libur Imlek, kita ke sini (sendang Jumprit),” akunya. (<strong>din/lis</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berharap Musim Tembakau Baik di Tahun Kelinci Air</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/23/berharap-musim-tembakau-baik-di-tahun-kelinci-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2023 04:42:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dharma Nugraha Kecamatan Parakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kelenteng]]></category>
		<category><![CDATA[TITD Dharma Nugraha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413587</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Dharma Nugraha Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung menggelar sembahyang pada malam terakhir tahun imlek 2573. Sekretaris Umum TITD Dharma Nugraha Suhandoko Tanusubroto mengatakan, memasuki tahun baru imlek 2574 dengan simbol kelinci air. Pada akhir tahun harimau air ini, dia mengucapkan syukur karena sampai saat ini masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Dharma Nugraha Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung menggelar sembahyang pada malam terakhir tahun imlek 2573.</p>
<p>Sekretaris Umum TITD Dharma Nugraha Suhandoko Tanusubroto mengatakan, memasuki tahun baru imlek 2574 dengan simbol kelinci air.</p>
<p>Pada akhir tahun harimau air ini, dia mengucapkan syukur karena sampai saat ini masih dikarunia kesehatan. Sehingga, semuanya dapat berjalan dengan sebaik-baiknya.</p>
<p>Dia berharap pada tahun yang akan datang, yaitu tahun kelinci air, bisa diberikan pikiran yang jernih, hati yang lapang, semangat yang menyala-nyala dan tak kunjung padam. Sehingga, semua hal dapat terselesaikan sesuai harapan.</p>
<p>“Makna kelinci air, sesuai sifat dari kelinci yang suka melompat-lompat, tahun ini curah hujan tetap tinggi, akan tetapi pada saat musim tembakau, kami berharap akan ada panas. Sehingga tembakau bisa baik,” katanya Sabtu (21/1) malam.</p>
<p>Selanjutnya, Suhandoko menceritakan, kelenteng ini sudah sangat kuno, karena kelahirannya berkaitan dengan perang Diponegoro pada tahun 1825 sampai 1830. Kapan tepatnya kelenteng ini dibangun, ia mengaku tidak tahu secara pasti.</p>
<p>Hanya saja, kelenteng ini sempat terbakar, kemudian direhab. Pada akhir rehab, ada sebuah laporan sumbangan keuangan. Pada laporan tersebut bertahun 1852.</p>
<p>“Oleh karena itu, kami selalu menyebutkan bahwa kelenteng ini sudah ada sejak tahun 1852,” jelasnya. <strong>(din/ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran PKD Bisa Diperpanjang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/20/pendaftaran-pkd-bisa-diperpanjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2023 03:03:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan atau Desa]]></category>
		<category><![CDATA[PKD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413336</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung &#8211; Warga Kabupaten Temanggung antusias untuk mendaftar menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan atau Desa (PKD) pada Pemilu 2024. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat sudah ada 487 orang yang mendaftar calon PKD, Kamis (19/1). Ketua Bawaslu Temanggung Erwin Nurachmani Prabawanti mengatakan, hingga Kamis (19/1) pagi, tercatat sebanyak 487 orang yang sudah mendaftar menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> &#8211; Warga Kabupaten Temanggung antusias untuk mendaftar menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan atau Desa (PKD) pada Pemilu 2024.</p>
<p>Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat sudah ada 487 orang yang mendaftar calon PKD, Kamis (19/1).</p>
<p>Ketua Bawaslu Temanggung Erwin Nurachmani Prabawanti mengatakan, hingga Kamis (19/1) pagi, tercatat sebanyak 487 orang yang sudah mendaftar menjadi calon PKD. Dengan rincian, 288 pendaftar laki-laki dan 199 pendaftar perempuan.</p>
<p>Jumlah PKD yang dibutuhkan sebanyak 289 orang, yaitu 1 orang setiap desa. Mereka bertugas mengawasi semua tahapan pemilu di wilayah kelurahan atau desa.</p>
<p>“Nanti kalau misalnya satu desa baru satu pendaftar, bisa diperpanjang. Karena untuk cadangan,” jelasnya Kamis (19/1).</p>
<p>Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung menggelar tes wawancara bagi 1.909 calon Panitia Pemungutan Suara (PPS).</p>
<p>Tes berlangsung 18-20 Januari 2023 di masing-masing kecamatan. Pada tes wawancara ini, KPU melimpahkan pada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).</p>
<p>Ketua KPU Kabupaten Temanggung Muhamad Yusuf Hasyim mengatakan, wawancara ditugaskan pada PPK, sebab tidak memungkinkan KPU langsung melakukan wawancara pada 1.909 pendaftar yang lolos tes tertulis. &#8220;Kami dari KPU sebagai supervisi dalam wawancara calon PPS,&#8221; katanya. <strong>(din/ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puasa Daging sebelum Bersihkan Patung Dewa</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/19/puasa-daging-sebelum-bersihkan-patung-dewa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 03:58:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kelenteng Kong Ling Bio]]></category>
		<category><![CDATA[umat Tri Dharma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413220</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung &#8211; Umat Tri Dharma di Kabupaten Temanggung melakukan bersih-bersih kelenteng dan memandikan puluhan rupang di Kelenteng Kong Ling Bio menjelang Imlek 2023. Sekretaris Kelenteng Kong Ling Bio Lidya Samstya Graha mengatakan, Rabu (18/1), umat Tri Dharma di Kelenteng Kong Ling Bio melakukan bersih-bersih altar dan memandikan rupang. Kegiatan ini sebagai sarana membersihkan diri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> &#8211; Umat Tri Dharma di Kabupaten Temanggung melakukan bersih-bersih kelenteng dan memandikan puluhan rupang di Kelenteng Kong Ling Bio menjelang Imlek 2023.</p>
<p>Sekretaris Kelenteng Kong Ling Bio Lidya Samstya Graha mengatakan, Rabu (18/1), umat Tri Dharma di Kelenteng Kong Ling Bio melakukan bersih-bersih altar dan memandikan rupang.</p>
<p>Kegiatan ini sebagai sarana membersihkan diri. Sebab, mereka yang memandikan rupang harus puasa daging atau hanya memakan sayuran minimal selama tiga hari sebelumnya.</p>
<p>Acara diawali dengan sembahyang bersama menghantar para dewa naik ke langit, kemudian dilanjutkan bersih-bersih. Sehingga, semua patung dewa yang dibersihkan itu diyakini kosong.</p>
<p>Imlek 2023 merupakan tahun kelinci yang memiliki sifat gesit. Dia berharap, tahun baru nanti bisa seperti kelinci lebih gesit untuk menyelesaikan semua masalah.</p>
<p>“Semoga kondisi negara lebih kondusif, setelah Covid-19 mereda semuanya bisa lebih baik. Begitu juga menjelang Pemilu nanti suasana tetap kondusif, aman tenteram dan rakyat sejahtera,” katanya. <strong>(din/ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kledung Research Park Hasilkan 2.000 Anggrek Berkualitas Setiap Bulan</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/19/kledung-research-park-hasilkan-2-000-anggrek-berkualitas-setiap-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 03:55:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kwadungan Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungsan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[kebun anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kledung]]></category>
		<category><![CDATA[Kledung Research Park]]></category>
		<category><![CDATA[Untidar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413215</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Universitas Tidar (Untidar) mengembangkan kebun anggrek di Kledung Research Park. Berada di Gunungsan, Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Kebun anggrek yang baru produksi setengah tahun ini, kemarin (18/1) panen perdana. Rektor Untidar Prof. Dr. Sugiyarto menyampaikan, green house dirintis sejak dua tahun lalu. Mulai produksi setengah tahun ini. Pengembangan Kledung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Universitas Tidar (Untidar) mengembangkan kebun anggrek di Kledung Research Park. Berada di Gunungsan, Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.</p>
<p>Kebun anggrek yang baru produksi setengah tahun ini, kemarin (18/1) panen perdana. Rektor Untidar Prof. Dr. Sugiyarto menyampaikan, <em>green house</em> dirintis sejak dua tahun lalu. Mulai produksi setengah tahun ini.</p>
<p>Pengembangan Kledung Research Park menjadi salah satu langkah nyata Untidar. Tidak sekadar ucapan unggul dalam kewirausahaan.</p>
<p>“Kami juga meletakkan landasan yang bagus terkait sumber-sumber pendapatan yang menjadi contoh bagi mahasiswa, bagaimana mengelola suatu usaha. Salah satunya di bidang pertanian, khususnya anggrek,” ungkapnya.</p>
<p>Dua <em>green house</em> Untidar ini menampung 6.000 anggrek dari berbagai jenis. Pihaknya menargetkan setiap bulan bisa menghasilkan anggrek yang berkualitas 1.500 hingga 2.000.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Monumen Meteorit Temanggung Minim Pengunjung</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/17/monumen-meteorit-temanggung-minim-pengunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 03:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonotirto]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Wunut]]></category>
		<category><![CDATA[JAWA TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bulu]]></category>
		<category><![CDATA[monumen meteorit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412965</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung &#8211; Kabupaten Temanggung menjadi satu-satunya daerah yang memiliki destinasi wisata monumen meteorit di Indonesia. Letaknya di lereng gunung Sumbing tepatnya di Dusun Wunut, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Monumen tersebut dibangun pemerintah Kabupaten Temanggung dan diresmikan oleh Bupati Temanggung Sardjono pada 18 Februari 2002 untuk menandai lokasi jatuhnya meteor di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em> </strong>&#8211; Kabupaten Temanggung menjadi satu-satunya daerah yang memiliki destinasi wisata monumen meteorit di Indonesia.</p>
<p>Letaknya di lereng gunung Sumbing tepatnya di Dusun Wunut, Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.</p>
<p>Monumen tersebut dibangun pemerintah Kabupaten Temanggung dan diresmikan oleh Bupati Temanggung Sardjono pada 18 Februari 2002 untuk menandai lokasi jatuhnya meteor di Dusun Wunut pada 11 Mei 2001.</p>
<p>Batu meteor seukuran kepalan tangan orang dewasa yang jatuh diteliti oleh Institut Sains dan Teknologi Akprind Yogyakarta. Saat ini meteor tersebut disimpan di kantor bupati Temanggung.</p>
<p>Monumen meteorit tersebut telah menjadi tempat wisata sejarah dan edukasi. Sejumlah fasilitas pendukung seperti tempat parkir, ruang salat, kamar mandi, serta tempat duduk di tengah taman juga sudah disiapkan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air Meluap, Sejumlah Wilayah di Kecamatan Bulu Temanggung Diterjang Banjir</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/17/air-meluap-sejumlah-wilayah-di-kecamatan-bulu-temanggung-diterjang-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 02:57:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[banjir temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Campursari]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bulu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412962</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Hujan deras pada Senin (16/1) pukul 14.00 WIB di seputar wilayah Bulu mengakibatkan air irigasi di Dusun Dalangan RT 1 RW 5, Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung meluap. Saluran irigasi tersumbat sampah hingga air membanjiri daerah sekitar. “Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Polsek Bulu, koramil dan Pemerintah Desa (Pemdes) Campursari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Hujan deras pada Senin (16/1) pukul 14.00 WIB di seputar wilayah Bulu mengakibatkan air irigasi di Dusun Dalangan RT 1 RW 5, Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung meluap. Saluran irigasi tersumbat sampah hingga air membanjiri daerah sekitar.</p>
<p>“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Polsek Bulu, koramil dan Pemerintah Desa (Pemdes) Campursari melakukan pengamanan di lokasi,” kata Kasi Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung Priyo Harjanto Senin (16/1) sore.</p>
<p>Akibat kejadian ini, beberapa pengendara motor sempat terjatuh. Di titik yang berbeda, air juga meluap menggenangi rumah warga setinggi 50 sentimeter.</p>
<p>Sebuah tembok rumah warga jebol dan menghanyutkan sekitar 40 ternak ayam jenis joper. Kerugian ditaksir sekisar Rp 5.000.000.</p>
<p>“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, salah satu tembok warga jebol dan perlu perbaikan segera,” ungkap Priyo.</p>
<p>Atas kejadian ini, BPBD berupaya melakukan pengamanan, assesment, pendataan dan koordinasi bersama instansi terkait untuk dilakukan penanganan segera.</p>
<p>“Tidak ada warga yang mengungsi. Kebutuhan mendesak saat ini adalah normalisasi irigasi,” jelasnya. <strong>(din/ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menikmati Sejuknya Mata Air dari Pohon Beringin di Sendang Sengon Temanggung</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/15/menikmati-sejuknya-mata-air-dari-pohon-beringin-di-sendang-sengon-temanggung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2023 07:37:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banjarsari]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ngadirejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sendang Sengon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412742</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM &#8211; Sendang Sengon bisa menjadi pilihan tepat untuk berlibur bareng keluarga. Suasana asri, sejuk karena berada di kaki Gunung Sindoro dengan ketinggian 842 mdpl. Pengunjung juga bisa menikmati sejuknya air yang bersumber dari pohon beringin. Destinasi alam ini ada di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung. Sendang Sengon lebih dikenal dengan Waduk Sengon. Dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM</strong> &#8211; Sendang Sengon bisa menjadi pilihan tepat untuk berlibur bareng keluarga. Suasana asri, sejuk karena berada di kaki Gunung Sindoro dengan ketinggian 842 mdpl. Pengunjung juga bisa menikmati sejuknya air yang bersumber dari pohon beringin.</p>
<p>Destinasi alam ini ada di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung. Sendang Sengon lebih dikenal dengan Waduk Sengon.</p>
<p>Dari Kota Temanggung jaraknya sekitar 14 km. Sendang dikelilingi pepohonan hijau menyejukkan mata. Bisa dibayangkan bukan betapa eksotisnya tempat ini. Mata air Sendang Sengon ini diperkirakan telah berumur ratusan tahun.</p>
<p>Udara sejuk. Gemericik air jernih mengalir menjadi daya tarik. Sendang Sengon objek wisata yang menyuguhkan suasana tenang dan damai. Cocok untuk bersantai, ataupun kegiatan meditasi.</p>
<p>Begitu masuk objek wisata, pengunjung disuguhi rindangnya pepohonan dan bangunan pendopo Jawa. Pendopo yang bentuknya tak terlalu besar ini sering digunakan pengunjung beristirahat sekaligus berselfie ria dengan view Sendang Sengon.</p>
<p>Di tengahnya terlihat eksotis dengan pohon beringin atau pohon sengon. Background persawahan hijau dan bukit-bukit.</p>
<p>Uniknya, ada sebuah jalan atau jembatan berlantai cor-coran untuk menuju pendopo. Selain pendopo, ada juga tiga buah gazebo di sekitar sendang.</p>
<p>Selain sendang itu sendiri, sudah dibangun juga sebuah kolam pemandian yang terletak tak jauh dari sendang. Air kolam berasal dari mata air Sendang Sengon.</p>
<p>Pengunjung dapat merasakan sejuknya air mengalir bersumber dari mata air Jumprit melintasi jalan bebatuan di dalam sendang.</p>
<p>Di dalam sendang terdapat bebatuan dan ikan-ikan yang menambah eksotis pemandangan Sendang Sengon. Tempat ini juga dilengkapi dengan kamar mandi serta kolam renang untuk anak di bawah sendang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
