<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabupaten Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/kabupaten-semarang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2023 02:20:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Kabupaten Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>1.465 Kasus Kecelakaan Kerja Terjadi di Kabupaten Semarang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/27/1-465-kasus-kecelakaan-kerja-terjadi-di-kabupaten-semarang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 02:20:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kecelakaan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disnaker Kabupaten Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414105</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran – Sebanyak 1.465 kasus kecelakaan kerja terjadi di Kabupaten Semarang. Kepala Disnaker Kabupaten Semarang, M Taufiqur Rahman, mengaku sudah menghimbau perusahaan untuk mengingat kembali pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, juga ada tim pengawas, tim pembinaan dan tim deteksi dini. &#8220;Kita terus sosialisasi dan rapat terkait dengan K3 secara rutin di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> – Sebanyak 1.465 kasus kecelakaan kerja terjadi di Kabupaten Semarang.</p>
<p>Kepala Disnaker Kabupaten Semarang, M Taufiqur Rahman, mengaku sudah menghimbau perusahaan untuk mengingat kembali pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, juga ada tim pengawas, tim pembinaan dan tim deteksi dini.</p>
<p>&#8220;Kita terus sosialisasi dan rapat terkait dengan K3 secara rutin di perusahaan di wilayah Kabupaten Semarang,” katanya saat Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Dusun Semilir, Bawen Kamis (26/1).</p>
<p>Ia menambahkan, ada beberapa perusahaan yang nol kasus kecelakaan kerja. Jadi diberikan penghargaan zero accident untuk mengapresiasi mereka agar selalu memperhatikan K3 di lingkungan kerja.  “Keselamatan dan kesehatan pekerja itu sangat penting,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta perusahaan di Jawa Tengah memiliki ruang pemeriksaan untuk ibu hamil.</p>
<p>Karena ibu hamil memiliki resiko tinggi terpapar berbagai permasalahan kehamilan di industri tempat mereka bekerja.</p>
<p>“Kami punya program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng. Itu juga diterapkan di perusahaan,” ujarnya.</p>
<p>Tingginya angka kecelakaan kerja di Kabupaten Semarang bakal dikomunikasikan dengan pemerintah daerah serta pihak perusahaan.</p>
<p>Semua perusahaan juga harus memiliki Alat Pelindung Diri (APD) untuk keselamatan mereka dan meminimalisir kecelakaan kerja yang fatal.</p>
<p>&#8220;Kecelakaan kerja harus ditekan salah satunya dengan memberikan kesadaran pentingnya keselamatan kerja,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/fth)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Program Unggulan Bupati Semarang Belum Tercapai</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/tiga-program-unggulan-bupati-semarang-belum-tercapai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 02:53:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[RKPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412515</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran – Tiga program unggulan bupati Semarang dari 64 program kerja masih belum tercapai. Hal itu mencuat dalam evaluasi visi misi bupati dan wakil bupati di sela konsultasi publik RKPD (Rencana Kerja Perangkat Daerah) Tahun Anggaran 2024, Kamis (12/1). Namun bupati optimistis tiga program tersebut bisa diselesaikan tahun ini. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> – Tiga program unggulan bupati Semarang dari 64 program kerja masih belum tercapai.</p>
<p>Hal itu mencuat dalam evaluasi visi misi bupati dan wakil bupati di sela konsultasi publik RKPD (Rencana Kerja Perangkat Daerah) Tahun Anggaran 2024, Kamis (12/1). Namun bupati optimistis tiga program tersebut bisa diselesaikan tahun ini.</p>
<p>Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, ketiga program tersebut yakni pemindahan pusat pemerintahan kabupaten, pembangunan rumah sakit di wilayah Kabupaten Semarang bagian selatan, dan penyediaan tenaga kesehatan pendamping masyarakat.</p>
<p>“Untuk pemindahan pusat pemerintahan kabupaten kajiannya sudah ada. Tinggal nanti konsultasi dengan DPRD Kabupaten Semarang,” terangnya.</p>
<p>Terdapat dua alternatif lokasi yang nantinya akan menjadi pusat pemerintahan kabupaten. Salah satunya di wilayah PTPN IX di Bawen.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Efek Hujan Lebat, 23 Bencana Terjadi di Kabupaten Semarang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/05/efek-hujan-lebat-23-bencana-terjadi-di-kabupaten-semarang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 09:09:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[banjir ungaran]]></category>
		<category><![CDATA[BENCANA]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[TANAH LONGSOR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411646</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran – Efek hujan lebat yang melanda wilayah Kabupaten Semarang pada Rabu (4/1/2023) sejak siang hingga malam berdampak pada beberapa titik wilayah. Mulai dari banjir yang disebabkan oleh melupanya air sungai hingga tanah longsor. Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Semarang terdapat 23 titik bencana yang terjadi di hari tersebut. Termasuk titik wilayah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> – Efek hujan lebat yang melanda wilayah Kabupaten Semarang pada Rabu (4/1/2023) sejak siang hingga malam berdampak pada beberapa titik wilayah. Mulai dari banjir yang disebabkan oleh melupanya air sungai hingga tanah longsor.</p>
<p>Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Semarang terdapat 23 titik bencana yang terjadi di hari tersebut. Termasuk titik wilayah yang terkena banjir ataupun tanah longsor. Pihak BPBD Kabupaten Semarang sudah melakukan pelaporan kepada Bupati Semarang terkait daerah mana saja yang berimbas.</p>
<p>“Ini kita juga akan membagi tim satgas yang nantinya akan berpencar ke seluruh titik untuk melakukan evakuasi yang belum terselesaikan,” ungkap Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang.</p>
<p><span id="more-411646"></span></p>
<p>Pihaknya juga akan memfokuskan semua sumber daya manusia yang tergabung dalam satgas maupun kru  baik dari pegawai ASN ataupun pegawai outsourcing untuk melakukan penanganan. Namun terdapat beberapa orang yang masih berada di kantor untuk bagian administrasi agar tetap berjalan.</p>
<p>Hingga saat ini Kamis (5/1) para petugas satgas BPBD Kabupaten Semarang masih melakukan penanganan dan evakuasi di titik wilayah yang masih bermasalah. Seperti di wilayah Dusun Kaligawe  Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur yang saat ini masih terdapat material longsor. Pihak BPBD Kabupaten Semarang sudah mengirimkan alat berat berupa ekskavator.</p>
<p>“Selain itu di Sumowono juga terdapat satu titik longsor yang menutup jalan. Tim BPBD bersama relawan dan petugas lainnya melakukan evakuasi material dan pembersihan jalan hingga pukul 2 dini hari tadi,” katanya.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Selain itu, di beberapa titik akibat luapan sejumlah aliran sungai berdampak pada kerusakan fasilitas umum seperti jembatan dan gorong-gorong. Terdapat satu jembatan yang rusak akibat diterjang derasnya air sungai di wilayah Kelurahan Lodoyong Kecamatan Ambarawa.</p>
<p>“Sementara terdapat empat rumah warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, wilayah yang terdampak tanah longsor berada di Kecamatan Sumowono, Kecamatan Ambarawa, Kecamatan Bandungan, Kecamatan Ungaran Barat, Kecamatan Ungaran Timur.</p>
<p>Sedangkan titik banjir akibat luapan air sungai berada di Kelurahan Ungaran Kecamatan Ungaran Barat, Perum Cemara Ungaran, Perum Sidosari Amaya, Ungaran Barat, Sumowono dan Ungaran Timur. <strong>(nun/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sungai Kaligarang Meluap, Akses Jalan Depan MTs dan SMK NU Ungaran Terendam</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/04/sungai-kaligarang-meluap-akses-jalan-depan-mts-dan-smk-nu-ungaran-terendam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 14:01:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[banjir ungaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kaligarang]]></category>
		<category><![CDATA[kaligarang meluap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411502</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran &#8211; Curah hujan yang tinggi menyebabkan air Sungai Kaligarang meluap Rabu (4/1/2023). Dan mengakibatkan Jalan Kaligarang, Kelurahan Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat tidak bisa dilalui. Derasnya luapan air Sungai Kaligarang membuat jalan di depan MTs dan SMK NU Ungaran tersebut terendam dengan ketinggian kurang lebih satu meter. Warga yang berada di dekat lokasi kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> &#8211; Curah hujan yang tinggi menyebabkan air Sungai Kaligarang meluap Rabu (4/1/2023). Dan mengakibatkan Jalan Kaligarang, Kelurahan Ungaran, Kecamatan Ungaran Barat tidak bisa dilalui.</p>
<p>Derasnya luapan air Sungai Kaligarang membuat jalan di depan MTs dan SMK NU Ungaran tersebut terendam dengan ketinggian kurang lebih satu meter. Warga yang berada di dekat lokasi kejadian langsung menutup jalan menuju jalan tersebut.</p>
<p>Beberapa relawan dan petugas BPBD juga terlihat langsung berada di lokasi untuk melakukan evakuasi. Selain itu juga mengamankan lokasi agar tidak dilalui oleh warga.</p>
<p>&#8220;Beberapa titik juga terdampak akibat meluapnya air Sungai Kaligarang, &#8221; ungkap Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang, Juwair Suntara.</p>
<p>Tidak hanya jalan depan, luapan air sungai Kaligarang juga merendam beberapa rumah di sekitar SMK NU Ungaran. Namun luapan air Sungai Kaligarang tidak berlangsung lama dan saat ini sudah surut.</p>
<p>&#8220;Kami tadinya ingin mengevakuasi beberapa murid dan memadamkan aliran listrik. Namun luapan air sungai cepat surut,&#8221; katanya.</p>
<p>Salah satu warga, Slamet, mengungkapkan di wilayah yang dekat Sungai Kaligarang sering terjadi banjir ketika curah hujan tinggi. Dan setiap tahun pasti terjadi banjir seperti saat ini yang terjadi.</p>
<p>&#8220;Sering terjadi mas kalau banjir di sekitar sini. Soalnya dekat dengan Sungai Kaligarang. Jadinya kalau meluap ya banjir mas, &#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha saat meninjau lokasi banjir, mengimbau kepada warga sekitar sungai selalu waspada. Dimana saat ini curah hujan sangat tinggi dan kemungkinan akan masih terjadi di hari selanjutnya.</p>
<p>&#8220;Jadi yang tinggal di bantaran sungai harus terus waspada. Jika terjadi hujan deras kami mohon untuk selalu siap mengantisipasi, &#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia juga berpesan agar warga langsung melaporkan kejadian kepada warga yang lain ataupun relawan yang stand by agar cepat dibantu. Dan pihak pemkab akan segera mengkomunikasikan terkait pengerukan Sungai Kaligarang.</p>
<p>&#8220;Kami nanti akan segera komunikasikan, karena Sungai Kaligarang ini bukan merupakan kewenangan kita, &#8221; katanya. <strong>(nun/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kades Dituntut Berinovasi Kelola APBDes</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/04/kades-dituntut-berinovasi-kelola-apbdes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 01:31:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[APBDes]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411425</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran &#8211; Sebanyak 208 kepala desa se-Kabupaten Semarang menandatangani Pakta Integritas Pelaksanaan APBDes 2023 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, kemarin. Kades dituntut bisa berinovasi, memanfaatkan dan mengelola APBDes dengan benar. Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno, mengatakan penandatanganan Pakta Integritas sebagai wujud kesiapan Kades mengelola keuangan desa. APBDes harus dikelola secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> &#8211; Sebanyak 208 kepala desa se-Kabupaten Semarang menandatangani Pakta Integritas Pelaksanaan APBDes 2023 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, kemarin. Kades dituntut bisa berinovasi, memanfaatkan dan mengelola APBDes dengan benar.</p>
<p>Kepala Dispermasdes Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno, mengatakan penandatanganan Pakta Integritas sebagai wujud kesiapan Kades mengelola keuangan desa. APBDes harus dikelola secara akuntabel dan dipertanggungjawabkan secara hukum.  &#8220;Para kades harus bisa mengoptimalkan dan mempertanggung jawabkan dana yang dikelola,” katanya.</p>
<p>Tahun 2023, Pemdes menerima Dana Transfer Desa senilai total Rp 337.166.044.000. Terdiri dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Bagi Hasil Pajak Daerah dan Bagi Hasil Retribusi Daerah. “Jumlahnya meningkat Rp 13.934.526.000 dibanding tahun lalu,” tambahnya.</p>
<p>Bupati Semarang, Ngesti Nugraha meminta seluruh kades untuk senantiasa bekerja untuk membangun Kabupaten Semarang dari desa. Ia memerintahkan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat melaksanakan APBDes.</p>
<p>&#8220;Laksanakan pernyataan Pakta Integritas sesuai peraturan perundang-undangan dan harus ada pertanggungjawaban yang jelas,&#8221; tegasnya. <strong>(nun/fth)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Akhir Tahun, Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Semarang Naik 20 Persen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/02/libur-akhir-tahun-kunjungan-wisatawan-di-kabupaten-semarang-naik-20-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 02:06:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[libur natal dan tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411160</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran – Jumlah wisatawan di Kabupaten Semarang melonjak saat libur natal dan tahun baru. Peningkatan mencapai 20 persen. Cuaca ekstrem, tidak menyurutkan wisatawan berlibur dan menghabiskan waktu bareng keluarga. River Tubing Sungai Muncul di Desa Rowoboni Kecamatan Banyubiru salah satunya. Wisatawan bisa menikmati derasnya air Sungai Muncul di musim penghujan. Jumlah pengunjung yang datang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> – Jumlah wisatawan di Kabupaten Semarang melonjak saat libur natal dan tahun baru. Peningkatan mencapai 20 persen. Cuaca ekstrem, tidak menyurutkan wisatawan berlibur dan menghabiskan waktu bareng keluarga.</p>
<p>River Tubing Sungai Muncul di Desa Rowoboni Kecamatan Banyubiru salah satunya. Wisatawan bisa menikmati derasnya air Sungai Muncul di musim penghujan. Jumlah pengunjung yang datang rata-rata keluarga dan mengalami peningkatan. “Ada kenaikan selama libur natal dan tahun baru, lebih dari persen,” kata Pengelola Fun Tubing Muncul, Sofi Etika Aji.</p>
<p>Ia menambahkan, wisatawan bisa menikmati susur sungai dengan rute sepanjang tiga kilometer dengan kedalaman air mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter. Meski musim penghujan air sungai tidak mengalami kebanjiran, hanya debit air bertambah. Pengunjung juga mendapatkan fasilitas berupa dokumentasi, penjemputan, gorengan, dan welcome drink. Pihaknya juga menyediakan sistem paketan bagi pengunjung yang membawa rombongan banyak.  &#8220;Kita tidak ada minimal pengunjung, satu dua pengunjung yang datang akan tetap dilayani, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Lonjakan wisatwan juga dirasakan di Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK) di Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat. Selama liburan nataru mengalami kenaikan jumlah pengunjung meski tidak signifikan. Saat hari biasa, pengunjung sekitar 30 hingga 50 orang. Sedangkan weekend bisa sampai 100 pengunjung lebih. &#8220;Kalau asal pengunjung bervariasi, untuk libur nataru mayoritas pengunjung dari luar kota, &#8221; kata Ketua LMDH CLBK, Muhajirin.</p>
<p>Muhajirin menambahkan pihaknya tidak memaksa untuk grafik jumlah pengunjung harus naik drastis. Yang terpenting pihaknya mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pengunjung, petugas, dan lainnya. &#8220;Jika cuaca dirasa sangat ekstrem kita ambil langkah untuk menutup wisata demi keselamatan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Heru Subroto, meminta para pengelola wisata alam terutama wisata air untuk memperhatikan perlengkapan keamanan. Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang terkait sarana prasarana kelengkapan wisata.  &#8220;Ini kita lakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan di lokasi wisata,&#8221; akunya. <strong>(nun/fth)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
