<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jalan tol Jogjakarta-Bawen &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/jalan-tol-jogjakarta-bawen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2023 02:16:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>jalan tol Jogjakarta-Bawen &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terdampak Exit Tol Jogja-Bawen, Warga Dudan Magelang Dapat Ganti Untung Rp 7 Juta Per Meter Persegi</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/16/terdampak-exit-tol-jogja-bawen-warga-dudan-magelang-dapat-ganti-untung-rp-7-juta-per-meter-persegi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 02:16:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[exit tol jogja-bawen]]></category>
		<category><![CDATA[jalan tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[tol Jogja-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412816</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Magelang – Sebanyak 25 rumah di Kampung Dudan, Tidar Utara, Kota Magelang, bakal terkena proyek jalan tol Jogjakarta-Bawen. Rencananya di wilayah Kota magelang ini akan dibangun exit tol. Lurah Tidar Utara Sri Hartati mengatakan, di kelurahannya ada 69 bidang tanah yang terdampak proyek tersebut. Sementara ada 25 rumah yang nantinya bakal digusur. Kebanyakan yang terkena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Magelang</em></strong> – Sebanyak 25 rumah di Kampung Dudan, Tidar Utara, Kota Magelang, bakal terkena proyek jalan tol Jogjakarta-Bawen. Rencananya di wilayah Kota magelang ini akan dibangun exit tol.</p>
<p>Lurah Tidar Utara Sri Hartati mengatakan, di kelurahannya ada 69 bidang tanah yang terdampak proyek tersebut. Sementara ada 25 rumah yang nantinya bakal digusur.</p>
<p>Kebanyakan yang terkena di RW 10. “Itu di Kampung Dudan, tapi tidak semua rumahnya kena, hanya beberapa,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, dia menambahkan, ada empat fasum yang terdampak. Meliputi tiga sempadan sungai dan jalan. Sisanya kebun atau tegalan dan tanah kosong.</p>
<p>Namun, fasum tersebut bukan berarti hilang. Melainkan, berubah fungsi menjadi jalan yang lebih lebar untuk kendaraan.</p>
<p>Ia menyampaikan, musyawarah yang sudah dilaksanakan beberapa hari lalu juga berjalan dengan lancar. Dengan adanya pembangunan ini diharapkan dapat menghidupkan Kota Magelang. Tidak hanya sebatas dilewati saja.</p>
<p>“Exit tol itu nanti ada dua dampaknya. Bisa berkembang lebih baik atau lebih jelek. Tinggal kita nanti memanfaatkan fasilitas dari tol itu gimana,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bayar Rp 65,735 M untuk Pembebasan 120 Bidang Tanah yang Terkena Proyek Tol Jogja-Bawen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/11/bayar-rp-65735-m-untuk-pembebasan-120-bidang-tanah-yang-terkena-proyek-tol-jogja-bawen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2023 02:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bligo]]></category>
		<category><![CDATA[jalan tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ngluwar]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan jalan tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412187</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Mungkid – Proses pembebasan jalan tol Jogjakarta-Bawen kembali dilanjutkan. Selasa (10/1) kemarin, tim panitia pembebasan jalan tol kembali membayarkan uang ganti kerugian (UGK) untuk warga terdampak di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogjakarta-Bawen Kementerian PUPR Muhammad Mustanir mengatakan, pembayaran UGK di Desa Bligo ini merupakan tahap kedua. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Mungkid</em></strong> – Proses pembebasan jalan tol Jogjakarta-Bawen kembali dilanjutkan. Selasa (10/1) kemarin, tim panitia pembebasan jalan tol kembali membayarkan uang ganti kerugian (UGK) untuk warga terdampak di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.</p>
<p>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogjakarta-Bawen Kementerian PUPR Muhammad Mustanir mengatakan, pembayaran UGK di Desa Bligo ini merupakan tahap kedua.</p>
<p>Dari 125 bidang yang diajukan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang disetujui ada 120 bidang dengan luas 6,26 hektare.</p>
<p>“Namun yang diundang saat ini ada 119 bidang. Karena satu orang meninggal dunia,” jelasnya kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em>.</p>
<p>Mustanir menyampaikan, total dari pembayaran ini nilainya Rp 65,735 miliar untuk 120 bidang. Setelah pembayaran dari Bligo ini, pihaknya akan segera mengurus untuk pembayaran UGK di desa lainnya.</p>
<p>“Untuk yang sudah kita ajukan ke LMAN untuk proses UGK, ada Desa Plosogede, Pakunden, dan Ngluwar. Jadi, kita masih menunggu persetujuan dari LMAN,” katanya.</p>
<p>Saat ditanya mengenai satu orang pemilik lahan yang meninggal, Mustanir menjelaskan, nantinya untuk yang meninggal ini perlu adanya pemberkasan ulang dan turun ke ahli waris.</p>
<p>“Jadi, kita tunda terlebih dahulu, sambil menunggu proses pemberkasan ulang dilakukan. Karena yang berhak mengurus itu para ahli warisnya,” ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
