<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hasil Belajar IPA &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/hasil-belajar-ipa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2023 15:34:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Hasil Belajar IPA &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Tutor Sebaya</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/27/meningkatkan-hasil-belajar-ipa-dengan-tutor-sebaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 15:34:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Guru SDN Soronalan 2]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Belajar IPA]]></category>
		<category><![CDATA[Jini]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Soronalan 2]]></category>
		<category><![CDATA[TUTOR SEBAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414186</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Disiplin ilmu yang terdiri dari physicalsciences (atau ilmu fisik ) dan life sciences (atau ilmu biologi ) merupakan ilmu pengetahuan alam atau sain. Mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) merupakan ilmu untuk mencari tahu tentang alam secara sistematis. Karena IPA itu tidak hanya kumpulan pengetahuan tentang fakta, konsep, atau prinsip saja, tetapi merupakan suatu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, Disiplin ilmu yang terdiri dari physicalsciences (atau ilmu fisik ) dan life sciences (atau ilmu biologi ) merupakan ilmu pengetahuan alam atau sain. </p>
<p>Mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) merupakan ilmu untuk mencari tahu tentang alam secara sistematis. Karena IPA itu tidak hanya kumpulan pengetahuan tentang fakta, konsep, atau prinsip saja, tetapi merupakan suatu proses penemuan-penemuan tentang alam. </p>
<p>Maka dari itu pendidikan IPA merupakan wahana peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitarnya serta prospek pengembangannya lebih lanjut dalam penerapan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Pelajaran IPA tentang rotasi bumi dan revolusi bumi mencakup tentang peristiwa tersebut beserta akibatnya yang dirasakan oleh seluruh makhluk hidup di dunia. </p>
<p>Setiap pembelajaran IPA tentang rotasi dan revolusi di SDN Soronalan 2 Kecamatan Sawangan, cenderung sulit mencapai ketuntasan. Karena anak-anak kurang fokus untuk mengikutinya.</p>
<p>Apalagi setelah pandemi ini anak-anak masih sulit untuk kembali ke sekolah seperti sebelum pandemi. Pengaruhnya masih kuat, ditandai masih kurang konsentrasi di kelas dan sering tidak masuk sekolah. Dengan kata lain anak-anak kurang antusias terhadap pelajaran terutama IPA. </p>
<p>Dengan kondisi tersebut, pendidik mencari cara untuk menumbuhkan kembali semangat siswa untuk belajar dengan baik. Maka penulis menggunakan sebuah metode dengan tutor sebaya. </p>
<p>Metode ini dilakukan dengan cara memberdayakan kemampuan siswa yang memiliki daya serap tinggi. Siswa tersebut mengajarkan materi kepada teman-temannya kepada yang belum paham. </p>
<p>Tutor sebaya ini lebih dikenal dengan pernyataan belajar dengan teman sebaya. Dengan cara siswa yang sudah memahami bisa menjelaskan kepada teman -teman yang belum memahaminya.</p>
<p>Menurut Abu Ahmadi dan Joko Tri Prastyo (2005: 17) tutor sebaya adalah siswa yang sebaya yang ditunjuk atau diberi tugas membantu temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar. Karena hubungan antara guru dan siswa, lebih dekat antara siswa dengan siswa. </p>
<p>Dikatakan Winata Putra (1999), tutor sebaya adalah kegiatan belajar siswa dengan memafaatkan teman sekelas yang mempunyai kemampuan lebih supaya bisa membimbingnya. </p>
<p>Pendekatan tutor sebaya merupakan pendekatan kooperatif bukan kompetitf. Maka saling menghargai dan mengerti dibina di antara peserta didik dalam belajar bersama.</p>
<p>Penggunaan metode diskusi tutor sebaya ini disesuaikan dengan materi dan dapat dipahami dengan mudah dengan adanya rasa senang di hadapan teman sebayanya. Tutor sebaya merupakan pembelajaran yang PAKEM (pembelajaran aktif kreatif dan menyenangkan). </p>
<p>Tentunya metode tutor sebaya ini mempunyai dampak positif. Yakni adanya pengendalian dari sikap negatif peserta didik. Sesama peserta didik saling menegur apabila muncul sikap yang negatif, agar pembelajaran tetap kondusif. </p>
<p>Selain itu tutor sebaya menjembatani siswa untuk berani bertanya kepada teman sebaya tentang hal-hal yang belum mereka pahami. Berdasarkan dari hasil analisis penilaian harian materi rotasi dan revolusi bumi di SDN Soronalan 2 Kecamatan Sawangan  diperoleh nilai siswa 85,5 persen dan bisa mencapai KKM 95,0 persen.</p>
<p>Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan metode tutor sebaya dapat menumbuhkan kreativitas siswa dalam pembelajara IPA. Dan membuat siswa tidak merasa jenuh mengikuti pelajaran di kelas.  Juga dapat menumbuhkan kepercayaan pada diri dari masing -masing siswa. (*/lis)</p>
<p>Guru SDN  Soronalan 2, Kec Sawangan, Kabupaten Magelang</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Metode Kreatif dan Mandiri Meningkatkan Hasil Belajar IPA</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/09/metode-kreatif-dan-mandiri-meningkatkan-hasil-belajar-ipa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 14:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Arni Rosada]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Kelas]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Belajar IPA]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Metode Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Karangasem 10]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412086</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, PADA umumnya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dianggap pelajaran yang sulit, akibatnya hasil belajar siswa rendah. Tetapi untuk sebagian siswa, mata pelajaran IPA disenangi, apalagi bila materi pelajaran disajikan dengan pendekatan yang menarik. Sehingga siswa dengan tekun dan penuh antusias memperhatikan hal-hal baru yang disampaikan guru saat pembelajaran. Tetapi anehnya hasil-hasil ulangan harian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, PADA umumnya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dianggap pelajaran yang sulit, akibatnya hasil belajar siswa rendah. </p>
<p>Tetapi untuk sebagian siswa, mata pelajaran IPA disenangi, apalagi bila materi pelajaran disajikan dengan pendekatan yang menarik. Sehingga siswa dengan tekun dan penuh antusias memperhatikan hal-hal baru yang disampaikan guru saat pembelajaran. Tetapi anehnya hasil-hasil ulangan harian atau sumatif, nilai rata-rata siswa untuk pelajaran IPA masih rendah. </p>
<p>Salah satu penyebabnya yaitu sikap siswa yang pasif saat proses pembelajaran berlangsung. Hal ini disebabkan banyaknya siswa yang belum mempunyai kreativitas dan kemandirian yang tinggi terutama pada mata pelajaran IPA dan dalam menciptakan suatu karya sederhana.</p>
<p>Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA khususnya, guru harus mengadakan perubahan metode pembelajaran dengan memberikan banyak kesempatan/peluang kepada siswa untuk lebih mengembangkan daya kreativitasnya. </p>
<p>Untuk mencapai dan mengetahui keberhasilan yang optimal dari penerapan metode ini, maka dalam hal ini guru malakukan penilaian melalui pelaksanaan pembelajaran secara berkesinambungan. Penelitian dilaksanakan terhadap siswa kelas VI semester I SDN Karangasem 10 Batang, pada mata pelajaran IPA semester I pada materi listrik statis dan rangkaian listrik.</p>
<p>Sehubungan dengan hal tersebut, maka yang akan menjadi kajian/topik bahasan dalam penelitian ini adalah rangkaian listrik, yaitu membuat senter sederhana. </p>
<p>Dengan mempelajari cara membuat senter, diharapkan siswa khususnya dan pembaca pada umumnya sedikit banyak tahu dan mengerti dengan konsep-konsep listrik dan prinsip kerja alat-alat listrik tersebut. Selain itu, siswa diharapkan bisa lebih kreatif  mengembangkan kemampuan yang dimilikinya serta tidak jenuh dengan proses belajar yang monoton.</p>
<p>Metode kreatif mandiri adalah suatu strategi pembelajaran dengan menekankan pada proses pembuatan suatu karya yang baru dan bermanfaat dengan kemampuan yang dimilikinya. </p>
<p>Metode tersebut bertujuan meningkatkan kreativitas peserta didik dan hasil belajar terutama dalam pembelajaran IPA melalui pembuatan senter sederhana. </p>
<p>Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat peserta didik terlatih untuk mampu menciptakan sesuatu dengan hasil karya sendiri yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan peserta didik. </p>
<p>Belajar mandiri merupakan proses belajar siswa yang timbul dari dalam diri siswa itu sendiri karena ingin mencapai tujuan yang diinginkan (Haris Mudjiman 2007:7).</p>
<p>Penerapan metode belajar kreatif mandiri melalui pembuatan senter sederhana diharapkan siswa terdorong untuk belajar lebih rajin, kreativitas siswa lebih terasah dan meningkat, aktivitas siswa dalam belajar tidak membosankan, siswa mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang luas, menciptakan rasa tanggung jawab penuh dan keinginan untuk menciptakan/ingin tahu sesuatu.</p>
<p>Pada awalnya kami kesulitan karena keadaan siswa yang ramai, kami menduga karena siswa jenuh dengan cara mengajar guru dan metode mengajar yang monoton. Tetapi setelah penerapan metode dan masuk ke materi pembuatan senter ternyata siswa sangat antusias dan bersemangat. </p>
<p>Hal ini juga ditunjukkan oleh hasil belajar yang semakin baik. Walaupun begitu pembuatan senter sederhana ini masih mempunyai kekurangan karena belum semua siswa dapat melaksanakannya/ membuatnya dengan baik, tetapi 75 persen siswa bersemangat untuk belajar.</p>
<p>Setelah melalui proses perbaikan pembelajaran hasil belajar siswa cukup meningkat, untuk meningkatkan dari hasil semula dan supaya mencapai hasil yang optimal maka dilakukan diskusi dengan teman sejawat bagaimana langkah-langkah selanjutnya supaya menunjukkan hasil yang lebih baik. </p>
<p>Pengembangan kreativitas dan peningkatan hasil belajar dengan penerapan metode kreatif mandiri melalui pembuatan senter sederhana diharapkan dapat berpengaruh terhadap peningkatan pembentukan pengetahuan dan wawasan. </p>
<p>Dengan memberikan tugas yang sama per kelompok, siswa mendiskusikan bersama teman sebangkunya tentang cara kerja senter sederhana, tujuannya agar siswa lebih memahami materi yang dipelajari dan siswa dapat menemukan serta menyimpulkan sendiri hasilnya.</p>
<p>Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode belajar kreatif dan mandiri sangat berpengaruh terhadap pembentukan pengetahuan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran IPA, selain itu siswa tidak merasa bosan untuk memperhatikan penjelasan guru dan menjadi termotivasi. (bt/ida)</p>
<p>Guru Kelas VI SDN Karangasem 10, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
