<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guru BK &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/guru-bk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2023 10:30:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Guru BK &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Collaboration Mata Pelajaran Informatika di Kurikulum Merdeka</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/collaboration-mata-pelajaran-informatika-di-kurikulum-merdeka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 10:30:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Guru BK]]></category>
		<category><![CDATA[Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum Merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[Mata Pelajaran Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Retno Asriningsih]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Nogosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414469</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kurikulum merdeka merupakan nama baru dari kurikulum prototipe yang sudah diujicobakan di 2.500 sekolah. Tahun pelajaran 2022/2023 merupakan tonggak baru mata pelajaran informatika. Pada tahun pelajaran ini, kurikulum merdeka serentak diberlakukan oleh seluruh jenjang sekolah di Indonesia mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Kurikulum merdeka dibuat sebagai pemulihan dari ketertinggalan pembelajaran atau recovery [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, Kurikulum merdeka merupakan nama baru dari kurikulum prototipe yang sudah diujicobakan di 2.500 sekolah. Tahun pelajaran 2022/2023 merupakan tonggak baru mata pelajaran informatika. </p>
<p>Pada tahun pelajaran ini, kurikulum merdeka serentak diberlakukan oleh seluruh jenjang sekolah di Indonesia mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. </p>
<p>Kurikulum merdeka dibuat sebagai pemulihan dari ketertinggalan pembelajaran atau recovery dari learning loss akibat pandemi Covid-19. </p>
<p>Kurikulum ini dirancang lebih sederhana dan fleksibel. Penerapannya lebih fokus pada materi esensial dan membuat peserta didik lebih aktif. </p>
<p>Pada waktu kurikulum 2013, mata pelajaran  (mapel) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berganti nama menjadi mata pelajaran Bimbingan Konseling Teknologi Informasi dan Komunikasi (BK TIK). </p>
<p>Pada mata pelajaran BK TIK, guru paling sedikit harus membimbing peserta didik 150 orang seperti halnya guru bimbingan konseling. </p>
<p>Guru BK TIK membimbing 150 peserta didik dihitung sebagai 24 jam pelajaran (JP). Biasanya guru BK TIK sekadar membimbing jika peserta didik ada kendala yang berkaitan dengan teknologi informasi. Peserta didik biasanya jarang melakukan praktik di laboratorium. </p>
<p>Pada kurikulum merdeka ini, terdapat dua fase yaitu fase E dan fase F. Kelas X masuk pada fase E dan kelas XI, kelas XII masuk pada fase F. Struktur kurikulum merdeka terbagi menjadi dua yaitu pembelajaran intrakurikuler dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). </p>
<p>Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam mapel  informatika yang mendukung P5. Sebagai guru informatika kita dapat memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang yang dapat menunjang proses pembelajaran baik pada pelajaran informatika atau pada mata pelajaran lain. </p>
<p>Setiap guru dapat menentukan materi apa saja yang dapat kita ajarkan kepada pseserta didik tergantung pada kebutuhan atau yang dibutuhkan peserta didik. Kurikulum merdeka, berpedoman pada capaian pembelajaran sebagai pedoman arah  bagi guru materi apa yang akan kita ajarkan.</p>
<p>Untuk menunjang penguatan profil pelajar Pancasila, guru informatika  dapat bekolaborasi dengan beberapa mata pelajaran lain. Sebagai contoh mapel kewirausahaan, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika. </p>
<p>Lalu bagaimana, penerapan kolaborasi mata pelajaran informatika dengan mata pelajaran lain? Misalnya dalam satu semester guru informatika, kewirausahaan, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika berkumpul menjadi satu menentukan suatu proyek yang akan dilakukan dalam satu semester tersebut. </p>
<p>Setelah proyek ditentukan, dari masing-masing guru dapat menentukan tugas apa yang akan diberikan kepada peserta didik. Untuk mapel informatika, dapat menentukan desain dari proyek tersebut dengan menggunakan aplikasi tertentu. Untuk kewirausahaan dapat membuat desain cara memasarkan produk dari proyek tersebut. </p>
<p>Mapel bahasa Indonesia dapat memberikan tugas kepada peserta didik untuk membuat sebuah proposal kegiatan dengan bahasa dan ejaan yang benar.</p>
<p>Untuk bahasa Inggris, proposal kegiatan dapat ditulis menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan untuk matematika dapat menyusun anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut. </p>
<p>Kira-kira anggaran yang dibutuhkan membutuhkan biaya berapa. Jadi untuk mata pelajaran matematika dapat berperan dalam menghitung anggaran.</p>
<p>Kolaborasi penting dilakukan sebagaimana dikatakan Purwanto (2015) pada era informasi, pekerja dituntut berkolaborasi dan bekerja sama dalam suatu tim untuk menghasilkan produk atau pelayanan. </p>
<p>Dari kolaborasi ini, guru dapat memberikan suatu pelajaran atau contoh perlunya kerja sama yang baik antara guru satu dengan yang lain. Demikian pula, dengan peserta didik diperlukan kolaborasi antara peserta didik satu dengan yang lain, apabila mereka mendapatkan tugas dari guru yang harus dikerjakan secara berkelompok. Dengan kerja sama yang baik, maka tugas-tugas yang diberikan oleh guru dapat diselesaikan dengan baik juga.  (ut/lis)</p>
<p>Guru BK TIK/Informatika SMAN 1 Nogosari, Kabupaten Boyolali</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kedisiplinan Siswa melalui Konseling dengan Teknik Reinforcement</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/05/tingkatkan-kedisiplinan-siswa-melalui-konseling-dengan-teknik-reinforcement/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 14:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Durotun Nafisah]]></category>
		<category><![CDATA[Guru BK]]></category>
		<category><![CDATA[Kedisiplinan Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Konseling]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Negeri 1 Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Reinforcement]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411624</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Dalam penerimaan siswa baru pada tahun 2022 masih menggunakan sistem penerimaan jalur zonasi. Siswa yang diterima di sekolah berdasarkan jarak tempuh yang terdekat dari rumah ke sekolah. Sehingga dengan sistem penerimaan jalur zonasi tersebut sekolah tidak dapat menyaring siswa yang mempunyai potensi maupun nilai akademik yang tinggi. Dari 60 persen siswa yang diterima melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, Dalam penerimaan siswa baru pada tahun 2022 masih menggunakan sistem penerimaan jalur zonasi. Siswa yang diterima di sekolah berdasarkan jarak tempuh yang terdekat dari rumah ke sekolah. Sehingga dengan sistem penerimaan jalur zonasi tersebut sekolah tidak dapat menyaring siswa yang mempunyai potensi maupun nilai akademik yang tinggi. </p>
<p>Dari 60 persen siswa yang diterima melalui sistem zonasi mempunyai karakteristik yang heterogen. Karakteristik siswa yang heterogen  tersebut di antaranya berbeda dalam kepribadian, kecerdasan, akhlak, keterampilan. </p>
<p>Karakteristik yang heterogen tersebut  berdampak pada ketidakdisiplinan siswa, baik tidak disiplin dalam mengikuti proses belajar maupun mematuhi peraturan sekolah. </p>
<p>Hal semacam tersebut terjadi pada kelas  X  SMAN 1 Temanggung  yang penerimaan siswa barunya menggunakan sistem zonasi.</p>
<p>Ketidakdisiplinan siswa dalam mematuhi peraturan sekolah tersebut sangat mengganggu proses pembelajaran di sekolah, sehingga kedisiplinan perlu ditegakkan agar selalu menjadi sekolah yang nyaman  dan tertib. </p>
<p>Menurut R.I Sarumpaet (1990: 101) disiplin ialah suatu aturan dan tata tertib yang digunakan dalam menjalankan sebuah sekolah atau rumah tangga. Setiap sekolah maupun rumah tangga harus mempunyai kedisiplinan. </p>
<p>Menurut Moeliono (1993 : 208) disiplin artinya ketaatan (atau kepatuhan kepada peraturan dan tata tertib, atau norma, dll). Dari pengertian tersebut kedisiplinan dapat dilihat dari ketaatan (kepatuhan) siswa tehadap aturan yang berkaitan dengan proses pembelajaran di sekolah yang meliputi jam masuk sekolah, kepatuhan siswa berpakaian, kepatuhan dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.</p>
<p>Sikap kedisiplinan pada siswa kelas X tersebut di atas sekarang sudah mulai menurun. Hal tersebut dilihat dari pengamatan banyak siswa kelas X  yang  tidak disiplin dengan melanggar tata tertib sekolah. Di antaranya datang ke sekolah terlambat,  membuat surat izin palsu. Membolos dan tidak bersemangat pada mata pelajaran tertentu. </p>
<p>Ketidakdisiplinan tersebut dapat mengganggu proses pembelajaran dan menyebabkan hasil yang dicapai tidak maksimal. Oleh karena itu perlu ada upaya yang efektif  bagi guru BK untuk mengatasi permasalahan kedisiplinan siswa yaitu  melalui konseling dengan teknik reinforcement (penguatan) untuk menerapkan disiplin terhadap siswa agar terciptanya lingkungan belajar yang kondisif. </p>
<p>Menurut Moh Uzer Usman (2010: 80) penguatan (reinforcment) adalah segala bentuk respons bersifat verbal maupun nonverbal, yang merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa yang bertujuan untuk memberikan informasi ataupun umpan balik (feedback) bagi siswa atas perbuatannya sebagai suatu tindakan dorongan ataupun koreksi. </p>
<p>Penguatan dapat dilakukan secara verbal dan nonverbal, dengan prinsip kehangatan dan keantusiasan, kebermaknaan dan menghindari penggunaan respons negatif. </p>
<p>Konseling dengan  teknik reinforcement siswa yang tidak disiplin diberikan bimbingan untuk bertingkah laku yang sesuai dengan aturan yang ditegakkan di sekolah. Setelah siswa berubah perilakunya diberikan penguatan dalam bentuk penghargaan atau pujian terhadap perubahan perilaku yang baik tersebut. </p>
<p>Teknik ini memberikan penguatan yang arahnya memberikan dorongan, tanggapan atau hadiah bagi siswa yang telah berubah perilaknya menjadi disiplin dan merasa dihormati serta diperhatikan. </p>
<p>Contoh guru memberikan kepercayaan  dan tanggung kepada siswa untuk mengajak teman-temannya satu kelas untuk menegakkan kedisiplinan terhadap peraturan sekolah maupun dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan contoh tersebut, konseling dengan teknik reinforcement yang dilakukan guru BK dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dalam mematuhi peraturan sekolah dan  mengikuti proses belajar mengajar. </p>
<p>Konseling dengan teknik reinforcement dapat membuat siswa menjadi bangga terhadap perubahan perilaku siswa ke arah kedisiplinan sehingga siswa akan selalu mempertahankan perilaku yang baik dan siswa mampu menciptakan suasana lingkungan sekolah yang nyaman. </p>
<p>Siswa bahkan mampu memahami dan menyadari bahwa kedisiplin itu penting untuk keberhasilan yang dalam mencapai masa depan yang lebih baik.  (ut/lis)</p>
<p>Guru BK SMA Negeri 1 Temanggung</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan Konsentrasi Belajar melalui Game Pesan Berantai</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/02/meningkatkan-konsentrasi-belajar-melalui-game-pesan-berantai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 16:56:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Game Pesan Berantai]]></category>
		<category><![CDATA[Guru BK]]></category>
		<category><![CDATA[Konsentrasi Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Siti Nurul Hidayah]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 2 Grabag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411373</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Konsentrasi di dalam belajar merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh peserta didik khususnya siswa di SMA Negeri 2 Grabag. Berdasarkan hasil assesmen Bimbingan dan Konseling (BK) beberapa anak seringkali mengalami susah untuk fokus dalam memahami ataupun menghapal materi pelajaran. Konsentrasi punya peran penting didalam keberhasilan belajar anak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, Konsentrasi di dalam belajar merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh peserta didik khususnya siswa di SMA Negeri 2 Grabag. Berdasarkan hasil assesmen Bimbingan dan Konseling (BK) beberapa anak seringkali mengalami susah untuk fokus dalam memahami ataupun menghapal  materi pelajaran. </p>
<p>Konsentrasi punya peran penting didalam keberhasilan belajar anak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Konsentrasi merupakan pemusatan perhatian atau pikiran pada suatu hal, pemusatan tenaga, kekuatan, pasukan dan sebagainya (Kbbi.web.id.konsentrasi). </p>
<p>Menurut Dimyati dan Mudjiono (2009), konsentrasi belajar adalah kemampuan memusatkan perhatian pada pelajaran. Pemusatan perhatian tersebut tertuju pada isi bahan belajar maupun proses memperolehnya. </p>
<p>Konsentrasi belajar adalah sumber kekuatan pikiran yang bekerja berdasarkan daya ingat dan lupa. Dalam belajar diperlukan konsentrasi dalam perwujudan perhatian terpusat pada suatu pelajaran. </p>
<p>Konsentrasi merupakan salah satu aspek pendukung siswa untuk mencapai prestasi yang baik. Apabila konsentrasi berkurang maka dalam mengikuti pelajaran di kelas maupun belajar secara pribadi pun dapat terganggu.</p>
<p>Terganggunya konsentrasi atau pemusatan pada satu objek  akan membuat anak tidak dapat fokus pada  mata pelajaran, susah memahami susah menghafal dan tidak dapat mengulang apa yang sudah dipelajari alhasil tak satupun pelajaran yang tersimpan dalam memori pikirannya. Lagi nggak mood alias ngeblank ini bisa saja terjadi pada siapa saja kapan saja dan di mana saja.</p>
<p>Banyak sekali penyebabnya siswa tidak dapat konsentrasi dalam belajar. Antara lain sebagai berikut :  Satu,  kurangnya minat terhadap mata pelajaran tertentu. Dua, adanya paksaan dan tekanan dari lingkungan sekitar.Tiga, rendahnya motivasi diri sendiri dalam menentukan target belajar. Empat,  suasana belajar yang kurang kondusif baik di rumah atau di sekolah.</p>
<p>Lima,  pola tidur yang kurang berkualitas. Enam, pola makan yang kurang sehat dapat menyebabkan terhambatnya proses metabolisme tubuh sehingga mempengaruhi kerja otak kurang maksimal. Tujuh, adanya gangguan gadget yang berlebihan.</p>
<p>Penulis akan menyoroti pada poin satu yang berkaitan dengan kurangnya minat terhadap mata pelajaran tertentu. Ini dapat disebabkan pola pembelajarannya yang monoton dan menjenuhkan. Sebagai guru BK harus mempunyai teknik yang berbeda dalam menyampaikan materi. </p>
<p>Teknik meningkatkan daya konsentrasi dengan game berantai perlu kita lakukan agar anak tidak boring atau jenuh. Langkah-langkahnya yaitu siswa dibagi secara berkelompok yang terdiri dari delapan siswa atau maksimal sepuluh siswa. Siswa diimbau untuk berbaris memanjang dengan diberi rentang jarak. </p>
<p>Baris paling depan diberi pesan rangkaian kalimat agar disampaikan kepada teman di belakangnya begitu dan seterusnya. Peserta yang paling akhir agar menyampaikan pesan yang diterimannya, jika pernyataan kalimatnya masih utuh  itu artinya konsentrasi dapat terlatih dengan sempurna. Tetapi untuk kelompok yang belum bisa fokus akan tampak bahwa kalimat  yang dibawakan personel kelompoknya jawaban yang aneh dan membikin tertawa.</p>
<p>Apabila dalam permainan ini masih banyak siswa yang belum sempurna atau belum bisa konsentrasi maka permainan diulang hingga anak benar-benar dapat konsentrasi.  </p>
<p>Kegiatan ini selain untuk melatih daya konsentrasi anak juga dapat memberikan hiburan pada anak atau sekadar ice breaking yang kemudian setelah permainan ini guru bisa melanjutkan dengan materi pembelajaran selanjutnya. Dengan permainan ini terdapat peningkatan cara belajar siswa untuk lebih berfikir fokus dan lebih menyenangkan.</p>
<p>Cukup memudahkan cara melatih daya konsentrasi anak dengan cara bermain game seperti ini. Konsentrasikan seluruh pikiran Anda pada pekerjaan yang tengah dilakukan. Sinar matahari tak akan membakar hingga menemui fokusnya:  Alexander Graham Bell. (ut/lis)</p>
<p>Guru BK SMAN 2 Grabag, Kabupaten Magelang</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
