<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gempa &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/gempa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2023 07:23:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Gempa &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gempa Berkekuatan 3,4 Skala Richter Guncang Temanggung</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/26/gempa-berkekuatan-34-skala-richter-guncang-temanggung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 07:23:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[4 skala richter]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ngadimulyo]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa berkekuatan 3]]></category>
		<category><![CDATA[gempa temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamataan Kedu]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414031</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Gempa berkekuatan 3,4 skala richter terjadi di sekitar Desa Ngadimulyo, Kecamataan Kedu, Kabupaten Temanggung, Kamis (23/1) pukul 10.33 WIB. Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Toifur Hadi Wuryanto mengatakan, kedalaman gempa yaitu 239 kilometer. Karena kedalaman yang cukup dalam, dimana lokasi kantor BPBD Temanggung cukup dekat Desa Ngadimulyo, dia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Gempa berkekuatan 3,4 skala richter terjadi di sekitar Desa Ngadimulyo, Kecamataan Kedu, Kabupaten Temanggung, Kamis (23/1) pukul 10.33 WIB.</p>
<p>Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Toifur Hadi Wuryanto mengatakan, kedalaman gempa yaitu 239 kilometer.</p>
<p>Karena kedalaman yang cukup dalam, dimana lokasi kantor BPBD Temanggung cukup dekat Desa Ngadimulyo, dia tidak begitu merasakan gempanya.</p>
<p>Sementara ini belum ada informasi atau laporan tentang kerusakan atau apapun akibat gempa yang terjadi ini.</p>
<p>“Mungkin terasa, cuman tidak begitu. Karena kedalamannya 239 kilo kan sangat jauh. Mungkin kalau diumpamakan itu jarak kedalaman sampai daratan seperti jarak dari sini (Temanggung) sampai Madiun,” katanya kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em>, Kamis (26/1).</p>
<p>Dia mengaku, belum diketahui penyebab terjadinya gempa tersebut. Masih menunggu rilis selanjutnya. Sampai pukul 12.44, saat wawancara, belum ada laporan atau informasi dari masyarakat apabila terdapat efek kerusakan, gangguan atau lainnya akibat kejadian ini. Pihaknya masih terus memantau melalui beberapa media dan informasi yang ada di BPBD. <strong>(din/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muncul Pulau Baru di Desa Teineman Maluku Akibat Gempa, Begini Kata BMKG</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/muncul-pulau-baru-di-desa-teineman-maluku-akibat-gempa-begini-kata-bmkg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 02:23:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Teineman]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412331</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Jakarta – Efek gempa magnitudo 7,9, kini muncul pulau atau gunung baru di Desa Teineman, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Kemunculan fenomena alam tersebut juga sempat membuat masyarakat sekitar takut dan panik. Tapi, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, apa yang terjadi di Teineman setelah gempa pada Selasa (10/1) dini hari lalu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>RADARSEMARANG.COM, <em>Jakarta</em> </b>– Efek gempa magnitudo 7,9, kini muncul pulau atau gunung baru di Desa Teineman, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Kemunculan fenomena alam tersebut juga sempat membuat masyarakat sekitar takut dan panik.</p>
<p>Tapi, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, apa yang terjadi di Teineman setelah gempa pada Selasa (10/1) dini hari lalu tersebut merupakan fenomena alam biasa.</p>
<p>Dikenal dengan istilah gunung lumpur (mud volcano) yang terkadang muncul di permukaan beberapa saat pasca terjadinya gempa kuat.</p>
<p>Menurut Daryono, secara fisis, tekanan di dalam lapisan kulit bumi terakumulasi ketika cairan dan gas bawah tanah tidak dapat keluar akibat terjebak dalam lapisan sedimen.</p>
<p>’’Material lunak itu terperangkap yang kemudian dapat menjadi overpressure jika ditekan oleh gaya tektonik atau karena adanya masukan guncangan gempa kuat sebagai input motion,” katanya.</p>
<p>Terpisah, dosen teknik geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Salahuddin Husein mengungkapkan, dalam kerak bumi bagian teratas, ada tumpukan sedimen atau hasil dari erosi darat.</p>
<p>Hasil erosi darat itu kemudian dibawa oleh proses erosi, diletakkan atau disedimentasikan di laut sekitar pulau-pulau. Biasanya yang masuk ke laut itu berukuran halus atau lempung yang jarang sekali bisa menjadi batu dengan cepat. <strong>(gih/wan/c7/ttg)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
