<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Enceng Gondok &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/enceng-gondok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2023 02:47:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Enceng Gondok &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TNI dan Warga Berantas Enceng Gondok Sungai Wonowoso</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/tni-dan-warga-berantas-enceng-gondok-sungai-wonowoso/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 02:47:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wonowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Enceng Gondok]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Karangtengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412508</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Demak &#8211; Tanaman enceng gondok menjadi salah satu gulma yang berpotensi menghambat aliran sungai sehingga bisa memicu banjir. Tanaman liar jenis ini banyak tumbuh di sungai di wilayah Demak, termasuk di Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah. Sebagai upaya normalisasi aliran sungai, warga bersama aparat gabungan dari Koramil Karangtengah membersihkan sungai sepanjang satu kilometer. Sungai ini merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Demak</em> </strong>&#8211; Tanaman enceng gondok menjadi salah satu gulma yang berpotensi menghambat aliran sungai sehingga bisa memicu banjir.</p>
<p>Tanaman liar jenis ini banyak tumbuh di sungai di wilayah Demak, termasuk di Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah.</p>
<p>Sebagai upaya normalisasi aliran sungai, warga bersama aparat gabungan dari Koramil Karangtengah membersihkan sungai sepanjang satu kilometer.</p>
<p>Sungai ini merupakan saluran pembuang yang melintasi Desa Wonowoso, Desa Rejosari, dan Desa Karangtowo. Kegiatan pembersihan dipimpin Danramil Kapten Arm Imam Sunandar.</p>
<p>Kapten Imam mengatakan, aliran sungai ini dapat mengairi areal persawahan di sekitarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Banjir, Angkut 16 Truk Sampah dari Kali Tenggang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/antisipasi-banjir-angkut-16-truk-sampah-dari-kali-tenggang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 02:32:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Enceng Gondok]]></category>
		<category><![CDATA[SAMPAH]]></category>
		<category><![CDATA[semarang banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412338</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Curah hujan masih tinggi. Potensi banjir pun masih besar. Karena itu, Pemkot Semarang terus melakukan bersih-bersih sungai. Terutama sungai yang alirannya tidak lancar karena dipenuhi  sampah dan tanaman enceng gondok. Salah satunya Sungai Pacar, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari. Permukaan sungai ini banyak ditumbuhi enceng gondok sepanjang kurang lebih 250 meter. Tentu saja, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Curah hujan masih tinggi. Potensi banjir pun masih besar. Karena itu, Pemkot Semarang terus melakukan bersih-bersih sungai. Terutama sungai yang alirannya tidak lancar karena dipenuhi  sampah dan tanaman enceng gondok.</p>
<p>Salah satunya Sungai Pacar, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari. Permukaan sungai ini banyak ditumbuhi enceng gondok sepanjang kurang lebih 250 meter.</p>
<p>Tentu saja, hal ini membuat aliran sungai menjadi tidak lancar. Selain itu, sungai rawan meluap jika banjir. Apalagi banyak sampah plastik <em>nyangkut</em> di ‘hutan’ enceng gondok tersebut.</p>
<p>Kemarin (11/1), petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumbuhan air tersebut.</p>
<p>Koordinator Wilayah Timur Bidang SDA DPU Kota Semarang Ari Setiobudi menjelaskan, pembersihan enceng gondok dan sampah dilakukan di tiga lokasi.</p>
<p>Yakni, sungai di Karangroto, Sungai Tenggang Kaligawe, dan Sungai Pacar Kelurahan Tambakrejo.  &#8220;Ini merupakan salah satu penyebab banjir. Karena aliran air menuju pompa penyedot terhambat enceng gondok dan sampah,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
