<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Disdik Kota Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/disdik-kota-semarang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2023 04:15:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Disdik Kota Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disdik Semarang Kembangkan Kurikulum Merdeka Berbasis Digitalisasi</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/19/disdik-semarang-kembangkan-kurikulum-merdeka-berbasis-digitalisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 04:15:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[literasi berbasis digital]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413236</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang terus berbenah dalam mengembangkan implementasi kurikulum merdeka. Salah satunya dengan peningkatan numerasi dan literasi berbasis digital pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Plt Kepala Disdik Kota Semarang Suwarto mengatakan, pendidikan yang baik harus mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya dengan peningkatan digitalisasi dalam proses pembelajaran di sekolah tingkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang terus berbenah dalam mengembangkan implementasi kurikulum merdeka.</p>
<p>Salah satunya dengan peningkatan numerasi dan literasi berbasis digital pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).</p>
<p>Plt Kepala Disdik Kota Semarang Suwarto mengatakan, pendidikan yang baik harus mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya dengan peningkatan digitalisasi dalam proses pembelajaran di sekolah tingkat PAUD, SD, dan SMP.</p>
<p>Terutama di bidang literasi. Dalam pengembangannya, Disdik Kota Semarang mengadakan workshop implementasi kurikulum merdeka pada PAUD PNF. Yakni dengan memberikan pelatihan pembuatan tulisan dan pembelajaran berbasis video.</p>
<p>&#8220;Karena dengan biasa menulis itu nanti mereka akan mempunyai ide-ide untuk pengembangan pendidikan,&#8221; jelasnya saat ditemui di P4 UPGRIS, Rabu (18/1).</p>
<p>Ada 100 peserta yang terdiri atas guru TK, KB, TPA, dan Pos PAUD mengikuti pelatihan ini. Mereka diajarkan membuat literasi video pembelajaran berbasis digital. Seperti membuat karya ilmiah, literasi berbasis video, dan sebagainya. Harapannya nanti guru yang mengikuti pelatihan dapat menyebarkan ilmunya ke teman-temannya yang lain.</p>
<p>&#8220;Intinya dengan karya itu diharapkan masing-masing guru bisa mengembangkan kompetisi di dunia pendidikan dan akan berpengaruh dalam pendidikan karakter pada anak,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran Urban Farming Diberi Porsi 20 Persen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/17/pembelajaran-urban-farming-diberi-porsi-20-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 01:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[KOTA SEMARANG]]></category>
		<category><![CDATA[PKBM]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Farming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412923</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mulai memasukan urban farming menjadi kurikulum muatan lokal di pendidikan kesetaraan. Khususnya di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan sekolah swasta. Sebelumnya, urban farming sudah masuk sebagai kurikulum di sekolah negeri. Plt Kepala Disdik Kota Semarang Suwarto mengatakan setelah memberikan sosialisasi di sekolah negeri. Pihaknya memberikan pengajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mulai memasukan urban farming menjadi kurikulum muatan lokal di pendidikan kesetaraan.</p>
<p>Khususnya di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan sekolah swasta. Sebelumnya, urban farming sudah masuk sebagai kurikulum di sekolah negeri.</p>
<p>Plt Kepala Disdik Kota Semarang Suwarto mengatakan setelah memberikan sosialisasi di sekolah negeri. Pihaknya memberikan pengajaran di PKBM.</p>
<p>Menurutnya adanya urban farming menjadi mata pelajaran pada kurikulum merdeka untuk membangkitkan bakat, minat, dan karakter siswa. &#8220;Nanti porsi pembelajaran urban farming sebanyak 20 persen untuk kearifan lokal,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ijazah Korban Banjir Rusak, Diganti Surat Keterangan Lulus</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/ijazah-korban-banjir-rusak-diganti-surat-keterangan-lulus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 02:24:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[ijazah korban banjir rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412488</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Bencana banjir yang menerjang beberapa wilayah di Kota Semarang membuat korban banjir kehilangan dokumen penting, salah satunya ijazah sekolah. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memfasilitasi pembuatan surat keterangan lulus bagi korban banjir, karena ijazah yang rusak tidak bisa diganti. Plt Kepala Disdik Kota Semarang Suwarto mengatakan, ijazah yang rusak tidak bisa diganti, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> – Bencana banjir yang menerjang beberapa wilayah di Kota Semarang membuat korban banjir kehilangan dokumen penting, salah satunya ijazah sekolah.</p>
<p>Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memfasilitasi pembuatan surat keterangan lulus bagi korban banjir, karena ijazah yang rusak tidak bisa diganti.</p>
<p>Plt Kepala Disdik Kota Semarang Suwarto mengatakan, ijazah yang rusak tidak bisa diganti, namun pemilik ijazah bisa menggunakan surat keterangan jika kehilangan atau rusak karena bencana.</p>
<p>&#8220;Kita akan fasilitasi, ijazah yang rusak kita beri surat keterangan pengganti ijazah. Dokumennya ada di Disdik dan tinggal kami lakukan pengecekan,&#8221; katanya saat ditemui <em>RADARSEMARANG.COM</em>, Kamis (12/1).</p>
<p>Untuk mendapatkan surat keterangan ini, lanjut dia, korban banjir atau bencana lainnya bisa mengajukan surat permohonan keterangan pengganti ijazah kepada Disdik dengan menyertakan foto.</p>
<p>&#8220;Nanti untuk mengurus bisa koordinasi dengan pihak sekolah atau dengan Disdik langsung,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
