<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DIENG &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/dieng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2023 09:05:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>DIENG &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Status Gunung Dieng Waspada, 325 KK di Desa Pranten Masuk Zona Rawan</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/17/status-gunung-dieng-waspada-325-kk-di-desa-pranten-masuk-zona-rawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 09:05:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DIENG]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung Dieng]]></category>
		<category><![CDATA[gunung dieng waspada]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413004</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang &#8211; Pemerintah Desa Pranten, Kecamatan Bawang memetakan ada dua dusun yang masuk zona rawan, imbas naiknya status gunung api Dieng. Yaitu Dusun Rejosari dan Dusun Sigemplong. Karena statusnya masih waspada, warga sekitar pun masih beraktivitas seperti biasa. Sekretaris Desa Pranten, Ela Nurlaila menjelaskan selain aktivitas kawah, pihaknya juga mewaspadai longsor. Hal ini bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batan</em><em>g</em></strong> &#8211; Pemerintah Desa Pranten, Kecamatan Bawang memetakan ada dua dusun yang masuk zona rawan, imbas naiknya status gunung api Dieng. Yaitu Dusun Rejosari dan Dusun Sigemplong. Karena statusnya masih waspada, warga sekitar pun masih beraktivitas seperti biasa.</p>
<p>Sekretaris Desa Pranten, Ela Nurlaila menjelaskan selain aktivitas kawah, pihaknya juga mewaspadai longsor. Hal ini bisa diakibatkan oleh gempa dari aktivitas vulkanik.</p>
<p>&#8220;Dari sekitar 626 KK, yang daerah rawan longsor itu ada dua dusun yang paling rawan. Ada dusun Rejosari sama Sigemplong. Sekitar 172 dan 153 KK,&#8221; ucapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (17/1).</p>
<p>Di Rejosari diketahui warganya berdampingan dengan kawah. Ada 10 rumah yang berdiri persis di bawah kawah. Jika memang ada peningkatan aktivitas kawah, pihaknya akan lebih memprioritaskan 10 rumah tersebut.</p>
<p>Rumah paling ujung hanya berjarak sekitar 10 meter dari kawah-kawah kecil. Sementara jarak pemukiman itu dari kawah besar sekitar 100 meter saja.</p>
<p>Berkaitan dengan status kebencanaan ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Dieng. Ia menyampaikan, saat ini aktivitas warga masih normal karena statusnya masih waspada.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Status Dieng Naik ke Waspada</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/16/status-dieng-naik-ke-waspada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 03:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[DIENG]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<category><![CDATA[waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412833</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Wonosobo &#8211; Sejumlah wilayah pegunungan Dieng mengalami peningkatan status sejak beberapa hari terakhir. Tiga daerah di sekitar kawasan pegunungan tersebut diminta untuk bisa lebih waspada. Status kebencanaan dieng meningkat dari normal ke waspada sejak Jumat (13/1) lalu. Naiknya status ini diakibatkan dari lonjakan aktivitas vulkanik di daerah tersebut. &#8220;Dalam beberapa hari terakhir masih terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Wonosobo</em></strong> &#8211; Sejumlah wilayah pegunungan Dieng mengalami peningkatan status sejak beberapa hari terakhir. Tiga daerah di sekitar kawasan pegunungan tersebut diminta untuk bisa lebih waspada.</p>
<p>Status kebencanaan dieng meningkat dari normal ke waspada sejak Jumat (13/1) lalu. Naiknya status ini diakibatkan dari lonjakan aktivitas vulkanik di daerah tersebut.</p>
<p>&#8220;Dalam beberapa hari terakhir masih terjadi gempa meskipun dengan skala kecil-kecil,&#8221; terang Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono saat dikonfirmasi Minggu (15/1).</p>
<p>Ia menyebut, status waspada masih tetap disematkan hingga Minggu (15/1) kemarin. Sehingga masyarakat di tiga wilayah, yakni Wonosobo, Banjarnegara dan Batang diharap lebih waspada. &#8220;Karena ketiga wilayah ini yang berdekatan dengan daerah Pegunungan Dieng,&#8221; katanya.</p>
<p>Pihaknya sampai saat ini mengaku terus memantau perkembangan terbaru dari situasi tersebut dengan menjalin kerjasama lintas sektor di tiga wilayah tersebut yang dipimpin langsung oleh tim dari Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Dieng.</p>
<p>&#8220;Dan untuk laporan terkini pada Minggu (15/1) sampai sore masih dalam kondisi stabil,&#8221; terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
