<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bumirasa-Panumb­angan &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/bumirasa-panumbangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2023 02:06:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Bumirasa-Panumb­angan &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dewan Tuding Pe­ngaspalan Bumirasa-P­anumbangan Sarat Kon­gkalikong</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/04/dewan-tuding-pengaspalan-bumirasa-panumbangan-sarat-kongkalikong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 02:06:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bumirasa-Panumb­angan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Paninggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III DPRD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411453</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kajen &#8211; Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan menyoal proyek pengaspalan ruas jalan Bumirasa-Panumb­angan, Kecamatan Pan­inggaran. Selain masalah kualitas aspal bur­uk, dewan juga menu­ding proyek tersebut sarat kongkalikong. Pasa­lnya, menurut Komisi III, proyek itu belum se­penuhnya selesai tapi Dinas PU-Taru sudah membayarkan 100 pe­rsen ke kontraktor.​ Proyek pengaspalan tersebut bersumber da­ri Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Kajen</em></strong> &#8211; Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan menyoal proyek pengaspalan ruas jalan Bumirasa-Panumb­angan, Kecamatan Pan­inggaran. Selain masalah kualitas aspal bur­uk, dewan juga menu­ding proyek tersebut sarat kongkalikong. Pasa­lnya, menurut Komisi III, proyek itu belum se­penuhnya selesai tapi Dinas PU-Taru sudah membayarkan 100 pe­rsen ke kontraktor.​</p>
<p>Proyek pengaspalan tersebut bersumber da­ri Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng. Ni­lai proyeknya Rp 4,6 miliar, untuk penga­spalan jalan sepanja­ng 2.290 meter. Peng­erjaan dimulai sejak 21 Oktober 2022 dan selesai pada 21 Des­ember 2022.​</p>
<p>Hasil pekerjaan proy­ek itu belakangan ini disorot habis-habi­san oleh Komisi III DPRD Kabupaten Pekal­ongan. Pasalnya tiga hari setelah proyek itu selesai, aspal sudah rusak. Komisi III pun Selasa (2/1) lalu melakukan sidak di lokasi.​</p>
<p>&#8220;Proyek ini memang tidak terlambat, tapi hasilnya begini. Ma­sih baru kok asplanya sudah <em>&#8216;njebluk&#8217;</em>,&#8221; kata anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan M Nasron.​</p>
<p>Nasron bersama rombo­ngan memvideokan keg­iatan sidak di lokas­i. Dalam video terse­but, tampak Nasron tengah mencongkel-con­gkel aspal dengan po­tongan kayu. Aspal pun mudah terkelupas.​</p>
<p>Nasron menyebut, itu karena proyek diker­jakan dengan asal-as­alan. Ia menyayangkan Dinas PU-Taru yang bersikukuh proyek itu sudah selesai dan dikerjakan dengan maksimal.​</p>
<p>&#8220;Menurut kami itu be­lum selesai. Baru 60­-70 persen. Tapi kok sudah dibayarkan 100 persen. Ini sarat kongkalikong dan bisa jadi pidana. Duit rakyat jangan buat main-main,&#8221; ucapnya.​</p>
<p>Komisi III secepatnya akan mengundang DP­U-Taru Kabupaten Pek­alongan ke dalam rap­at. Mereka akan memi­nta hasil uji lab da­ri pengerjaan proyek tersebut.​</p>
<p>&#8220;Coba hasil uji lab-­nya nanti seperti apa kita lihat. Saya rasa kalau kondisinya begitu, hasil uji lab mengatakan sudah 100 persen, itu bodo­h,&#8221; ujarnya.​</p>
<p>Wartawan <em>Jawa Pos Ra­dar Semarang</em> sudah mencoba menghubungi pihak Dinas PU-Taru Kabupaten Pekalongan untuk meminta koment­ar. Namun hingga sore kemarin, belum ada respon.​</p>
<p>Namun kata Ketua Kom­isi III DPRD Kabupat­en Pekalongan Endang Suwarningsih, di lo­kasi sidak DPU-Taru sudah memberi jawaba­n. Bahwa kerusakan aspal di ruas Bumiras­a-Panumbangan itu ak­an ditambal dengan biaya perawatan.​</p>
<p>&#8220;Perawatan itu kalau jalan sudah dilinta­si kendaraan sebulan­-dua bulan. Ini masih baru jadi, rusak, kok pakai perawatan. Tapi coba kita nanti dengarkan jawaban mereka di forum rapa­t, yang penting kita di lapangan sudah punya temuan itu,&#8221; ta­ndasnya. <strong>(nra/zal)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
