<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BMKG &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/bmkg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2023 02:23:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>BMKG &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muncul Pulau Baru di Desa Teineman Maluku Akibat Gempa, Begini Kata BMKG</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/muncul-pulau-baru-di-desa-teineman-maluku-akibat-gempa-begini-kata-bmkg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 02:23:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Teineman]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Tanimbar]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412331</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Jakarta – Efek gempa magnitudo 7,9, kini muncul pulau atau gunung baru di Desa Teineman, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Kemunculan fenomena alam tersebut juga sempat membuat masyarakat sekitar takut dan panik. Tapi, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, apa yang terjadi di Teineman setelah gempa pada Selasa (10/1) dini hari lalu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>RADARSEMARANG.COM, <em>Jakarta</em> </b>– Efek gempa magnitudo 7,9, kini muncul pulau atau gunung baru di Desa Teineman, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Kemunculan fenomena alam tersebut juga sempat membuat masyarakat sekitar takut dan panik.</p>
<p>Tapi, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, apa yang terjadi di Teineman setelah gempa pada Selasa (10/1) dini hari lalu tersebut merupakan fenomena alam biasa.</p>
<p>Dikenal dengan istilah gunung lumpur (mud volcano) yang terkadang muncul di permukaan beberapa saat pasca terjadinya gempa kuat.</p>
<p>Menurut Daryono, secara fisis, tekanan di dalam lapisan kulit bumi terakumulasi ketika cairan dan gas bawah tanah tidak dapat keluar akibat terjebak dalam lapisan sedimen.</p>
<p>’’Material lunak itu terperangkap yang kemudian dapat menjadi overpressure jika ditekan oleh gaya tektonik atau karena adanya masukan guncangan gempa kuat sebagai input motion,” katanya.</p>
<p>Terpisah, dosen teknik geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Salahuddin Husein mengungkapkan, dalam kerak bumi bagian teratas, ada tumpukan sedimen atau hasil dari erosi darat.</p>
<p>Hasil erosi darat itu kemudian dibawa oleh proses erosi, diletakkan atau disedimentasikan di laut sekitar pulau-pulau. Biasanya yang masuk ke laut itu berukuran halus atau lempung yang jarang sekali bisa menjadi batu dengan cepat. <strong>(gih/wan/c7/ttg)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Cuaca Buruk di Jateng hingga 15 Januari</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/03/potensi-cuaca-buruk-di-jateng-hingga-15-januari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2023 02:22:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk cuaca ekstrem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411284</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jawa Tengah masih berpotensi mengalami cuaca buruk. Baik angin kencang maupun hujan lebat di sejumlah serta berpotensi terjadi banjir rob hingga 15 Januari 2023 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati usai Rapat Koordinasi Kebencanaan tingkat Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jawa Tengah masih berpotensi mengalami cuaca buruk. Baik angin kencang maupun hujan lebat di sejumlah serta berpotensi terjadi banjir rob hingga 15 Januari 2023 mendatang.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati usai Rapat Koordinasi Kebencanaan tingkat Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (2/1). Bersama dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada.</p>
<p>“Kemungkinan bisa lebat di beberapa kabupaten termasuk cukup luas, meluas, terutama di wilayah tengah,” jelas Dwikorita.</p>
<p>Selain itu, angin kencang juga perlu diwaspadai. Prediksi BMKG kecepatan angin dalam beberapa hari ke depan mencapai 35 knot itu sekitar 60 km/jam. Menurutnya, gelombang tinggi juga diprediksi terjadi di pantai selatan Jawa Tengah. Ketinggiannya mencapai 3 sampai 4 meter yang akan terjadi dua hingga tiga hari ke depan. Potensi gelombang tinggi ini juga akan terjadi di Kepulauan Karimunjawa. Pihaknya juga mengimbau kepada nelayan untuk mengalah dan tidak melaut terlebih dahulu.</p>
<p>“Banjir rob akan terjadi cukup panjang, mulai hari ini Senin (2/1) sampai kemudian gelombang banjir rob berikutnya, maksimal 6-15 Januari. Untuk nelayan karena saat ini gelombang masih tinggi dan angin kencang. Tadi, gubernur sudah menyampaikan agar sementara untuk mengalah tidak melaut <em>ya</em>, karena demi keselamatan,” katanya.</p>
<p>Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang turut hadir juga meminta agar pemangku kepentingan aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat. Pihaknya juga memberikan bantuan secara langsung kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Yakni, berupa bantuan anggaran operasinal masing-masing kabupaten/kota Rp 250 juta. Selain itu juga bantuan logistik berupa makanan seperti beras, mi, gula, dan lainnya dengan total Rp 100 juta.</p>
<p>“Sehingga masyarakat juga tahu paham bahwa pemerintah pusat dan daerah ini tidak tinggal diam, tetap bekerja. Dan kami berkomitmen bahwa keselamatan rakyat ini menjadi prioritas utama,” ungkapnya.</p>
<p>Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, sampai hari ini tingkat penanggulangan bencana di tiap-tiap daerah cukup bagus. Penanganan juga dimulai dari hulu dengan teknologi modifikasi cuaca.</p>
<p>“<em>Alhamdulillah</em> kemarin berhasil saya laporkan kepada Kepala BNPB dan BMKG, <em>Alhamdulillah</em> terima kasih sekali dibantu karena itu membereskan,” ujar Ganjar.</p>
<p>Suami dari Siti Atiqoh ini juga mengingatkan agar warga tetap waspada dengan cuaca ekstrem beberapa hari ke depan. Pihaknya mengimbau agar masyarakat membaca informasi dari BMKG, karena angin kencang masih berpotensi dan membahayakan. Termasuk waspada rob karena bulan purnama.</p>
<p>“Maka hitung–hitungan ini yang membikin siaga, maka saya minta patroli tanggul. Karena ada angin tinggi (kencang), saya minta pohon yang tinggi dipangkas, dicukur <em>gitu</em>, ini kita minta agar semuanya <em>aware</em>. Nomor telpon (darurat) dibagi,” katanya. <strong>(kap/aro)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
