<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>online &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/author/online/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2023 03:27:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>online &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>70 Jabatan Struktural Eselon II dan III Kosong</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/70-jabatan-struktural-eselon-ii-dan-iii-kosong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:27:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jabatan struktural eselon III dan II]]></category>
		<category><![CDATA[Lani Dwi Rejeki]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Bupati Batang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412549</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang – Ada 70 jabatan struktural eselon III dan II di Pemkab Batang mengalami kekosongan. Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki yang hampir setahun menjabat belum berani merotasi ataupun mengisi jabatan tersebut. Sebab, sebagai penjabat, kewenangannya terbatas. Sebenarnya rotasi maupun pengisian jabatan definitif bisa saja dilakukan, namun harus melalui persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batang</em></strong> – Ada 70 jabatan struktural eselon III dan II di Pemkab Batang mengalami kekosongan.</p>
<p>Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki yang hampir setahun menjabat belum berani merotasi ataupun mengisi jabatan tersebut. Sebab, sebagai penjabat, kewenangannya terbatas.</p>
<p>Sebenarnya rotasi maupun pengisian jabatan definitif bisa saja dilakukan, namun harus melalui persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).</p>
<p>“Dan kita belum melakukan itu,” ucap Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki usai melantik ratusan pejabat fungsional, Kamis (12/1).</p>
<p>Walau ratusan pejabat fungsional resmi dilantik, kekosongan jabatan struktural juga terbilang banyak. Baik eselon III maupun II.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Ulang Jalan Bumirasa-Panumbangan Capai 50 Persen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/perbaikan-ulang-jalan-bumirasa-panumbangan-capai-50-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[diaspal ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Fadia Arafiq]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Bumirasa-Panumbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Paninggaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412545</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kajen &#8211; Jalan Bumirasa-Panumbangan, Kecamatan Paninggaran, akhirnya diaspal ulang. Saat ini progresnya sudah 50 persen. Kedepan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq akan mem-blacklist rekanan yang hasil kerjanya tak bagus dan tak bertanggung jawab. Pengaspalan jalan Bumirasa-Panumbangan ini sebelumnya geger setelah disidak Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan. Pasalnya baru tiga hari proyek selesai, aspal sudah mengelupas di banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Kajen</em></strong> &#8211; Jalan Bumirasa-Panumbangan, Kecamatan Paninggaran, akhirnya diaspal ulang. Saat ini progresnya sudah 50 persen.</p>
<p>Kedepan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq akan mem-<em>blacklist</em> rekanan yang hasil kerjanya tak bagus dan tak bertanggung jawab.</p>
<p>Pengaspalan jalan Bumirasa-Panumbangan ini sebelumnya geger setelah disidak Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan. Pasalnya baru tiga hari proyek selesai, aspal sudah mengelupas di banyak titik.</p>
<p>Setelah melalui mediasi di Komisi III, CV Jagad Raya selaku kontraktor bertanggung jawab memperbaiki kembali aspal jalan tersebut.</p>
<p>&#8220;Saat itu hasil pengaspalannya tidak sempurna dan kami mendapat sorotan dari berbagai lini. Ini sedang kami perbaiki, mulai 9 Januari 2023 lalu,&#8221; ujar Direktur CV Jagad Raya Sunardi yang mengawasi langsung di lokasi.</p>
<p>Ia menjelaskan, masa pemeliharaan proyek itu enam bulan. Namun perbaikan pasca rusak ini, ia menarget selesai selama 10 hari. Terhitung sejak 9 Januari 2023.</p>
<p>&#8220;Pengaspalan kami ulangi dengan memberi agregat (butir pecahan batu) yang paling kecil, ukuran 0,5 dan menabur abu batu untuk menutup pori-pori,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Tenggelam di Sungai Serayu Hanyut Sampai Tiga Kilometer</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/korban-tenggelam-di-sungai-serayu-hanyut-sampai-tiga-kilometer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:22:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[sungai Serayu]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam di sungai serayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412542</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Wonosobo &#8211; Setelah dicari selama tiga hari akhirnya korban hanyut di Sungai Serayu ditemukan pada Kamis (12/1). M Jaya Laksana, bocah berusia 12 tahun asal Desa Jlamprang, Leksono itu ditemukan di tepi sungai dalam keadaan tak bernyawa. &#8221; Alhamdulillah setelah proses pencarian selama tiga hari ini, kita (relawan) akhirnya bisa menemukan korban,&#8221; terang Koordinator Pengendalian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Wonosobo</em></strong> &#8211; Setelah dicari selama tiga hari akhirnya korban hanyut di Sungai Serayu ditemukan pada Kamis (12/1).</p>
<p>M Jaya Laksana, bocah berusia 12 tahun asal Desa Jlamprang, Leksono itu ditemukan di tepi sungai dalam keadaan tak bernyawa.</p>
<p>&#8221; <em>Alhamdulillah</em> setelah proses pencarian selama tiga hari ini, kita (relawan) akhirnya bisa menemukan korban,&#8221; terang Koordinator Pengendalian dan Operasi (Dalops) BPBD Wonosobo Sabarno saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon kemarin.</p>
<p>Saat pertama kali ditemukan, kondisi bocah 12 tahun itu terlihat hanya mengenakan celana dan mengapung di tepian Sungai Serayu.</p>
<p>&#8220;Kita temukan korban di Sungai Serayu yang masuk wilayah Bojanegara Banjarnegara. Jarak sendiri hanya berkisar 3 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP),&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia ditemukan relawan yang menyisir di sepanjang Sungai Serayu dari arah Rumah Makan Oemah Tahu Sumedang Banjarnegara ke arah awal korban dikabarkan hanyut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wonosobo Butuh 265 Orang Panwaslu</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/wonosobo-butuh-265-orang-panwaslu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:18:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu Kabupaten Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[panwaslu]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412538</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Wonosobo &#8211; Bawaslu Kabupaten Wonosobo segera membuka pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat kelurahan/desa yang akan mengawasi Pemilu 2024. Proses pendaftaran itu bakal dibuka selama seminggu kedepan. &#8220;Iya tanggal pendaftarannya akan dimulai pada Sabtu (14/1) hingga Kamis (19/1) malam,&#8221; terang Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo Sumali Ibnu Kamis (12/1). Menurut Sumali, pembukaan pendaftaran itu untuk menjaring [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Wonosobo</em></strong> &#8211; Bawaslu Kabupaten Wonosobo segera membuka pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat kelurahan/desa yang akan mengawasi Pemilu 2024. Proses pendaftaran itu bakal dibuka selama seminggu kedepan.</p>
<p>&#8220;Iya tanggal pendaftarannya akan dimulai pada Sabtu (14/1) hingga Kamis (19/1) malam,&#8221; terang Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo Sumali Ibnu Kamis (12/1).</p>
<p>Menurut Sumali, pembukaan pendaftaran itu untuk menjaring 265 anggota Panwaslu. Kebutuhan itu telah disesuaikan dengan jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Wonosobo.</p>
<p>&#8220;Setiap desa dan kelurahan nanti akan kita tempatkan satu Panwaslu Desa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sumali berharap dengan adanya mekanisme persyaratan dan pendaftaran yang telah dibuka secara luas ini bisa menjaring kader terbaik di desanya masing-masing. Mereka harus siap ditugaskan untuk melakukan kerja pengawasan secara profesional.</p>
<p>&#8220;Karena nanti mereka yang akan bersentuhan langsung dengan basis massa di masyarakat, dengan berbagai dinamika yang ada,&#8221; tandasnya.<strong> (git/ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>23 Pejabat Fungsional di Pemkab Temanggung Dilantik</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/23-pejabat-fungsional-di-pemkab-temanggung-dilantik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[pejabat fungsional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412535</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung &#8211; Sebanyak 23 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung dilantik. Pemkab sesuaikan pejabat fungsional dengan latar belakang pendidikannya agar bisa bekerja optimal. Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Hary Agung Prabowo mengatakan, para pejabat fungsional ini telah melalui evaluasi penyetaraan jabatan. “Karena masih ada pejabat fungsional yang diangkat dan belum memiliki kesesuaian antara kualifikasi, kompetensi rincian tugas, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> &#8211; Sebanyak 23 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung dilantik. Pemkab sesuaikan pejabat fungsional dengan latar belakang pendidikannya agar bisa bekerja optimal.</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Hary Agung Prabowo mengatakan, para pejabat fungsional ini telah melalui evaluasi penyetaraan jabatan.</p>
<p>“Karena masih ada pejabat fungsional yang diangkat dan belum memiliki kesesuaian antara kualifikasi, kompetensi rincian tugas, maupun unit kerjanya sehingga perlu dilakukan evaluasi,” kata Agung di Aula Gedung PKK Kabupaten Temanggung Kamis (12/1).</p>
<p>Dia menjelaskan, penyetaraan disesuaikan dengan kapabilitas 23 orang tersebut. Jabatan terdahulu atau yang disandang dalam jenjang pendidikan terakhir harus linier.</p>
<p>Hal ini berdasar surat edaran menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemkab Temanggung melakukan evaluasi jabatan fungsional hasil penyetaraan, baik evaluasi terhadap kualifikasi, maupun rincian tugas jabatan fungsional.</p>
<p>“Apabila sudah linier semuanya, ke depannya akan lebih bagus dan dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik,” harapnya. <strong>(din/ton)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arboretum Kalianget Simpan Tanaman Langka dan Anggrek</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/arboretum-kalianget-simpan-tanaman-langka-dan-anggrek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:14:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Arboretum]]></category>
		<category><![CDATA[eduwisata Arboretum Kalianget]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Wonosobo]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Rekreasi Kalianget]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412533</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Wonosobo &#8211; Pemerintah Kabupaten Wonosobo mendukung penuh pengembangan eduwisata Arboretum Kalianget menjadi wahana wisata alam edukatif. Pasalnya, selama ini di kota pegunungan ini belum ada wisaya edukatif semacam itu. Taman Arboretum di kawasan bumi perkemahan seluas kurang lebih 300 meter persegi terletak di Taman Rekreasi Kalianget menyuguhkan wisata alam yang menarik. Pengunjung yang datang akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Wonosobo</em></strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Wonosobo mendukung penuh pengembangan eduwisata Arboretum Kalianget menjadi wahana wisata alam edukatif. Pasalnya, selama ini di kota pegunungan ini belum ada wisaya edukatif semacam itu.</p>
<p>Taman Arboretum di kawasan bumi perkemahan seluas kurang lebih 300 meter persegi terletak di Taman Rekreasi Kalianget menyuguhkan wisata alam yang menarik.</p>
<p>Pengunjung yang datang akan dimanjakan dengan sejumlah tanaman langka yang tumbuh subur di kawasan asri tersebut.</p>
<p>“Setelah Arboretum Kalianget diluncurkan, nanti ke depan kita melihat bersama bagaimana perkembangannya selama empat triwulan di tahun 2023, saya tekankan yang terpenting yaitu keberlanjutannya (sustainable) ke depan harus seperti apa,” ungkap Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam arahannya saat peluncuran Arboretum Kalianget sebagai Wahana Eduwisata Kamis (12/1).</p>
<p>Afif berharap, kawasan eduwisata tersebut dapat dipromosikan lebih luas lagi kepada masyarakat.</p>
<p>Selain itu, seluruh perangkat daerah terkait diminta untuk merawat dan menjaganya sebaik mungkin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada, Muncul Kasus Leptospirosis di Kabupaten Magelang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/waspada-muncul-kasus-leptospirosis-di-kabupaten-magelang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:10:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[leptospirosis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412529</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Mungkid &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang mewaspadai sejumlah penyakit yang muncul di tengah cuaca ekstrem saat ini. Selain demam berdarah dengue (DBD), muncul penyakit leptospirosis. &#8220;Sudah muncul di Kecamatan Sawangan pada September 2022 lalu,&#8221; kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Magelang Budi Suprastowo kepada RADARSEMARANG.COM Kamis, (12/1). Ia menjelaskan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Mungkid</em> </strong>&#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang mewaspadai sejumlah penyakit yang muncul di tengah cuaca ekstrem saat ini. Selain demam berdarah dengue (DBD), muncul penyakit leptospirosis.</p>
<p>&#8220;Sudah muncul di Kecamatan Sawangan pada September 2022 lalu,&#8221; kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Magelang Budi Suprastowo kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em> Kamis, (12/1).</p>
<p>Ia menjelaskan, penyakit tersebut biasanya menyerang ke pedesaan yang notabene punya persawahan. Kasus pertama yang muncul di Kabupaten Magelang salah satunya dialami oleh seorang petani.</p>
<p>&#8220;Jadi punya luka luar kemudian terkontaminasi kuman dari kencing tikus itu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Gejala yang dialami, kata dia, tidak jauh beda dengan DBD. Badan mengalami demam disertai nyeri otot di sekujur tubuh. Parahnya, dapat menyerang organ vital manusia yakni ginjal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Napiter Lapas Magelang Ikrar Setia NKRI</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/dua-napiter-lapas-magelang-ikrar-setia-nkri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:05:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ikrar setia]]></category>
		<category><![CDATA[lapas Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[napiter]]></category>
		<category><![CDATA[narapidana tindak pidana terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412525</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Magelang – Dua narapidana tindak pidana terorisme (napiter) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang melakukan ikrar setia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (11/1). Ikrar dilaksanakan dengan suasana sakral di Ruang Pendidikan Lapas Magelang. Diawali dengan pembacaan ikrar setia kepada NKRI, mereka melanjutkan dengan tanda tangan surat pernyataan ikrar. Kemudian pembacaan Pancasila dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Magelang</em></strong> – Dua narapidana tindak pidana terorisme (napiter) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang melakukan ikrar setia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (11/1).</p>
<p>Ikrar dilaksanakan dengan suasana sakral di Ruang Pendidikan Lapas Magelang. Diawali dengan pembacaan ikrar setia kepada NKRI, mereka melanjutkan dengan tanda tangan surat pernyataan ikrar. Kemudian pembacaan Pancasila dan mencium bendera Merah Putih.</p>
<p>Surat penyataan ikrar ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Magelang Kusbiyantoro, dan para saksi dari BNPT, PK Bapas, Kemenag, dan Densus 88 Antiteror.</p>
<p>“Saya berharap mereka dapat bekerja sama untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar tidak terpapar paham-paham radikal,” jelas Kusbiyantoro.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendapatan Jukir di Kota Magelang Masih Belum Layak</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/pendapatan-jukir-di-kota-magelang-masih-belum-layak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 03:03:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jukir]]></category>
		<category><![CDATA[Juru Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Magelang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412522</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Magelang – Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz meminta juru parkir (jukir) yang bertugas di ruang milik jalan (rumija) tidak menarik ongkos parkir melebihi yang diatur perda. Dirinya pun mengundang 240 jukir rumija ke Pendopo Pengabdian untuk dibina. Dokter Aziz menekankan kejujuran, keramahan, dan kedisiplinan. Ia berharap, tidak ada keluhan masyarakat terkait pelayanan parkir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Magelang</em></strong> – Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz meminta juru parkir (jukir) yang bertugas di ruang milik jalan (rumija) tidak menarik ongkos parkir melebihi yang diatur perda. Dirinya pun mengundang 240 jukir rumija ke Pendopo Pengabdian untuk dibina.</p>
<p>Dokter Aziz menekankan kejujuran, keramahan, dan kedisiplinan. Ia berharap, tidak ada keluhan masyarakat terkait pelayanan parkir yang semena-mena. Hal ini untuk menjaga kenyamanan bersama.</p>
<p>“Uang parkir yang dipatok itu murah Rp 1.000 untuk kendaraan roda dua, Rp 2.000 untuk roda empat. Jangan sampai masyarakat waktu datang tidak ada petugasnya, tapi waktu mau pergi ditarik biaya,” pesannya, Rabu (11/1).</p>
<p>Dari pertemuan tersebut, ia mengetahui sampai saat ini masih ada jukir yang berpendapatan di bawah Rp 1,5 juta. Sebab pendapatan mereka tergantung perolehan target setiap blok. Namun strategi peningkatan pendapatan masih perlu dikaji.</p>
<p>“Kita disiplinkan dulu. Baru kemudian dipikirkan (kenaikan pendapatan), naiknya seberapa harus dikaji dulu. Tidak boleh sembarangan, dikaji efeknya bagaimana, dan sebagainya,” ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kenalakan Remaja, Disdikbud Kota Magelang Gandeng Lintas Instansi</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/antisipasi-kenalakan-remaja-disdikbud-kota-magelang-gandeng-lintas-instansi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 02:59:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Kota Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[mencegah kenakalan remaja]]></category>
		<category><![CDATA[NARKOBA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412519</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Magelang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang akan melakukan kerja sama dengan berbagai instansi untuk mencegah kenakalan remaja. Terlebih dengan pengaruh media sosial, pergaulan dan narkoba. Ketiga hal itu menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Imam Baihaqi berkaitan dengan budaya tidak baik bagi pelajar. Siswa ingin mempraktikkan apa yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Magelang</em></strong> – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang akan melakukan kerja sama dengan berbagai instansi untuk mencegah kenakalan remaja. Terlebih dengan pengaruh media sosial, pergaulan dan narkoba.</p>
<p>Ketiga hal itu menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Imam Baihaqi berkaitan dengan budaya tidak baik bagi pelajar. Siswa ingin mempraktikkan apa yang telah dilihatnya melalui sosial media.</p>
<p>Ia ingin dengan adanya kerja sama, upaya pencegahan menjadi langkah awal. Terutama dalam memantau jika terdapat tindakan para pelajar yang menyimpang atau tidak baik, saat di sekolah maupun di luar sekolah.</p>
<p>“Nantinya instansi-instansi terkait dapat membantu memberikan sosialisasi kepada para pelajar. Misalnya dari BNN, bisa memberikan sosialisasi soal bahaya dari narkoba dan sejenisnya,” jelasnya kepada <em>Radar Magelang</em>, Kamis (12/1), di kantornya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
