Pemanfaatan Google Sites dalam Pembelajaran Wish, Hope And Congratulation

Oleh : Paramitha Safitri Kusumaningtyas, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Sudah hampir satu setengah tahun baik guru maupun siswa dilanda kebosanan akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Sebagian besar orang menyebutnya sebagai musibah. Namun ada yang menilai pandemi membuka pandangan lain tentang pembelajaran.

Dengan pandemi ini, guru dipaksa belajar dan menguasai teknologi sebagai alat pembelajaran. Tak hanya itu, melalui teknologi, diharapkan dapat membunuh kebosanan dalam pembelajaran jarak jauh.

Sebagaimana tertuang dalam Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru bahwa kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam. Mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.

Penulis mengikuti berbagai macam pelatihan terkait penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Salah satunya pelatihan google sites. Google Site merupakan tool yang digunakan untuk menciptakan custom website. Mirip dengan wiki, kita dapat mengembangkan situs kita sendiri dalam membuat website dan isinya.

Kemudian kita dapat memilih kepada siapa saja situs tersebut dibagikan. Kita dapat menentukan siapa pemiliknya, siapa yang diizinkan untuk mengedit dan memperbaiki, dan siapa yang diizinkan untuk melihat situs.

Kita dapat membatasi siapa saja yang dapat melihat situs menjadi kelompok kecil dan pribadi atau kita dapat memilih untuk mempublikasikan supaya situs mudah diakses siapa saja di dunia (https://sites.google.com/site/tutorialsitesums/definisi)
Untuk memaksimalkan performa google sites dalam pembelajaran.

Baca juga:   Mobile Spreadsheet Tingkatkan Keaktifan Siswa Belajar Aplikasi Pengolah Angka

Ada tools tambahan, di antaranya google formulir, google classroom, google slide. Manfaat google sites sebagai media pembelajaran, materi termuat dalam situs e-learning, sehingga peserta didik dapat mempelajari kapan saja dan di mana saja, tanpa harus membawa buku pelajaran.

Materi yang termuat telah tersusun berurutan, sehingga peserta didik dapat mempelajari sesuai kemampuannya, situs e-learning memuat tes yang bisa dikerjakan peserta didik. Baik di awal pembelajaran (pre test) dan evaluasi di akhir pembelajaran (post test).

Dengan mengerjakan tes peserta didik bisa melihat jawaban dan skor yang ditampilkan pada google form. Guru dapat mencantumkan video untuk memudahkan pemahaman peserta didik. Peserta didik dapat membuat portofolio tugas individu. Dan bekerja sama dengan siswa di seluruh dunia untuk berbagi ide.

Pada semester gasal tahun pelajaran 2021 / 2022 ini, penulis mengajar di kelas IX. Dalam 1 semester gasal ini hanya akan ada dua KD kompetensi pengetahuan yang dipelajari pada mata pelajaran bahasa Inggris, salah satunya KD 3.1 menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi interpersonal lisan dan tulis yang melibatkan tindakan menyatakan harapan, doa. Dan ucapan selamat atas suatu kebahagiaan, prestasi, serta menanggapinya sesuai konteks penggunaannya.

Baca juga:   Mudah Belajar Ekosistem dengan Metode Pembelajaran Discovery Learning

Penulis menggunakan google sites untuk membantu dan memudahkan peserta didik memahami materi. Dalam memanfaatkan google sites sebagai media pembelajaran, penulis menampilkan empat sampai lima halaman yang dapat dilihat siswa. Pada halaman pertama, penulis menuangkan judul atau materi yang akan mereka pelajari dan sapaan.

Halaman kedua, penulis memaparkan tujuan pembelajaran. Sedangkan halaman ketiga berisi materi pembelajaran, yang dapat berisikan gambar, tabel bahkan video. Halaman keempat merupakan latihan soal. Halaman ini sebagai bentuk penilaian kecil akan pemahaman terkait materi yang telah mereka pelajari yang didukung google form agar lebih praktis dalam penilaian.

Pada halaman kelima berisikan referensi atau sumber-sumber yang penulis ambil. Namun halaman ini optional. Berarti dapat diadakan atau tidak, tergantung mood penulis. Diharapkan dengan metode ini siswa lebih mudah mempelajari materi dan bersemangat dalam pembelajaran yang dilakukan secara jarak jauh. (ra1/lis)

Guru SMP Negeri 1 Tirto, Kabupaten Pekalongan

Populer

Lainnya