Microsoft Sway dan Microsoft Form Media Interaktif dalam Pembelajaran IPA

Oleh: Muhammad Muslich, S. Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DI masa pandemi seperti saat ini, guru dituntut meningkatkan kreativitasnya untuk melakukan pembelajaran secara online. Guru juga dituntut untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang teknologi informasi.

Di era milenial atau modern seperti sekarang ini banyak sekali kemajuan teknologi dan informasi yang telah diciptakan. Diantaranya adalah dalam dunia pendidikan, banyak sekali program atau aplikasi yang telah diciptakan untuk mendukung dunia pendidikan.

Karenanya guru dituntut untuk selalu selangkah lebih maju dalam mempersiapkan proses belajar mengajar yang dapat mengakomodasi kebutuhan dan minat siswa.

Diantara hikmah yang dapat diambil oleh guru dalam pembelajaran online/pembelajaran jarak jauh adalah guru beradaptasi dengan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran. Sebelum pandemi, proses pembelajaran menggunakan papan tulis dan spidol.

Pada masa pandemi seperti saat ini proses pembelajaran menggunakan kelas maya dengan memanfaatkan berbagai aplikasi. Aplikasi yang digunakan di SMK Negeri 1 Karangdadap Kabupaten Pekalongan diantaranya WhatsApp, Google Classroom, dan Microsoft Office 365. Diantara fitur Microsoft Office 365 yang mendukung dalam pembelajaran jarak jauh dengan konten pembelajaran yang interaktif adalah Microsoft Sway.

Microsoft Sway adalah aplikasi yang mudah dalam membuat dan berbagi laporan, kisah pribadi, dan presentasi yang interaktif, serta banyak hal lainnya. Mulai dengan menambahkan teks dan gambar kita sendiri atau mencari dan mengimpor konten yang relevan dari sumber lain.

Baca juga:   Modul Praktik Pengolahan Makanan Tingkatkan Hasil Pembelajaran

Huda (2017) menjelaskan bahwa Sway merupakan alat presentasi berbasis internet dengan berbagai fitur-fitur sehingga ketika presentasi dijalankan dapat menggabungkan teks, gambar, video dan suara.

Sway juga merupakan salah satu bentuk multimodal teks yang mengkombinasikan gambar dan bentuk tertentu. Erni Murniarti (2020) menyampaikan bahwa melalui Sway, peserta didik mendapatkan pengalaman baru dalam mengerjakan tugas sekolah, laporan kelas, dan bahkan portofolio personal dengan Smartphone.

Pada Microsoft Sway ini kita juga bisa menyisipkan Embed forms. Microsoft Forms adalah aplikasi sederhana yang memungkinkan pengguna untuk membuat formulir berupa survey, jejak pendapat, kuis dan lain sebagainya secara daring.

Pembuatan forms yang mudah tanpa harus menguasai bahasa pemprogaman yang rumit seakan menjadi solusi bagi guru yang terbatas dalam menggunakan IT. Kemampuan forms dalam memberikan analisa hasil jawaban kuis peserta didik juga memudahkan guru dalam menelaah materi pembelajaran yang belum dikuasai.

Di sekolah, Microsoft Forms dapat digunakan untuk membuat kuis, mengumpulkan umpan balik dari guru dan orang tua, atau merencanakan aktivitas kelas. Guru dapat memanfaatkan Microsoft form sebagai kuis untuk mengevaluasi hasil pembelajaran siswa.

Penulis menggunakan Microsoft Sway dan Microsoft Form dalam penyampaian materi Keanekaragaman Makhluk Hidup yang masuk di KD 3.1. Memahami gejala alam biotik dan abiotik. Materi tersebut ada di Kompetensi Keahlian Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP) kelas X. Langkah pertama yang perlu dilakukan dalam pembelajaran menggunakan Sway adalah membuat akun dan masuk di halaman Sway.

Baca juga:   Discovery Learning Tingkatkan Aktifitas Belajar IPA

Guru bisa menggunakan email dari Microsoft seperti Hotmail atau Outlook. Sementara untuk akun Google Mail tidak dapat digunakan untuk membuat akun di Sway. Setelah masuk akan muncul fitur-fitur seperti judul, teks, gambar, video, tweet, audio, sematkan, dan juga grup. Langkah selanjutnya adalah menyusun tampilan yang akan kita buat dengan mengatur tata letak, skema warna, menyiapkan teks diskripsi materi Keanekaragaman Makhluk Hidup.

Kemudian guru bisa menyisipkan gambar atau foto tentang contoh keanekaragaman tingkat gen, keanekaragaman tingkat spesies, dan keanekaragaman ekosistem. Foto atau gambar yang kita sisipkan pada teks tersebut bertujuan agar siswa/peserta didik tertarik pada materi pelajaran dan tidak bosan dengan teks yang harus mereka baca. Hal ini dapat menyebabkan siswa termotivasi untuk mengikuti materi pelajaran.

Pada Microsoft Sway ini kita juga bisa menyisipkan Embed forms untuk mengevaluasi siswa yang berupa kuis atau pertanyaan dari materi yang sudah disampaikan.

Harapan penulis, melalui pemanfaatan aplikasi Microsoft Sway dan Microsoft Form, pembelajaran menjadi lebih bervariasi, interktif, suasana menyenangkan, dan siswa semakin tertarik dengan materi yang diberikan oleh guru. Sehingga pembelajaran lebih optimal dan hasil pembelajaran lebih meningkat. (gb/zal)

Guru SMKN 1 Karangdadap Pekalongan

Populer

Lainnya