Senang Menulis Surat Pribadi dengan Surprize Zoom

Oleh : Budi Sulistyowati, S,Sos.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN Jarak Jauh masih menjadi pilihan pada masa Pandemi. Sampai saat ini siswa belum pernah hadir ke sekolah dan bertemu dengan teman-temannya serta bapak dan ibu gurunya. Interaksi terjadi hanya melalui grup WhatsApp maupun Google Classroom. Ketika melakukan interaksi di kedua media tersebut, peserta didik hanya menyampaikan ide atau gagasannya secara singkat, tanpa memperhatikan kaidah kebahasaan maupun strukturnya.

Penyederhanaan kurikulum khususnya pada mata pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII terdapat KD. 4.12 Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi. Kompetensi ini sangat tepat digunakan sebagai sarana berkomunikasi yang lebih efektif karena di dalam surat, siswa dapat menuangkan gagasannya secara lengkap. Seharusnya kompetensi ini sudah dimiliki oleh siswa. Namun pada kenyataannya banyak siswa yang tidak menguasainya karena kebiasaan menulis secara singkat di WA maupun media teknologi komunikasi lainnya. Hal ini terjadi pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Cepiring. Tidak hanya siswa, tetapi guru juga mengalami hal yang sama. Ada berbagai hambatan pada saat akan menjelaskan dan menyampaikan materi pembelajaran.

Dalam pembelajaran Kompetensi Dasar Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi, selain dilaksanakan secara online juga diberikan tugas secara terbimbing dengan memaksimalkan peran orang tua di rumah. Berdasarkan hal tersebut tersebut penulis menggunakan “SURPRISE ZOOM ( Surat Pribadi Semasa Pandemi dengan Zoom Metting)” yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi menulis surat pribadi siswa dalam masa pandemi dengan memaksimalkan penggunaan media teknologi komunikasi yang berupa zoom meeting.

Baca juga:   Menumbuhkan Motivasi Belajar Sejarah melalui Penugasan Kliping

Menurut Enung Nurhayati (2019) surat pribadi adalah bentuk komunikasi tulis (surat-menyurat) yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai pribadi bukan sebagai wakil atau urusan yang berkaitan dengan kelembagaan/kedinasan/resmi. Siswa adalah pemimpin pembelajaran dalam arti merekalah yang membuat kegiatan belajar mengajar bermakna, sehingga pembelajaran akan disesuaikan dengan tingkatan kemampuan siswa dan didukung dengan beragam teknologi yang memberikan pendekatan personal bagi kemajuan pembelajaran tiap siswa, tanpa mengabaikan pentingnya aspek sosialisasi dan bekerja dalam kelompok untuk memupuk solidaritas sosial dan keterampilan lunak (soft skills). Menurut I Made Bhudi Saputra (2021) melalui teknologi, dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran guru bisa langsung berinteraksi dengan siswa tetapi juga bisa secara tidak langsung sehingga dikenal dengan model sinkron dan asinkron.

Pada pelaksanaan pembelajaran sinkron, guru bersama siswa melakukan kegiatan zoom meetingyang bertujuan untuk membahas teknik-teknik menulis surat pribadi. Setelah itu siswa diberikan tugas menulis surat pribadi dengan pembelajaran asinkron pendampingan melalui grup WhatsApp dan Google Classroom. Siswa diberi waktu satu minggu untuk menyelesaikan tugasnya. Selama mengerjakan tugas di rumah, siswa diberikan kesempatan untuk bertanya kepada guru, baik lewat grup WhatsApp atau WhatsApp pribadi, seta google classroom. Selain itu siswa juga diperkenankan untuk bertanya kepada orang tua maupun orang-orang di sekitarnya serta mencari informasi di buku dan internet. Sesuai dengan prisip yang disampaikan oleh Nadiem Makarim yaitu “Jadikanlah setiap tempat adalah sekolah dan jadikanlah setiap orang adalah guru”

Baca juga:   Kliping Embalase Memudahkan Belajar SBDP

Setelah melakukan proses pembelajaran dan pendampingan kepada siswa dalam menulis surat pribadi maka hasil yang diharapkan dapat tercapai. Selain membekali siswa dengan keterampilan, pembelajaran Surprise Zoom ini, juga bertujuan untuk mewujudkan siswa yang berkarakter, seperti percaya diri, disiplin, tanggung jawab, dan santun. (rs1/zal)

Guru SMPN 4 Cepiring

Populer

Lainnya