Aplikasi E-learning sebagai Media Pendukung Pembelajaran Daring

Oleh : Dedi Priyono S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PERKEMBANGAN teknologi informasi di Indonesia sudah sangat pesat. Terlihat dari penggunaan teknologi informasi yang dulu hanya digunakan pada perusahaan-perusahaan besar sekarang penggunaan teknologi informasi sudah digunakan oleh perusahan-perusahaan kecil. Bahkan, mulai merambah ke sektor pendidikan. Teknologi yang terus berkembang akan memberikan dampak suatu perubahan pada sebuah sistem. Semula sistem dilakukan secara manual, kini sudah komputerisasi. Sekolah yang ingin terus meningkatkan kualitasnya, sudah mulai menerapkan penggunaan teknologi informasi untuk kelancaran kegiatan.

Penggunaan media dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran di masa pandemi ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Meski begitu, perlu ditunjang penerapan media pembelajaran, sehingga diperoleh manfaat lebih besar. Selain lebih menarik minat siswa, dapat menumbuhkan motivasi belajar. Materi pengajaran lebih mudah dipahami. Siswa tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi lebih aktif dan terlibat dalam proses mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dan lain-lain. Salah satu media pembelajaran yang lebih efektif dan efisien untuk digunakan adalah website dengan jaringan internet. Oleh karena itu, penulis menggunakan aplikasi e-learning. E-learning merupakan dasar dari teknologi informasi dan komunikasi.
Purbo (2002) mengatakan, sistem pembelajaran elektronik atau dalam bahasa Inggris Electronic Learning (e-learning) dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk tekhnologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses dimana saja.

Baca juga:   Manfaat Guru Aktif di Ormas

Adapun halaman yang ada tersedia, pertama, desain sistem. Pada halaman ini, siswa akan mendapatkan materi dan soal mata pelajaran bahasa Inggris dan nantinya siswa diminta menyelesaikan soal-soal yang telah ditampilkan. Sedangkan yang meng-input materi dan soal adalah guru atau admin. Cara peng-input-nya admin atau guru terlebih dahulu login dengan memasukan id dan password yang sudah terdaftar. Setelah berhasil login, akan tampil data user. Maka guru atau admin bisa meng-input materi dan soal serta bisa melihat nilai siswa.

Kedua, hasil implementasi. Ini terbagi menjadi beberapa halaman, yaitu interface halaman utama, halaman login dimana digunakan untuk memasukan username dan password akun yang sudah terdaftar, halaman admin panel atau guru, halaman tambah materi, halaman tambah soal, halaman lihat nilai digunakan untuk melihat nilai semua siswa, halaman tambah pengumuman, halaman latihan soal, halaman nilai digunakan untuk menentukan hasil nilai dari soal yang telah dikerjakan siswa, halaman materi, yang mana berisi laman untuk memilih materi pada pembelajaran apa yang akan dipelajari. Misal pada mata pelajaran bahasa Inggris kelas 5 tema “My Class” dimana isi materinya menjelaskan tentang nama-nama benda dalam kelas dengan bahasa Inggris. Contohnya, my class is very clean. Ada juga contoh soal tentang my class dalam bahasa Inggris dengan bentuk pilihan ganda. Tentunya soal ini diletakkan pada halaman tambahan soal (A Rasio, 2017).

Baca juga:   Pendekatan Kontekstual Teknik Keywords Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi

Kesimpulannya, dengan adanya aplikais e-learning, siswa dapat mempelajari materi dan mengerjakan latihan soal dalam pembelajaran daring. Aplikasi e-learning ini sangatlah membantu guru di masa pembelajaran secara online. Guru tinggal mengunggah materi melalui aplikasi tersebut. (ips2/ida)

Guru SDN 01 Simego Petungkriyono, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan

Populer

Lainnya