Tingkatkan Minat Menulis Cerita Inspiratif melalui Pengalaman Pribadi

Oleh : Dra. Nur Hidayati

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak sektor dalam kehidupan manusia. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah sektor pendidikan. Pembelajaran yang penulis lakukan di SMP Negeri 1 Slawi untuk sementara waktu dilakukan secara daring atau online (50 persen) dan pembelajaran tatap muka (50 persen).

Jadi kegiatan tersebut sebagai usaha sekolah untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 dan sekolah pun tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia Kondisi Khusus pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021di kelas 9 KD 4.2, yaitu mengungkapkan rasa simpati, empati, kepedulian, dan perasaan dalam bentuk cerita inspiratif dengan memperhatikan struktur cerita dan aspek kebahasaan.

Siswa diharapkan mampu memunculkan ide dan kreativitas mereka untuk membuat cerita inspiratif kemudian mempresentasikan di depan teman sekelas. Hal inilah kadang siswa merasa kesulitan bahkan merasa malas untuk mencoba menulis. Untuk mengajak siswa agar bisa menulis cerita yang dapat menginspirasi pembacanya, maka saya sebagai guru mengajak siswa untuk mencoba menulis cerita dengan pengalaman pribadi yang pernah dialaminya.

Pada dasarnya menulis itu merupakan suatu kegiatan menuangkan gagasan, pikiran, dan perasaan seseorang yang diungkapkan dalam bahasa tulis dan dapat dipahami oleh orang lain. Ini sejalan dengan pendapat dari Imron Rosid (2014 :3) yang mengatakan bahwa menulis itu salah satu bentuk berpikir yang juga merupakan alat untuk membantu orang lain. Melalui sebuah tulisan, seseorang dapat mengungkapkan masalah yang dihadapi dan kadang tulisan dapat pula mewakili isi hati.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Menulis Aksara Jawa Menggunakan Kartu Huruf

Menurut Burhan Nurgiyantoro dalam Teori Pengkajian Fiksi (1998), cerita merupakan isi dari ekspresi naratif. Ekspresi tersebut dapat berupa sedih, senang, atau semangat. Salah satu cerita yang bertujuan untuk membangun semangat adalah cerita inspiratif. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, inspiratif berasal dari kata dasar inspirasi yang berarti ilham. Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa cerita inspirasi adalah kisah yang menggerakkan hati sehingga membuat pembacanya bersemangat atau termotivasi.

Cerpen merupakan salah satu karya tulis berbentuk prosa yang diangkat dari berbagai macam jenis kisah. Baik itu kisah nyata maupun kisah fiksi. Cerpen biasanya hanya memberikan kesan tunggal dan memusatkan fokus pada satu tokoh dan situasi saja yang penuh konflik, peristiwa dan pengalaman (Nurhayati, 2019: 116).

Dari pendapat di atas ada kesamaan struktur cerpen (orientasi, rangkaian peristiwa, komplikasi , dan resolusi) dan struktur teks cerita inspiratif (orientasi, perumitan peristiwa, komplikasi, resolusi, dan koda). Di sini ada perbedaan, yaitu koda yang terdapat pada teks cerita inspiratif.

Baca juga:   Antusiasme Siswa Belajar Integral melalui Tayangan Video

Pengalaman pribadi adalah pengalaman yang pernah dialami oleh seorang individu yang melibatkan individu itu sendiri. Pendapat sebagian orang bahwa pengalaman pribadi merupakan guru paling berharga. Seseorang kadang sulit untuk melupakan pengalaman pribadi. Cerita yang diambil dari kisah nyata yang dialami oleh siswa sendiri akan lebih mudah siswa untuk menulis cerita inspiratif.

Sehingga mereka akan tumbuh minat untuk menulis cerita inspiratif dengan ide atau gagasan yang lebih kreatif. Sebetulnya untuk menulis cerita inspiratif siapa pun bisa, tetapi siswa sering kurang percaya dan takut hasil apa yang ditulis akan ditertawakan teman-teman.

Teks cerita inspiratif yang ditulis dari pengalaman pribadi dapat meningkatkan minat siswa menulis teks cerita inspiratif dan siswa bisa terampil dalam menulis teks cerita inspiratif. (gb2/lis)

Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Slawi, Kabupaten Tegal.

Populer

Lainnya