Lagu Bangun Timur Aktifkan Pembiasaan Positif di Masa Pandemi

Oleh : Endang Yulistiarini S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, WORK from home, work from office, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), zoom meeting, virtual, sudah tidak asing lagi istilah tersebut di telinga kita dalam era pandemi Covid-19. Namun hal tersebut mengubah kedisiplinan semua lapisan masyarakat. Terutama kebiasaan bangun dan mandi di pagi hari sekarang sudah jarang dilakukan oleh anak-anak, bahkan orang dewasa yang bekerja dari rumah. Hal ini terjadi karena mereka hanya di rumah saja, mengerjakan tugas dari rumah tidak harus mandi dulu, karena tugasnya dikirim lewat online, jadi tidak bertemu langsung dengan orang lain. Banyak orang tua mengeluhkan anaknya tidak mau mandi pagi, dan malas mengerjakan tugasnya. Orang tua melaporkan supaya gurunya menasehatinya, karena bila dinasehati orang tuanya, tidak mendengarkan.

SD Negeri 04 Pedawang, terletak di daerah terpencil dan pegunungan yang hawanya sejuk. Sebelum pandemi Covid-19 anak–anak ke sekolah dengan jalan kaki melewati jalan setapak. Jalan yang dilalui sangat sulit. Tapi mereka tetap semangat dalam belajar, beda dengan sekarang. Setelah guru mengecek laporan beberapa orang tua, ternyata siswa kelas 4 jarang yang bangun pagi. Bahkan mereka malas mandi di pagi hari. Sehingga guru mencari solusi terbaik untuk mengubah kebiasaan bangun dan mandi di pagi hari, dengan lagu yang terlupakan, yaitu lagu “Bangun Timur”. Supaya siswa mempunyai karakter yang baik, semangat dalam belajar dan hasil belajar meningkat.

Baca juga:   Ajak Siswa Berpikir Kritis dengan Metode Example Non Example

Tujuan pendidikan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan bertanggung jawab (UU nomor 20 tahun 2003 pasal 3). Tujuan pendidikan akan tercapai dengan baik, bila guru di SD menanamkan kosep dasar dengan benar. Pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang agar sesuatu tersebut dapat menjadi kebiasaan, Anis Ibnatul M, dkk (2013:1). Penanaman pendidikan karakter harus dimulai sejak dini. Karena ini pembiasaan ini butuh proses tidak instan. Sehingga menghasilkan generasi yang baik sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, yang tentunya dimulai dari jenjang pendidikan paling dasar. Yang akan melekat dalam sikap, tindakan dan ingatan siswa.

Berikut langkah yang guru lakukan supaya mengaktifkan siswa dalam belajar. Guru mengirimkan syair dan melodi lagu “Bangun Tidur”, siswa diminta menyanyikan lagu tersebut, mempraktikannya setiap pagi. Kemudian mengabsen kehadiran siswa dan menanya kabar lewat media online. Siswa absen pagi dengan menyanyikan lagu Bagun Tidur dan divideokan. Tentunya siswa sudah rapi dan siap memulai PJJ dengan zoom meeting/MS. Guru memulai pembelajaran, membuka kesempatan tanya jawab dengan siswa, memotivasi siswa supaya tetap semangat dalam belajar, dan memberian soal. Siswa bisa mengirimkan tugas melalui WA. Video lagu “Bangun Tidur” terbaik yang dikirimkan oleh siswa dijadikan status oleh guru sehingga siswa lain bisa melihatnya dan termotivasi untuk bangun pagi, mandi pagi, dan membuat video dalam pembiasaan karakter. Dengan demikian, semangat dalam belajar selalu melekat di dada siswa, walaupun PJJ.

Baca juga:   Belajar Perkembangbiakan Tumbuhan secara Vegetatif Buatan melalui Metode Eksperimen

Dengan lagu “Bangun Timur”, berhasil aktifkan pembiasaan bagun dan mandi pagi siswa kelas 4 SDN 04 Pedawang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan sehingga semangat dan hasil belajarnya meningkat. (ag2/ida)

Guru SDN 04 Pedawang Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan

Populer

Lainnya