Belajar Asyik dengan Model Guided Discovery Learning

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Dan proses pembelajaran merupakan interaksi semua komponen atau unsur yang terdapat dalam pembelajaran, yangsatu sama yang lainnya saling berhubungan dalam sebuah rangkaian untuk mencapai tujuan (Hamid, 2014:207).

Pembelajaran di masa pandemi sekarang ini menuntut guru untuk lebih aktif lagi. Materi yang disampaikan ke siswa harus bisa terserap dengan baik. Banyak kendala yang dihadapi baik guru maupun siswa.

Salah satunya adalah pembelajaran IPA, materi sistem peredaran darah kelas V sekolah dasar (SD). Dalam pelajaran IPA biologi peredaran darah pada manusia adalah sistem yang dapat mengedarkan darah dari jantung hingga ke seluruh tubuh dan akan kembali lagi ke jantung yang meliputi komponen-komponen dalam sistem peredaran darah pada manusia.

Darah komponen terpenting karena darah berfungsi sebagai pembawa nutrisi dan oksigen keseluruh tubuh. Ada tiga macam sel darah yaitu (sel darah merah, keping darah, sel darah putih).

Di SDN 05 Kabunan Kec. Taman, Kabupaten Pemalang khususnya kelas V, masih banyak siswa yang belum bisa memahami materi yang diajarkan guru. Terlihat dari nilai harian yang masih rendah. Dengan adanya kenyataan tersebut, kami mencoba menggunakan model guided discovery learning.

Baca juga:   Belajar Peristiwa Proklamasi dengan Role Playing

Adapun pengertian model adalah gambaran kecil atau miniatur dari sebuah konsep besar. Model pembelajaran adalah gambaran kecil dari konsep pembelajaran secara keseluruhan. Termasuk dalam hal ini adalah tujuan dan sistem pengelolaan. Dengan demikian model pembelajaran adalah suatu perencanaa atau pola yang digunakan sebagai pedoman dalam pembelajaran (Suyadi, 2013:14). Guided discovery learning terdiri dari tiga suku kata, yaitu yang pertama terdiri dari kata “guided” yang artinya terbimbing, yang kedua “discovery” yang artinya penemuan, dan yang terakhir yaitu “learning” yang artinya pembelajaran. Jadi jika digabungkan guided discovery learning artinya pembelajaran penemuan terbimbing.

Menurut Eggen dan Kaunchak (2012: 177) model guided discovery learning adalah suatu pendekatan mengajar di mana guru memberi siswa contoh-contoh topik spesifik dan memandu siswa untuk memahami topik tersebut.

Model guided discovery learning sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran IPA khususnya materi peredaran darah pada manusia. Siswa akan terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran karena meraka akan menemukan sendiri apa yang mereka pelajari dengan bimbingan guru dengan cara mereka menemukan sendiri materinya itu berarti mereka lebih paham terhadap materi tersebut dan tentunya pembelajarannya akan lebih bermakna.

Baca juga:   Berkreasi Membuat Miniatur 3 Dimensi Tata Surya dari Plastisin

Menurut Syah dalam Kemendikbud (2013) dalam mengaplikasikan model guided discovery learning di kelas, ada beberapa prosedur yang harus dilaksanakan. Yakni stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan), proble statement (pernyataan/identifikasi masalah), data collection (pengupulan data), data processing (pengolahan data), verification (pembuktian), generalization (menarik kesimpulan). (ti2/lis)

Guru SDN 05 Kabunan Kec. Taman, Kabupaten Pemalang.

Populer

Lainnya