Menulis Teks Berita Efektif dengan Teknik Tayasi

Oleh: Chumasiatu Zahro, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar bahasa pada hakikatnya adalah belajar berkomunikasi. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMK diarahkan agar siswa memiliki kemampuan untuk berkomunikasi baik secara lisan maupun terulis. Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup empat aspek keterampilan berbahasa yaitu menyimak (mendengarkan), berbicara, membaca, dan menulis.

Keterampilan menulis adalah kemampuan menggunakan bahasa secara tertulis untuk menyampaikan informasi suatu peristiwa sehingga timbul komunikasi (Tarigan,1982:9). Menulis merupakan salah satu dari empat aspek keterampilan berbahasa. Dari keempat aspek keterampilan berbahasa ini tingkat kesulitan yang paling tinggi adalah keterampilan menulis.

Rusyana (1988:191) mengungkapkan bahwa menulis merupakan kemampuan menggunakan pola-pola bahasa secara tertulis untuk mengungkapkan suatu gagasan atau pesan, misalnya menulis karya ilmiah, menulis surat, dan menulis karangan lainnya. Menulis teks berita merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik. Agar kemampuan menulis teks berita dapat dikuasai peserta didik maka pembelajaran menulis teks berita harus dikemas sedemikian rupa sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Guru harus dapat menentukan strategi pembelajaran yang tepat, guru harus dapat memilih media yang bisa menjadi perantara pembelajaran dengan baik, serta harus dapat memotivasi siswa supaya siswa lebih bergairah dalam mengikuti pembelajaran menulis tek berita.

Baca juga:   Blended Learning Alternatif Pembelajaran Era New Normal Life

Berdasarkan hasil tes dalam proses pembelajaran diperoleh hasil bahwa kemampuan menulis teks berita siswa kelas XII AKL 3 masih rendah terbukti dari jumlah siswa 36, hanya 12 peserta didik atau 32,25 % mampu menulis teks berita dengan benar. Sedangkan 24 peserta didik atau 67,75 % belum mampu menulis teks berita dengan benar artinya peserta didik belum bisa melewati nilai batas minimal KKM.

Oleh karena itu, maka perlu suatu tindakan agar kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas XII AKL 3 meningkat. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis peserta didik melalui pembelajaran menulis teks berita dengan teknik tayasi. Yang dimaksud pembelajaran menulis teks berita dengan teknik tayasi (dari tayangan hingga investigasi) adalah pembelajaran menulis teks berita yang diawali dengan penayangan rekaman peristiwa melalui layar televisi atau LCD, kemudian peserta didik diminta mencermati tayangan tersebut. Setelah mencermati tayangan tersebut, peserta didik membaca teks berita (model teks berita) yang isinya pemberitaan peristiwa yang ada dalam tayangan tersebut. Setelah membaca teks berita, peserta didik berdikusi untuk menemukan dan menentukan unsur-unsur berita serta bentuk susunan teks berita yang dibacanya. Setelah menemukan dan memahami unsur-unsur berita serta bentuk susunan teks berita yang dibacanya, peserta didik berlatih menulis teks berita tentang peristiwa yang baru saja terjadi/dialami di kelasnya. Kegiatan selanjutnya adalah peserta didik melakukan investigasi di luar kelas dalam bentuk wawancara dengan sumber berita dan tinjauan lokasi/observasi ke tempat peristiwa yang dijadikan bahan berita. Setelah melakukan investigasi peserta didik menulis teks berita dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas sesuai dengan hasil investigasinya. Diharapkan dengan penerapan teknik Tayasi tersebut pembelajaran menulis teks berita akan lebih menarik dan menyenangkan.

Baca juga:   UKK Membuat Siswa Lebih Percaya Diri di DUDIKA

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis teks berita dengan teknik tayasi efektif dapat meningkatkan kemampuan menulis teks berita peserta didik kelas XII AKL 3 dan meningkatkan gairah siswa dalam mengikuti pembelajaran sehingga lebih tekun dan serius. Ketekunan dan keseriusan merupakan modal bagi siswa untuk lebih berkonsentrasi. Akhirnya dengan konsentrasi yang tinggi maka kemampuan menulis teks berita akan meningkat. (ipa1/ton)

Guru Bahasa Indonesia SMK Negeri Karangpucung Kab. Cilacap.

Populer

Lainnya