Asyik Pelajari Nada-Nada dengan Tutorial Penangkal Fals

Oleh : Sri Yuni Saraswati

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Memiliki suara merdu merupakan anugerah Tuhan. Karena tidak semua manusia memiliki warna suara yang menarik. Terkadang orang-orang yang memiliki suara sumbang atau fals merasa minder jika ingin bernyanyi seperti lainnya.

Suara yang sumbang atau fals dapat diperbaiki dengan berlatih secara giat dan rutin. Oleh karena itu bagi yang belum dapat membawakan nada-nada dengan benar,tidak perlu berkecil hati.
Pelajaran seni budaya (seni musik) dalam berbagai satuan pendidikan tentunya mempelajari berbagai hal yang terkait dengan musikalitas. Salah satunya adalah materi tentang unsur-unsur musik. Dalam hal ini unsur-unsur musik yang dimaksud adalah nada, irama, tempo, dinamika, dan lain-lain. Dapat kita pahami bahwa musik tidak lepas dari unsur nada, baik itu vokal maupun instrumental. Oleh karena itu, nada harus benar-benar dikuasi oleh para pemain alat musik maupun penyanyi atau vokalis.

Pembelajaran seni musik di tingkat SMA mencakup materi yang berkaitan dengan praktik, baik itu instrumen atau vokal. Dengan aktivitas belajar yang berhubungan dengan praktik, apalagi di era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini pembelajaran musik mengalami beberapa kendala. Terlebih lagi, berdasarkan pengalaman penulis di lapangan terdapat banyak peserta didik yang masih buta nada. Dalam hal ini peserta didik menganggap bahwa nada yang ia bawakan sudah benar. Bahkan ada juga yang tidak tahu nada yang ia bawakan benar atau salah. Dengan permasalahan serta waktu pembelajaran yang pendek di masa pandemi ini, pendidik harus memberikan solusi kepada peserta didik agar lebih banyak berlatih di rumah. Selain itu, pendidik juga harus memiliki cara yang tepat dan taktis dalam memberikan materi pembelajaran agar hasil yang diperoleh sesuai harapan yang diinginkan.

Baca juga:   Tingkatkan Hasil Belajar Virus dengan PBL

Pada era teknologi seperti sekarang ini peserta didik lebih banyak menghabiskan waktunya di depan ponsel masing-masing daripada membaca buku. Selain itu, mereka juga merasa lebih asiyk dan enjoy ketika belajar dengan media ponsel. Oleh karena itu, untuk menangani suara sumbang atau fals peserta didik disarankan untuk belajar melalui tayangan video tutorial penangkal fals seperti yang dilakukan oleh peserta didik di SMA Negeri 1 Banyumas.

Dalam pebelajaran seni musik di SMAN 1 Banyumas, selain mendapat pelajaran dari guru peserta didik juga disarankan untuk membuka tutorial belajar vokal melalui tayangan video penangkal fals. Pada praktiknya peserta didik diminta untuk berulang-ulang menirukan atau membawakan nada-nada bersamaan dengan suara yang dimainkan dalam tayangan tersebut. Dengan melakukan hal tersebut secara berulang-ulang, otomatis tingkat kepekaan peserta didik terhadap nada akan semakin meningkat. Jika tingkat kepekaan meningkat, ketika peserta didik bernyayi tidak akan fals lagi.

Pada dasarnya melatih kepekaan semacam ini sama saja dengan berlatih solfeggio. Berlatih solfeggio semacam ini dapat melatih kepekaan terhadap interval atau setiap tangga nada yang ada pada solmisasi. Selain itu, berlatih solfeggio juga dapat meningkatkan skill dalam bernyanyi. Pembelajaran dengan cara mengikuti dan menirukan semacam ini lebih efektif daripada hanya mendengarkan. Karena dalam tutorial tersebut terdapat suara, nada, dan contoh yang dapat mempermudah peserta didik dalam mempelajari nada-nada.

Baca juga:   Zoom Meeting Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris

Pembelajaran menggunakan media ponsel semacam ini dapat membuat siswa semakin bergairah untuk belajar daripada hanya dengan membaca buku atau modul saja. Peserta didik juga akan merasa lebih asyik dalam belajar, karena seolah-olah mereka sedang bermain-main dengan nada-nada. Selain itu, mereka juga bebas mengeluarkan suaranya di manapun mereka berlatih. Ketika peserta didik merasa senang dalam mempelajari nada-nada melalui tutorial penangkal fals. Maka hal tersebut akan meningkatkan prestasi dalam praktik bernyanyi maupun bermain musik. Hal ini juga terdapat dalam kompetensi yang ada pada kurikulum seni budaya (seni musik). (lbs1/lis)

Guru SMAN 1 Banyumas

Populer

Lainnya