Efektivitas Latihan Paduan Suara dengan Metode Rekaman

Oleh: Akhmawan, S. Pd.

spot_img

RADARSEMRANG.ID, PADUAN suara merupakan kegiatan yang diperlukan guna melatih peserta didik dalam bernyanyi dan bekerjasama. Penerapan yang dilakukan dalam mengajar paduan suara memerlukan model pembelajaran yang mencakup pendekatan, strategi, dan metode-metode yang dibutuhkan pengajar paduan suara dalam mencapai tujuan dan hasil yang baik. Paduan suara di sekolah memiliki tujuan yaitu untuk ketrampilan peserta didik dalam bernyanyi bersama, bekerjasama dalam kelompok paduan suara, serta memberikan pengalaman peserta didik untuk tampil percaya diri di hadapan publik.

Pembinaan paduan suara pada umumnya bersifat temporer, artinya hanya dibentuk jika ada event yang membutuhkan dan menyewa pelatih dari luar dengan biaya yang relatif mahal. Padahal bila memahami teknik latihan paduan suara sebenarnya tidak terlalu sulit dan bisa dikerjakan sendiri, yang penting bisa membuat program latihan yang baik, tentunya dengan sarana latihan yang representatif.
Kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMP Negeri 6 Batang dipersiapkan untuk kegiatan rutin mengiringi upacara bendera di sekolah serta persiapan mengikuti perlombaan paduan suara antarsekolah. Kegiatan ini diadakan setiap hari Sabtu dengan jumlah anggota paduan suara 40 peserta didik yang anggotanya terdiri dari kelas VII dan kelas VIII. Pembelajaran paduan suara dapat mengajarkan peserta didik tentang kedisplinan, kekompakan, kemampuan bermusik, dan teknik-teknik vokal yang mendukung pertumbuhan akademis dan psikis peserta didik.

Baca juga:   Belajar IPS Secara Cepat dan Cermat dengan Metode Mind Mapping

Kemampuan peserta didik yang masih belum dapat membaca not angka atau not balok menjadi sorotan bagi penulisan ini untuk mengetahui model pembelajaran yang dapat dikuasai oleh peserta didik serta faktor yang memengaruhi proses pembelajaran. Paduan suara ini menggunakan model personal-humanistic. Model pembelajaran ini berfokus pada pengembangan individu setiap peserta didik. Pengajar membebaskan peserta didik dalam belajar mengembangkan diri baik emosional maupun intelektual dalam bernyanyi.

Langkah-langkah yang dilakukan penulis dalam melatih paduan suara adalah sebagai berikut. Latihan vokalisasi. Pada tahap ini siswa diajarkan bagaimana teknik bernyanyi yang baik dan benar yang meliputi latihan pernafasan, artikulasi, dinamika.

Menyeleksi siswa berdasarkan warna dan jenis suara. Setelah siswa diajarkan latihan vokalisasi, siswa dikelompokkan sesuai dengan jenis suara mereka.

Mengelompokkan siswa berdasarkan jenis suara. Pada tahapan ini siswa dikelompokkan berdasarkan jenis suara, sopran ( suara tinggi wanita), Mezosopran (suara sedang wanita), Alto ( suara rendah wanita).

Mendengarkan rekaman hasil aransemen lagu yang sudah dibuat sesuai dengan kelompok suara. Pada tahapan ini dilakukan latihan terpisah berdasarkan kelompok suara, siswa didengarkan rekaman melodi lagu hasil aransemen sambil menghafalkan dan menirukan melodi lagu yang didengarkan.

Baca juga:   Kembangkan Aplikasi Pembelajaran untuk Mempermudah Belajar Siswa

Menggabungkan semua kelompok suara. Setelah selesai melakukan latihan tiap kelompok suara, pada tahapan ini semua kelompok suara digabungkan untuk menyanyikan melodi lagu yang sudah mereka dengarkan.

Melatih dinamika dan ekspresi lagu. Tahapan ini merupakan tahap akhir dari proses latihan paduan suara, setelah melakukan tahapan-tahapan latihan yang sudah dilakukan, latihan paling akhir yaitu memberikan dinamika lagu dan ekspresi lagu agar lagu yang dinyayikan terdengar indah. (gb1/zal)

Guru SMPN 6 Batang

Populer

Lainnya