Menggunakan Bekas Kaset CD sebagai Pengenalan Waktu

Oleh : Wiharti, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar membaca jam merupakan bagian dari pengenalan waktu. Mengenalkan jam pada siswa sangatlah sulit, kalau sekadar siswa tahu angka 1 sampai 12 tidak begitu dipahami siswa. Yang menjadikan sulitnya siswa dalam memahami membedakan antara jam pagi, siang,sore maupun malam. Angka jamnya juga sering terjadi salah penulisan angka, apalagi bagi siswa kelas satu SD yang baru mengenal bilangan.

Tahap awal pengenalan waktu di kelas satu harus dikondisikan supaya siswa mampu membedakan waktu pagi,siang, dan malam hari. Adapun caranya untuk siswa bisa menentukan dan menuliskan angka pada jam dengan baik, maka guru menggunakan metode yang membuat siswa tertarik dengan menggunakan benda bekas. Yaitu kaset CD bekas yang tidak terpakai atau rusak bisa digunakan sebagai alat peraga untuk pengenalan waktu pada siswa.

Mencari solusi dalam berbagai tindakan yang harus digunakan untuk meningkatkan pembelajaran di kelas satu merupakan hal yang sangat membuat guru harus mencari cara untuk mempelajari satuan waktu yang mudah diterima oleh siswa. Kini dengan menggunakan bekas kaset CD sebagai konsep untuk dijadikan model pembelajaran matematika dalam belajar satuan waktu. Kaset CD bekas yang sudah tidak digunakan bisa untuk kita proses sebagai alat bantu untuk model pembelajaran di kelas satu SD.

Baca juga:   Jangan Takut Matematika, Asyik dan Mudah dengan Gunakan Jarimu

Siswa cenderung akan memperhatikan dengan benda yang dilihat dan menarik untuk dipelajari. Proses model dari CD bekas yang sudah terkumpulkan dilapisi dengan kertas warna yang terdiri dari warna kuning jam 06.00 pagi sampai 12.00 siang, warna putih jam 13.00 siang sampai jam 17.00 sore, dan warna oranye jam 18.00 malam sampai jam 05.00 pagi. Pada lubang yang di tengah CD, masukkan paku untuk penentu arah jarumnya. Gunakan papan kayu untuk membuat model satuan waktu. Buat jarum panjang dan jarum pendek dengan memakai kayu rekatkan dengan paku yang panjang supaya tembus papan sehingga bisa memutar. Tujuan menggunakan bekas kaset CD agar siswa bisa membedakan waktu pagi, siang, sore dan malam serta bisa membedakan angka pada jam pagi, siang, sore, dan malam.

Adapun langkah – langkahnya dalam menggunakan bekas kaset CD, guru menuliskan beberapa soal satuan waktu contohnya pukul 07.00 pagi, pukul 15.00 sore. Siswa secara berkelompok akan menentukan warna kaset bekas CD apa yang harus ditempelkan ke papan peraga, dan siswa akan memutar sesuai arah jarum jam yang sesuai dengan kaset yang ditempelkan. Siswa akan dengan mudah dan memahami waktu dengan baik dan menulis angka jam sesuai waktu pagi, siang, sore, dan malam hari, dan bahkan sangat mudah untuk membedakan waktu pagi,siang,sore dan malam hari.

Baca juga:   Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Guru juga sangat mudah untuk menyampaikan satuan waktu untuk siswa, oleh karena itu sebuah trik baru dengan model media bekas kaset CD yang tidak digunakan sebagai alat peraga untuk pembelajaran satuan waktu dapat menjadikan siswa aktif dan kreatif. Menggunakan benda bekas sebagai multiguna yang bermanfaat untuk model pembelajaran adalah seni berpikir kreatif, menciptakan ide – ide baru, mengolah dan menjadikan suatu benda yang bermanfaat sebagai alat peraga yang mempunyai nilai unsur lebih. (pg2/ton)

Guru SD Negeri 02 Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang

Populer

Lainnya