Upaya Pembelajaran pada saat New Normal

Oleh : Wasriyah, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MEMASUKI awal ajaran baru tahun 2020, segala persiapan telah direncanakan memasuki era baru atau new normal. Pemberlakuan fase new normal ini merupakan pola hidup baru di tengah pandemi virus korona di Indonesia.

Terkait rencana dibukanya aktivitas pendidikan di SD Negeri Karanggondang Kecamatan Karangayar Kabupaten Pekalongan ada beberapa upaya dilakukan. Seperti, berkoordinasi melibatkan seluruh lembaga pendidikan, pakar ilmuan, dan tenaga kesehatan. Melibatkan orang tua sebelum dibukanya kembali aktivitas pendidikan. Agar ke depan problem seperti ini tidak menghambat proses pembelajaran.

Selain itu, memasuki fase new normal sarana infrastruktur setiap lembaga pendidikan wajib memenuhi syarat standar protokol kesehatan Covid-19. Mengingat, ada banyak lembaga pendidikan di Indonesia yang belum memenuhi syarat standar protokol kesehatan Covid-19. Maka, upaya ini perlu segera dievaluasi di awal ajaran baru di masa new normal. Pendidikan memang penting bagi peserta didik, namun, keselamatan dan kenyamanan siswa harus lebih diutamakan. Sebagian lembaga pendidikan sudah menyiapkan proses aktivitas pendidikan di masa new normal. Misalnya membagi setiap kelas dalam dua kelompok peserta didik. Waktu masuk sekolah dibagi dalam dua sif. Pagi dan siang. Sekolah juga menyediakan hand sanitizer dan disinfektan.

Tempat cuci tangan dan sabun disediakan di depan kelas. Satu kelas satu tempat cuci tangan, semua siswa dan warga sekolah lainnya harus menggunakan masker. Sekolah menyediakan termometer untuk mengecek suhu peserta didik. Setiap peserta didik dianjurkan membawa makanan dan minuman dari rumah. Warga sekolah diwajibkan mencuci tangan pakai sabun setelah melakukan kegiatan.

Baca juga:   SIAKAD dan Teams untuk Pembelajaran Daring Biologi

Dalam masa pra pembelajaran tahap awal tersebut, guru harus hadir di sekolah 15 menit sebelum masuk kelas. Peserta didik hadir maksimal 5 menit sebelum jam masuk belajar. Semua warga sekolah wajib menjaga jarak minimal 1 meter. Guru mengecek suhu tubuh setiap murid yang hendak masuk ke kelas. Guru menyambut kedatangan peserta didik di pintu gerbang dan memberikan hand sanitizer sebelum masuk ke kelas. Salam di lingkungan sekolah dilakukan tanpa bersentuhan.

Peserta didik duduk di tempat duduk yang ditentukan dengan jarak minimal 1 meter, satu meja, satu murid selama proses pembelajaran. Dalam keputusan bersama itu meja atau bangku hanya untuk satu peserta didik selama proses pembelajaran. Saat pra atau pasca pembelajaran guru harus membawa peserta didik dalam kegiatan atau permainan yang menyenangkan (memperhatikan physical distancing) untuk mengembalikan suasana dan motivasi peserta didik.

Pembelajaran selama new normal nantinya harus diselingi ice breaking agar tidak jenuh. Buka atau menutup pintu pun harus dilakukan guru. Selama proses pembelajaran itu, guru yang harus memastikan aktivitas peserta didik aman, terkendali, dan jaga jarak. Pelaksanaan waktu istirahat sekolah dilakukan di dalam kelas. Saat murid pulang, sekolah melakukan penyemprotan disinfektan. Lalu guru mengikuti peserta didik ke luar hingga dijemput orangtuanya.

Baca juga:   Problem Based Learning untuk Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

Jika aktivitas pembelajaran di awal ajaran baru masih tetap dibuka, pemerintah harus segera memberikan keputusan pelaksanaan pendidikan di masa new normal, agar problem ini tidak menimbulkan pertentangan dan keresahan. Namun jika pemerintah tetap menggunakan sistem pembelajaran daring, maka perlu evaluasi metode pembelajaran. Metode pembelajaran harus lebih inovatif dan kreatif serta berkualitas.

Selain itu perlu adanya pengoptimalan sarana fasilitas daring. Mengingat masih banyak peserta didik yang kesulitan ketika mengakses internet. Keterbatasan handpone (HP), laptop, komputer, dan lain sebagainya.

Keterbatasan jarak tidak selamanya menjadi hambatan dan alasan untuk tidak belajar. Selama di rumah kita bisa belajar mandiri atau belajar bersama keluarga. Dengan memanfaatkan waktu luang yang diisi berbagai hal produktif. Mari kita bersama-sama saling membantu antara sesama dalam membangun kualitas pendidikan di masa new normal ini. Agar pendidikan ke depan berjalan optimal dan efektif. Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir, agar pendidikan kembali normal seperti sediakala. Tetap Semangat! (gb1/lis)

Guru Kelas I SDN Karanggondang, Kec.Karanganyar, Kabupaten Pekalongan

Populer

Lainnya