Media Gambar Meningkatkan Penguasaan Vocabulary dalam Menyusun Teks Deskriptif

Oleh : Dyah Praptiningsih, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Ada empat keterampilan berbahasa dalam pembelajaran bahasa inggris. Keempat keterampilan itu adalah listening (mendengarkan), speaking (berbicara), reading (membaca) dan writing (menulis). Keempat keterampilan tersebut akan dapat tercapai dengan baik apabila siswa memiliki kemampuan kosa kata (vocabulary) yang memadai. Vocabulary merupakan salah satu komponen penting dalam pengajaran bahasa Inggris di samping komponen lainnya seperti structure, pronunciation dan intonation. Vocabulary mempunyai peranan yang sangat vital. Jeremy Harmer (1991) menganalogkan jika bahasa itu merupakan sebatang tubuh, structure merupakan tulang yang membentuk rangka sedangkan kosakata atau vocabulary merupakan daging yang membuat tubuh mempunyai bentuk.

Dari pengalaman penulis di SMP Negeri 4 Sragi Kabupaten Pekolangan, masih menjumpai banyaknya siswa yang tidak dapat berbicara, memahami isi bacaan dan menulis dalam bahasa Inggris disebabkan karena mereka kurang perbendaharaan kosa kata. Nurgiyantoro (2010: 166) menyatakan bahwa kosakata adalah alat utama yang harus dimiliki oleh seseorang yang belajar bahasa sebab kosa kata berfungsi untuk membentuk kalimat serta mengutarakan isi pikiran dan perasaan baik secara lisan maupun tulisan.

Baca juga:   Adipura Sekolah melalui Aktualisasi Gerakan BRI Mandiri

Kondisi kurangnya perbendaharaan kosa kata seperti ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan dan prestasi bahasa Inggris siswa. Salah satunya pada penguasaan siswa atas materi teks deskripsi, di mana salah satu Kompetensi Dasar Bahasa Inggris di SMP adalah “Menyusun teks deskriptif lisan dan tulis, sangat pendek dan sederhana, terkait orang, binatang, dan benda, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks”.

Teks deskripsi merupakan paparan tentang resepsi yang ditangkap oleh pancaindra. Kita melihat, mendengar, mencium, dan merasa melalui alat-alat indra manusia, dan dengan panca indra itu agar dapat dihayati oleh orang lain (Sujanto, 1998: 11). Untuk memudahan siswa memvisualkan objek yang harus dideskripsikan, maka penulis menggunakan bantuan media gambar. Media kartu gambar diharapkan dapat dijadikan salah satu solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran deskripsi sederhana ini untuk menemukan ide, gagasan pendapat dan pengetahuan. Media gambar mempunyai tujuan untuk menarik perhatian, memperjelas materi, mengilustrasikan fakta dan informasi. Media gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual kedalam bentuk dua dimensi sebagai curahan ataupun pikiran yang bentuknya bermacam-macam seperti lukisan, potret, slide, film, strip, opaque projektor (Hamalik, 1994:95). Media gambar merupakan peniruan dari benda-benda dan pemandangan dalam hal bentuk, rupa, serta ukurannya relatif terhadap lingkungan (Soelarko, 1980:3).

Baca juga:   Belajar Narrative Text dengan Metode Role Playing

Dalam proses pembelajaran aktifitas siswa diantaranya siswa diperlihatkan gambar-gambar. Setelah dianalisis bersama ciri-ciri, bagian-bagian dan hal terkait, kemudian siswa diminta mengerjakan tugas menyusun teks deskripsi berdasarkan gambar yang disediakan meliputi judul, deskripsi umum, deskripsi bagian, penutup. Hasil dari penelitian ini menujukkan peningkatan kemampuan kosa kata Bahasa Inggris siswa dalam tema description menggunakan bantuan media gambar. Hal ini dapat dilihat dari keterampilan menulis siswa mengungkapkan ide-ide yang mereka miliki sesuai dengan tema yang diberikan, isi bahasan dari tulisan, kelancaran alur penulisan, ketepatan menggunakan kosakata, ketepatan penggunaan bahasa dan penggunaan tanda baca serta ejaan yang benar. (ti2/ton)

Guru B. Inggris SMP Negeri 4 Sragi

Populer

Lainnya