Peningkatan Aktivitas Belajar Tentang Diagram Lingkaran melalui Model PBL

Oleh : Sri Wahyuningsih, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika merupakan ilmu dengan objek abstrak dan dengan pengembangan melalui penalaran yang pada akhirnya dapat digunakan untuk memecahkan persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Guru dapat menerapkan berbagai model, metode, teknik pembelajaran, seperti bermain sambil belajar matematika. Menggunakan alat peraga yang menarik, dan memberikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata peserta didik sehingga muncul pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

Dengan pembelajaran yang mengimplementasikan berbagai hal tersebut, diharapkan berdampak pada perolehan hasil belajar yang meningkat.

Kenyataan dari hasil pengamatan oleh penulis sebagai seorang guru sekolah dasar, aktivitas belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika. Khususnya materi diagram lingkaran sebagian besar peserta didik kelas VI SD Negeri 01 Wringinagung Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan, masih sangat rendah. Sehingga penguasaan materi baru mencapai 24 persen secara klasikal.

Untuk mengatasi hal tersebut guru harus kreatif dan inovatif dalam merencakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan yang telah dilakukan di SD Negeri 01 Wringinagung menggunakan model Problem Based Learning (PBL).

Model pembelajaran yang digunakan guru sangat mempengaruhi tercapainya sasaran belajar, oleh sebab itu guru perlu memilih model yang tepat dari sekian banyak model pembelajaran. Jangan menggunakan model pembelajaran berdasarkan kebiasaan tetapi berdasarkan materi dan sasaran yang akan dicapai.

Baca juga:   Serunya Belajar Organ Pernafasan dengan Metode Snowball Throwing

Seperti halnya pada materi diagram lingkaran yang memiliki tingkat kesulitan dalam menghitung dan menentukan setiap bagian pada diagram lingkaran. Setiap siswa memiliki keunikan masing-masing dalam berbagai hal, hal ini menunjukkan pemahaman guru terhadap model pembelajaran yang akan digunakan tidak dapat diabaikan.

Banyak model pembelajaran yang dapat diterapkan guru untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di atas. Salah satu model pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Menurut Hanafiah Nanang (2009:71) Problem Based Learning yaitu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah nyata sebagai suatu konteks sehingga peserta didik dapat belajar berpikir kritis dalam melakukan pemecahan masalah yang ditujukan untuk memperoleh pengetahuan atau konsep yang esensial dari bahan. Sebagai tambahan, dalam PBL peran guru adalah menyodorkan berbagai masalah autentik sehingga jelas bahwa dituntut keaktifan siswa untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut dan bermakna kepada siswa.

Dalam proses pembelajaran materi diagram lingkaran mengikuti langkah-langkah yaitu orientasi siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar. Membimbing pengalaman individu/kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah sehingga meningkatkan aktivitas belajar siwa secara menyeluruh.

Baca juga:   Mudahnya Belajar Keragaman Etnik dan Budaya dengan Media Autoplay

Pada proses pembelajaran diagram lingkaran siswa dituntut untuk menyelesaikan soal diagram tersebut secara mandiri baik dalam menghitung bentuk derajat maupun persentase. Untuk menghasilkan gambar diagram lingkaran siswa menggunakan bantuan garis busur derajat dengan cara menghimpitkan garis busur pada garis utama yang terdapat pada angka 12 seperti angka pada jarum jam dengan titik pusat sebagai acuannya supaya tepat dalam menentukan jumlah derajatnya pada tiap-tiap bagian lingkaran.

Selama proses pembelajaran siswa antusias mengikuti pembelajaran sehingga aktivitas siswa meningkat. Dari analisis hasil belajar sebagian besar siswa memenuhi ketuntasan minimal baik secara individu maupun secara klasikal.

Penerapan model pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi akan mempermudah guru dalam penyampaian materi dan penanaman konsep materi dan meningkatkan aktivitas pembelajaran yang berimbas pada peningkatan hasil belajar siswa. Untuk itu perlu adanya pemahaman tentang penerapan model pembelajaran yang tepat. (kb4/lis)

Guru Kelas VI SDN 01 Wringinagung, Kec. Doro, Kabupaten Pekalongan

Populer

Lainnya