Pembelajaran Jarak Jauh Efektif dengan Modul Buatan Guru

Oleh : Catur Prilanti S.Pd M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BEBERAPA sekolah yang menetapkan kebijakan memberlakukan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun respon siswa terkadang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Pendidik berharap siswa mengerjakan tugas dan link yang kemudian dikirim tepat waktu. Kenyataannya, banyak siswa mengerjakan tidak tepat waktu. Bahkan, sampai deadline link ditutup, siswa tersebut belum mengerjakan tugas yang diberikan. Hal ini membuat pendidik dituntut mencari solusi pembelajaran sesuai dengan kondisi wilayah sekolah masing–masing, dalam rangka memberikan pembelajaran dengan umpan balik yang baik. Sebagaimana yang terjadi SMPN 1 Bringin, Kabupaten Semarang. Pendidik menemukan ketidakefektifan dalam kegiatan PJJ. Bahkan, guru mengalami kesulitan dalam proses penilaian.
Sedangkan berdasarkan hasil koordinasi melalui tim pengembangan kurikulum, kini sekolah melaksanakan pembelajaran berbasis modul buatan guru. Selain itu, memanfaatkan teknologi dalam pembuatan video pembelajaran interaktif. Dengan begitu, komunikasi terjalin melalui modul yang dikirimkan ke peserta didik. Hal itu membawa angin segar dalam proses pembelajaran. Karena guru mendapatkan umpan balik berupa hasil lembar kerja siswa yang dikembalikan kepada guru masing–masing.

Baca juga:   Menulis Teks Berita dengan Metode Naturale Learning

Kekawatiran orang tua siswa agak berkurang. Karena siswa mendapatkan bahan ajar berupa modul buatan guru, membuat para orang tua yakin anaknya bisa mengikuti proses pembelajaran yang dilakukan oleh sekolah. Dengan adanya modul buatan guru, siswa diharapkan mampu memberikan umpan balik berupa hasil Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikimkan melalui guru kunjung. Sehinggga guru bisa melakukan koreksi terhadap hasil pekerjaan siswa, serta memberikan modul berikutnya sesuai dengan tugasnya sebagai seoarang pengajar.

Kejadian ini memberikan kesadaran kepada orangtua bahwa mendidik anak itu ternyata tidak mudah, diperlukan ilmu dan kesabaran yang sangat besar. Sehingga dengan kejadian ini, orang tua harus menyadari dan mengetahui bagaimana cara membimbing anak-anaknya dalam belajar. Setelah mendapat pengalaman ini, diharapkan para orangtua mau belajar bagaimana cara mendidik anak-anaknya di rumah. Sekaligus orang tua dapat mengontrol dan memonitoring LKPD anak, karena terdapat kolom pengawasan orang tua yang harus ditandatangani pada setiap modul.

Modul buatan guru ini membuktikan kemampuan guru dalam berinovasi merancang, meramu materi, metode pembelajaran, dan aplikasi apa yang sesuai dengan materi dan metode di dalam modul yang dibuat. Kreativitas merupakan kunci sukses guru untuk dapat memotivasi siswanya tetap semangat dalam belajar dan tidak menjadi beban psikis.

Baca juga:   Pentingnya Pengajaran Bahasa Inggris dalam Kehidupan

Menurut Yusufhadi Miarso (2004:516, 536), efektivitas pembelajaran adalah yang menghasilkan belajar yang bermanfaat dan bertujuan bagi para siswa, melalui prosedur pembelajaran yang tepat. Efektivitas pembelajaran merupakan kegiatan edukatif yang memiliki cirri, yaitu 1) beristem (sistemik), yang dilakukan melalui tahap perencanaan, pengembangan, pelaksanaan, penilaian, dan penyempurnaan. 2) Sensitive terhadap kebutuhan akan tugas belajar dan kebutuhan pembelajar. 3) Kejelasan akan tujuan. Karena itu dapat dihimpun usaha untuk mencapainya. 4) Bertolak dari kemampuan atau kekuatan peserta didik, pendidik, masyarakat, dan pemerintah.

Saat ini yang dibutuhakan siswa adalah ikatan dengan guru masih terjalin, hingga siswa tidak merasa seperti liburan panjang. Realitanya modul dirasakan sangat efektif untuk mengendalikan proses pembelajaran pada masa pandemi seperti saat ini. (bw1/ida)

Guru SMPN 1 Bringin, Kabupaten Semarang

Populer

Lainnya