Apersepsi Pembelajaran Interaksi Sosial dengan Media Videoklip

Oleh : Rachmat Hardoyo S.Pd M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Secara garis besar, seorang guru IPS akan melakukan langkah-langkah pembelajaran melalui tiga kegiatan utama, yaitu kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Kegiatan pendahuluan merupakan kegiatan awal yang menjadi bagian terpenting dalam proses pembelajaran. Kegiatan awal yang tepat akan diikuti keberhasilan tahapan-tahapan selanjutnya. Pada kegiatan pendahuluan, pembelajaran yang biasa dilakukan guru adalah menyampaikan salam, mendata kehadiran siswa, memotivasi, menyampaikan informasi tentang topik, dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Namun demikian, masih ada satu momen yang paling penting pada saat kegiatan pendahuluan, yaitu apersepsi.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa apersepsi adalah pengamatan secara sadar (penghayatan) tentang segala sesuatu dalam jiwanya (dirinya) sendiri yang menjadi dasar perbandingan serta landasan ide-ide baru.

Guru bisa melakukan berbagai usaha dalam kegiatan apersepsi seperti menghubungkan pengalaman dan pengetahuan lama yang telah dimiliki peserta didik dengan pengalaman dan pengetahuan baru yang akan dipelajari peserta didik. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan memudahkan peserta didik memahami hal-hal yang akan mereka pelajari.

Dalam buku Guru Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VIII SMP/MTs istilah apersepsi tidak muncul secara langsung, tetapi dalam kegiatan pembelajaran IPS melalui pendekatan saintifik ungkapan yang identik dengan apersepsi terdapat pada kegiatan pendahuluan. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah dipelajari oleh peserta didik yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari (Kemendikbud, 2017:14).

Baca juga:   Siapa Guru Pengajar Prakarya SMP?

Pembelajaran IPS pada hakikatnya adalah pembelajaran yang berkaitan dengan telaah tentang manusia dalam hubungan sosial dengan masyarakatnya. Pembelajaran interaksi sosial akan dilaksanakan untuk peserta didik SMPN 1 Bringin pada kegiatan pendahuluan, yaitu apersepsi akan memanfaatkan video klip yang berjudul Cat Dance and Fight dalam album Puss in Boots. Video klip ini berdurasi lima menit lima belas detik. Video klip ini disajikan secara tiga dimensi dan dirilis pada tanggal 4 November 2011 disutradarai Chris Miller, Tom Wheeler, dan David H. Steinberg dengan pengisi suara para bintang Hollywood yang sangat terkenal yaitu Antonio Banderas sebagai Puss in Boots, Salma Hayek sebagai Kitty Softpaws, Zach Galifianakis sebagai Humpty Alexander Dumpty, Bily Bob Thornton sebagai Jack, dan Amy Sedaris sebagai Jill.

Penayangan video klip yang memiliki sinopsis tersebut sangat cocok untuk dimunculkan saat apersepsi pada pembelajaran interaksi sosial lebih khusus pada saat menelaah bentuk-bentuk interaksi sosial. Langkah-langkah yang perlu diambil saat apersepsi ini ialah peserta didik diberitahu bahwa guru akan menayangkan video klip yang berjudul Cat Dance and Fight dari sekuel film “Puss In Boots”. Peserta didik diberi pertanyaan mengenai beberapa jenis bentuk-bentuk interaksi sosial di antaranya ialah kerja sama, persaingan, dan konflik sebelum penayangan. Bentuk interaksi sosial yang manakah yang terdapat pada penayangan tersebut. Sebelum menjawab pertanyaan peserta didik diminta untuk berdiskusi dengan teman-teman sekitar tempat duduknya atau group of four.

Baca juga:   Menerapkan Discovery Learning dalam belajar Interaksi Sosial

Dari hasil diskusi mereka, kemungkinan jawabannya adalah tidak ada kerja sama karena dua tokoh utamanya berkelahi, tetapi juga akan ada yang menjawab bahwa telah terjadi kerja sama saat para kucing memainkan musik mengiringi perkelahian tokoh utamanya. Konflik akan mendominasi jawaban peserta didik karena memang terjadi perkelahian yang seru dengan saling menghunus pedangnya dan jawaban terakhir, yaitu adanya persaingan karena mereka menunjukkan adanya kemampuan menari yang andal atau mungkin bisa menjawab dengan argumen yang mereka miliki.

Apapun jawaban peserta didik saat apersepsi perlu dihargai minimal dengan ucapan “bagus” atau acungan jempol dan yang paling penting pada saat apersepsi mereka sudah menunjukkan antusiasme mengikuti proses awal tersebut. Jika mereka menyaksikan film tersebut secara utuh, tidak sekadar video klip, mereka akan mendapat jawaban yang memuaskan. Namun, guru perlu sedikit memberi jawaban atas pertanyaan yang diajukan sebelum ke kegiatan inti. (bw1/ida)

Guru IPS SMPN 1 Bringin, Kabupaten Semarang

Populer

Lainnya