Pendekatan PLAS Memicu Motivasi Belajar Siswa Kelas Rendah

Oleh : Candra Dewi M S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DALAM kegiatan pembelajaran, tentunya guru dituntut untuk lebih kreatif supaya tujuan yang diharapkan tercapai. Kreativitas guru dalam proses pembelajaran diperlukan untuk menyampaikan materi, salah satunya memperhatikan metode yang digunakan dalam membelajaran. Metode-metode pembelajaran adalah cara guru untuk membelajarkan anak didik melalui kegiatan yang mudah dan asyik yaitu yang dilakukan antara guru dengan anak didik atau antara anak didik.

Pada pengamatan kegiatan belajar mengajar selama ini, penulis bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas I sekolah dasar (SD) melalui penerapan pendekatan lingkungan alam sekitar (PLAS). Karena siswa seusia SD menyukai permainan, maka penulis menerapkan pembelajaran dengan pendekatan alam sekitar. Supaya siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Yaitu tepatnya pada mata pelajaran tematik tema 8, “Peristiwa Alam”.

Alasan penulis memilih PLAS merupakan sumber belajar utama dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Lingkungan sekitar yang dimaksud adalah lingkungan fisik, sosial, budaya, dan teknologi yang berada di sekitar siswa. Lingkungan merupakan sumber belajar by utilization, yaitu sumber belajar yang didesain tidak untuk pembelajaran, namun dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Eksplorasi merupakan salah satu cara memanfaatkan lingkungan sekitar siswa atau mahasiswa sebagai sumber belajar. Namun demikian, eksplorasi yang dilakukan siswa atau mahasiswa harus diikuti dengan kegiatan pembelajaran yang berkesinambungan dengan kegiatan tersebut, sehingga diperoleh hasil pembelajaran yang efektif dan efisien. Efektivitas dan efisiensi pembelajaran biologi yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar utama ditentukan oleh bagaimana guru atau dosen memilih, menentukan, dan mengimplementasikan pendekatan, strategi, model, dan metode dalam desain pembelajarannya baik secara indoor maupun outdoor.

Baca juga:   Mengembangkan Kemampuan Manajemen Waktu dengan Teknik Kontrak Perilaku

Langkah-langkahnya adalah, pertama, guru mempersiapkan materi atau peralatan yang akan digunakan. Kedua, bila dibutuhkan peserta didik diarahkan untuk membawa peralatan tulis. Ketiga, siswa diajak untuk belajar di luar sekolah atau masih di dalam lingkungan sekolah. Keempat, guru menjelaskan materi dan mengajak siswa untuk mengamati alam sekitar. Kelima, penugasan.

Pendekatan PLAS dalam implementasinya menekankan pada pembelajaran yang menyenangkan. Ini merupakan salah satu komponen dari PAKEM yang mempunyai kepanjangan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Namun dalam pendekatan pembelajaran ini, karakter menyenangkan, terekspresi secara eksklusif yaitu merupakan strategi pembelajaran sosiologi yang menghibur dan menyenangkan melibatkan unsure ilmu dan sains, proses penemuan ilmu (inkuiri), keterampilan berkarya, kerjasama, permainan yang mendidik, kompetisi, tantangan dan spotivitas.

Penulis telah menerapkan PLAS dengan tepat dan maksimal sehingga motivasi belajar dan hasil belajar siswa SDN 02 Mesoyi kelas I (satu) meningkat. Melalui hasil pengamatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran PLAS memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru. (pg1/ida)

Baca juga:   Belajar Kisah Para Sahabat Nabi Muhammad SAW dengan Media Komik

Guru SDN 02 Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan

Populer

Lainnya