Sukses Pembelajaran IPS di Masa Pandemi Covid 19

Oleh : Muh Dawam, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dunia pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 ini menurut penulis adalah masa masa penuh tantangan.Tantangan di sekolah akhir-akhir ini sangatlah berat. Kita dituntut dari segi kuantitas baik dari tenaga pendidik dan para peserta didik.

Sekarang dunia pendidikan dihadapkan dengan persoalan baru yaitu pendidikan daring atau pembelajaran jarak jauh. Dalam hal ini dituntut untuk peran serta orang tua yang aktif dalam membimbing putra-putrinya secara full time. Beruntung sekarang kita hidup dalam teknologi yang berkembang begitu pesatnya yang menuntut kita mau tidak mau harus siap menghadapinya.

Jadi tantangan yang kita hadapi sedemikian hebatnya. Seharusnya proses pembelajaran dengan tatap muka harus digantikan dengan sistem online, yang menurut penulis hal tersebut sangat kurang. Karena sistem pendidikan tatap muka dengan beriteraksi langsung adalah lebih utama. Karena pendidikan tidak hanya mengejar ilmu pengetahuan tapi belajar tentang semunya baik secara sosial, emosional dan kontekstual. Dalam hal ini harus dituntut kerja sama yang baik antarsekolah dan orang tua wali murid.

Problematika pendidikan kita sekarang sangatlah komplek. Tuntutan perkembangan zaman yang berkembang semakin pesat, keadaan masa pandemi seperti sekarang ini, kita sebagai guru harus bisa menyikapi keadaan demikian dengan arif.

Maka dari sekian problem yang dihadapi di dunia pendidikan, penulis berusaha untuk memberikan cara bagaimana agar sistem pembelajaran jarak jauh tetap menarik. Kita tetap berinteraksi lewat dunia maya walaupun rasanya tidak seperti ketika tatap muka. Penulis sadar dengan lokasi SMPN 1 Warungasem yang di pinggiran sebuah kabupaten tentu tidaklah segampang yang dibayangkan.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Descriptive Text dengan Mentimeter

Maka penulis berusaha membuat konten materi yang efisien, efektif dalam pembelajaran yaitu menggunakan video PPT kemudian link di youtube dibagikan ke grup WA kelas sehingga tidak terlalu menyedot kuota internet siswa-siswi penulis. Dalam pembahasan materi, evaluasi dan penilaian harian, penulis menggunakan office 365 kadang juga google form.

Berkaca pada hal tersebut, menurut penulis kondisi keluarga merupakan unsur utama dari suksesnya pendidikan kita saat ini. Karena mereka harus mengondisikan putra putri mereka sedemikian rupa sehingga tercipta sinergi antara sekolah dengan mereka. Metode pembelajaran juga dianggap oleh sebagian guru dan stakeholdernya sebagai hal yang berpengaruh pada hasil belajar pembelajaran peserta didik.

Anggapan itu adalah benar tapi toh demikian tidak selamanya benar. Karena sebagus apapun metode yang dipakai, jika pada praktiknya yang terjadi adalah suasana kaku antara guru dan peserta didik maka target yang diharapkan akan semakin jauh dari harapan dari tujuan pembelajaran tersebut.

Disadari atau tidak, faktor psikologis guru dan peserta didik berperan penting dalam keberhasilan pembelajaran di kelas. Guru bukanlah mesin atau robot yang hanya sekadar memberikan materi tanpa peduli dengan kondisi yang melatarbelakangi kemajuan dan perkembangan peserta didik atau sebaliknya.

Baca juga:   Video Pembelajaran Solusi Masa Pandemi Covid-19

Tanpa memperhatikan sisi psikologis peserta didik, seringkali guru terjebak dengan standar kompetensi yang terlalu tinggi tanpa memperhatikan faktor lain dari mereka. Kita harus sadar dalam masa pandemi seperti sekarang ini jargon ”harap maklum” adalah hal yang harus kita kedepankan.

Karena banyak faktor teknis dan nonteknis yang menjadi hambatan dalam proses KBM. Maka dari itulah, mari kita bersama-sama menyikapi fenomena ini secara arif dan bijaksana. Tanamkan dan sebar luaskan pemahaman kepada masyarakat bahwa kondisi sekarang ini harus dihadapi dengan sabar. Keluarga yang baik beserta lingkungan yang baik berperan sangat penting dalam proses pendidikan putra-putri kita. Jalin komunikasi yang intensif, perhatikan kegiatan mereka, pergaulan mereka dan yang paling utama adalah lindungi mereka dengan agama kita.

Kita ciptakan generasi penerus yang smart dan beradab. Kita tanamkan adab sopan santun dan akhlak yang baik. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan kita bisa hidup normal kembali. Aamiin ya Robb. (ti2/lis)

Guru SMPN 1 Warungasem

Populer

Lainnya