Belajar PPKn menjadi Menarik dengan Pendekatan Berbasis Saintifik

Oleh : Turinah, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SEJAK diberlakukannya kurikulum baru yang dikenal dengan kurikulum 2013 yang notabene penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yang pada awalnya hanya di terapkan pada sekolah piloting alhamdulillah sekarang sudah semua sekolah melaksanakan. Perubahan kurikulum bertujuan untuk melanjutkan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang dirintis tahun 2006. Kurikulum 2013 ini meliputi kompetensi sikap, pengetahuan dan ketrampilan (Mulyasa, 2010;23). PPKn adalah salah satu mata pelajaran wajib yang harus memberikan perhatiannya kepada pengembangan nilai moral, akhlak dan budi pekerti yang membentuk karakter anak bangsa, akan tetapi keberadaannya kurang diminati oleh peserta didik karena mata pelajaran PPKn ini identik dengan pelajaran hafalan sehingga membosankan. Ini merupakan suatu kendala dan tantangan bagi kami para guru mata pelajaran PPKn untuk senantiasa berinovasi untuk menyajikan pembelajaran PPKn yang membosankan bagi peserta didik menjadi pembelajaran yang mengasyikan sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan jenuh mengikuti proses pembelajarannya sebagimana yang kami lakukan di SMPN 2 Wonokerto pada pembelajaran PPKn kelas VIII KD 3.1 Menelaah Pancasila Sebagai Dasar Negara Dan Pandangan hidup Bangsa.

Baca juga:   Mengapresiasikan Puisi Karya Peserta Didik dengan Aplikasi Zoom

Pendekatan saintifik adalah pendekatan ilmiah yang cocok digunakan dalam pembelajaran PPKn dalam upaya untuk meningkatkan proses pembelajaran karena pendekatan saintifik ini menuntut keterlibatan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik. Pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik dalam mengenal, memahami, berbagai materi menggunakan pendekatan ilmiah dan informasi yang berasal dari mana saja, kapan saja tidak tergantung informasi dari guru ( Umar Hamalik, 2012 ;108 ). Pendekatan saintifik menurut permendikbud nomor 81 A tahun 2013 terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu 1) Mengamati ( observasi ) adalah metode yang mengutamakan kebermaknaan proses pembelajaran. Adapun tahap-tahap atau sintak pembelajaran saintifik menurut Daryanto (2014) meliputi tahap mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan. Adapun tahap-tahap pembelajaran PPKn berbasis saintifik adalah

Mengamati, tahap ini kgiatan pembelajaran diawali guru memberikan rambu-rambu yang harus diamati oleh peserta didik tentang kehidupan bermasyarakat yang ada disekitar tempat tinggal seperti kehidupan bergotong royong, sopan santun dan lain sebagainya.

Menanya, pada tahap ini peserta didik dengan dipandu guru untuk mengumpulan pertanyaan –pertanyaan tentang materi 3.1 yang sedang di bahas yaitu pertanyaan tentang Pancasila Sebagai Dasar Negara Dan Pandangan hidup Bangsa dalam kehidupan di masyarakat tempat mereka tinggal. Mengumpulkan informasi, pada tahap ini peserta didik dimotivasi untuk mengumpulkan data atau informasi baik melalui narasumber,perpustakaan maupun lainnya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. Mengasosiasi yaitu tahap dimana peserta didik dimotivasi untuk memproses informasi yang sudah diperolehnya tentang materi yang sedang dibahas. 5) Mengkomunikasikan yaitu peserta didik dipandu untuk menyampaikan atau mengkomunikasikan hasil atau informasi yang telah diperolehnya bisa melalui laporan ataupun mempresentasikan.

Baca juga:   Zoom Metting PJJ Tingkatkan HBS

Dengan dilaluinya tahapan-tahapan atau sintak dari pendekatan saintifik seperti tersebut diatas secara tidak disadari membuat peserta didik ikut terlibat secara aktif dalam setiap tahap proses pembelajaran dan tanpa disadarinya pembelajaran PPKn yang awalnya membosankan dengan penyajian pembelajaran yang dikemas menggunakan pendekatan saintifik proses pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan dan tentunya lebih bermakna sehingga tujuan pembelajaranpun akan tercapai. (ti1/zal)

Guru PPKn SMPN 2 Wonokerto Kabupaten Pekalonga

Populer

Lainnya