Pembelajaran Kontekstual, Solusi Belajar Bermakna di Masa Pandemi

Oleh: Maulana Malik Ibrahim, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMERINTAH dalam hal ini Kementrian Pendidikan & Kebudayaan Indonesia sangat serius dalam menanggapi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi. Hal tersebut terlihat dengan dikeluarkan kebijakan melalui Surat Edaran no. 4 tahun 2020 yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing. Ini membuktikan pandemi Covid-19 memang tidak bisa dianggap sepele, bahkan bisa sangat berbahaya khususnya bagi para siswa yang notabene nya masih usia dini dan muda.

Namun, yang terjadi banyak siswa belum memiliki pengetahuan yang cukup dalam menyikapi soal pandemi Covid-19. Ketika kegiatan di sekolah ditiadakan dan diganti dengan belajar dari rumah, banyak siswa yang tidak mentaati protokol pencegahan Covid-19. Bahkan ada juga siswa yang menggunakan kesempatan ini untuk berlibur dan berkerumun dengan orang banyak. Hal tersebut tentu menjadi keprihatinan bersama ditengah keseriusan pemerintah memutus rantai penularan dan menurunkan jumlah penderita Covid-19.

Sehubungan dengan itu, selain berusaha memberikan pelayanan belajar yang optimal, pendidik juga hendaknya memberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya Covid-19 kepada siswa melalui kegiatan pembelajarannya sehingga siswa mampu menghidari bahaya virus corona. Dari uraian tersebut, salah satu pembelajaran yang tepat selama pandemi adalah pembelajaran secara kontekstual.

Baca juga:   Teknik Tutor Sebaya Mampu Meningkatkan Hasil Belajar IPA

Pembelajaran kontekstual merupakan konsep yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat (Suprijono, 2009: 79-82).

Dalam praktiknya, pembelajaran kontekstual dilakukan secara autentik yaitu pembelajaran yang mengutamakan pengalaman nyata, pengetahuan bermakna dalam kehidupan, dekat dengan kehidupan nyata sehingga sangat cocok jika diterapkan di massa pandemi seperti sekarang ini.

Selama kegiatan belajar di masa pandemi, pembelajaran kontekstual ini penulis terapkan juga pada siswa kelas VI SDN Pretek 01 Kec. Pecalungan Kab. Batang ketika memberikan bimbingan dalam kelompok belajar di rumah. Sebagai contoh pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia KD 3.2 yaitu “Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca”. Untuk mengajarkan materi ini, penulis menyediakan artikel berita sebagai bahan bacaan berisi informasi seputar peristiwa pandemi covid-19 saat ini. Dengan demikian, selain tersampaikannya materi pelajaran, siswa juga diharapkan memiliki pengetahuan yang tepat tentang bahaya dan cara perlindungan diri dari tertular virus Covid-19.

Baca juga:   Menberdayakan Siswa Berkemampuan Lebih untuk Mengatasi Akar Pangkat Tiga

Contoh lain pelaksanaan pembelajaran kontekstual ini penulis terapkan pada muatan pelajaran PPKn KD 3.2 yaitu “ Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari”. Pada materi ini, siswa belajar mengenai hak, kewajiban, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari khususnya berkaitan aturan tatanan hidup baru selama masa pandemi. Diharapkan dengan kegiatan tersebut, siswa tahu apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang seharusnya dihindari selama masa pandemi ini.

Dari pengalaman penulis, proses belajar dengan diskusi kelompok di rumah menjadi lebih menarik karena siswa dapat mempelajari topik yang selama ini mereka dengar dan diperbincangkan, baik itu di media massa maupun di lingkungan.

Pembelajaran secara kontekstual ternyata berdampak positif khususnya bagi siswa. Selain pembelajaran menjadi lebih bermakna dan lebih mudah memahami materi, pembelajaran kontekstual juga membuat siswa mampu untuk lebih menjaga diri dari bahaya penularan virus Covid-19 . (bw1/zal)

Guru SDNPretek 01, Kabupaten Batang

Populer

Lainnya