Metode Belajar Menjadi Guru pada Pembelajaran IPA dengan Video

Oleh : Kusanto, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Setelah munculnya wabah Covid-19, sistem pendidikan pun mulai mencari inovasi untuk proses belajar mengajar. Terlebih adanya Surat Edaran No.4 Tahun 2020 dari Menteri Pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing. Setiap institusi pun dituntut untuk memberikan inovasi terbaru untuk membentukproses pembelajaran yang sangat efektif (sevima.com dalam 6 Metode Pembelajaran Paling efektif di Masa Pandemi Menurut Para Pakar).

Sebagai guru IPA kelas VII SMP Negeri 2 Kesesi yang masuk sekolah langsung belajar melalui handphone, guru dan siswa belum sama sekali bertemu, bertatap muka sehingga antara guru dan siswa sama sekali belum mengenal. Bagaimana karakteristik masing-masing siswa yang akan diberi pelajaran. Untuk mengetahui sedikit karakteristik siswa penulis mencari metode belajar yang tepat untuk menyampaikan materi pembelajaran. Salah satunya metode belajar menjadi guru melalui video akan menjadi alternatif utama.

Diungkapkan Jasa Ungguh Muliawan dalam Model Pembelajaran Spektakuler bahwa metode belajar menjadi guru adalah model pembelajaran mengutamakan penguasaan materi pelajaran oleh siswa pada tema mata pelajaran tertentu. Siswa diminta mengajarkan materi, tema atau mata pelajaran tertentu kepada siswa lain. Posisi guru hanya sebatas sebagai pendamping, moderator, sekaligus penilai kemampuan penguasaan materi yang dipelajari siswa. Dikarenakan pada saat ini siswa belajar secara daring, maka metode belajar menjadi guru ini dilakukan melalui video, siswa merekam sendiri cara mengajar pada materi yang telah ditentukan kemudian dikirimkan ke guru mata pelajaran.

Baca juga:   Demonstrasi dengan Lidi untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa SD Kelas

Cara kerja metode ini yaitu guru membagi tema mata pelajaran yang harus dikuasai ke dalam beberapa tema inti. Karena penulis guru IPA kelas VII maka sebagai contohnya pada KD 3.1 yaitu objek IPA dan pengamatan, untuk mempermudah siswa dalam merekam cara mengajar maka tema tersebut dibagi lagi menjadi penyelidikan IPA, besaran pokok, besaran turunan, satuan, sistem satuan internasional (SI), alat ukur panjang, alat ukur massa, alat ukur waktu, alat ukur volume.

Tema-tema tersebut akan dibagikan kepada siswa berdasarkan nomor absen, karena ada sembilan tema maka yang absen nomor 10 akan mengurutkan lagi untuk tema ke-1, dan seterusnya. Setelah dibagi guru memberikan tugas perdasarkan tema, lalu guru memberikan batasan waktu kepada siswa untuk mengerjakan tugas, misalnya diberi batasan satu minggu, dari pengambilan gambar sampai mengirimkan hasil rekaman kepada guru.

Di sini guru akan memberikan penilaian kemampuan penguasaan materi dan kemampuan memyampaikan di depan siswa lain walaupun melalui rekaman video sendiri, karena hasil rekaman tersebut akan di share ke grup whatshapp.

Baca juga:   Status WhatsApp sebagai Motivasi Peningkatan Kualitas Tugas PJJ IPA

Metode belajar menjadi seorang guru mempunyai keunggulan dan kelemahan, setelah dipraktikkan kepada siswa. Keunggulannya penguasaan materi pelajaran dalam diri siswa tertanam dalam karena adanya unsur tekanan psikologis untuk merekam melalui video kemudian di share di grup Whatshapp sehingga siwa akan berusaha untuk tampil lebih baik.

Dengan kata lain, cenderung bersifat permanen, kemampuan pengendalian psikologis individu siswa dapat terpantau dengan lebih detail, penguasaan materi siswa antara satu dengan yang lain akan saling melengkapi. Kelemahannya siswa terfokus pada tema yang sesuai penentuan dari guru saja, penilaiannya cenderung lebih bersifat subjektif. Oleh karena itu, untuk menghindari penilaian semacam ini perlu adanya spesifikasi rinci dan detail. Contoh intonasi, volume suara, penggunaan tata bahasa, gerak tubuh, mimik wajah, dan lain-lain. Dan ternyata dari hasil rekaman siswa pada saat menjadi guru, setelah diamati banyak siswa yang merasa gugup pada saat menyampaikan materi walaupun itu direkam oleh saudara atau teman sendiri.

Tapi dengan begitu siswa akan merasa terkesan dan juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan pada saat praktek menjadi guru, sehingga pembelajaran tidak membosankan walapun dalam jaringan atau PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). (bw1/lis)

Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP Negeri 2 Kesesi

Populer

Lainnya