Belajar Matematika Anti Depresi di Tengah Pandemi

Oleh : Puji Haryanti S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 yang tengah melanda dunia memaksa orang untuk berdiam diri di rumah. Semua orang tidak bisa bebas melakukan aktivitas. Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka tidak dapat lagi dilakukan dan diganti dengan proses belajar mengajar secara online. Pembelajaran online merupakan hal baru bagi guru, siswa, maupun orang tua siswa.

Pembelajaran Matematika Kelas IX pada KD 4.1 menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat bulat dan bentuk akar, cukup sulit bagi siswa. Sebagai guru matematika di SMPN 2 Kesesi Kabupaten Pekalongan, penulis berusaha memberikan yang terbaik bagi siswa agar siswa tidak merasa kesulitan, bingung dan stress. Yakni, menciptakan pembelajaran yang nyaman dan mudah.

Pada pembelajaran online, guru dan siswa menggunakan gadget sebagai sarana pembelajaran. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi merupakan keharusan dalam pendidikan. Secara tegas hal ini telah disampaikan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 22 tahun 2016. Pada bab 1 Permendikbud disebutkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Berdasarkan hal ini, penggunaan gadget dalam pembelajaran merupakan alternatif yang patut dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya, guru harus berpegang pada konsep pendidikan. Ada beberapa aplikasi yang dipakai antara lain, WhatsApp, Google Classroom, Google Form, Google Sheet, Google Slide dan Google Drive. Jika aplikasi tersebut tidak tersedia, siswa dapat mengunduhnya di Playstore. Aplikasi WhatsApp dan Google Classroom dapat dipergunakan guru sebagai pengganti kelas dan membentuk grup kelas. Materi dapat berupa teks, gambar, suara dan video. Dalam grup kelas, siswa dapat berinteraksi, bertanya secara langsung kepada guru atau menjawab pertanyaan-pertanyaan umpan balik yang diberikan guru. Guru juga dapat memanfaatkan google slide.

Baca juga:   Belajar Matematika Bersama Alam Menjadi Lebih Mengasyikan

Setelah materi diberikan guru dapat mengukur pemahaman siswa dengan melaksanakan tes. Untuk kegiatan ini, guru menggunakan aplikasi Google Form. Bentuk tesnya antara lain, tes pilihan ganda, tes esai, jawaban pendek dan esai jawaban panjang. Semua nilai siswa akan langsung muncul setelah siswa selesai mengerjakan soal yang diberikan. Nilai dapat diolah guru dengan menggunakan Google Sheet. Semua hasil penilaian, materi pembelajaran, dan soal-soal yang dibuat guru dengan Google Form dapat disimpan secara online dengan Google Drive.

Untuk siswa yang butuh penanganan khusus, misalnya tidak punya handphone dan kemampuan berfikir kurang guru bisa mencoba project based learning. Dengan pembagian kelompok kecil, guru bisa memberikan proyek penugasan kepada masing-masing kelompok siswa. Disini guru bisa sambil membentuk karakter siswa, secara tidak langsung siswa disuruh untuk bekerjasama, melatih empati dan mengembangkan gotong royong. Guru juga harus memperhatikan siswa yang kemampuan berpikirnya kurang. Dengan kegiatan balajar online guru lebih bisa fokus kepada siswa yang sering tertinggal, sehingga dengan bimbingan yang lebih intensif akan membuat mereka lebih percaya diri saat bergabung di kelas nantinya ketika wabah Covid-19 sudah berakhir.

Baca juga:   Belajar Penjumlahan Bilangan Bulat dengan Kartu Remi Bilbul

Pembelajaran online untuk mata pelajaran matematika di SMP Negeri 2 Kesesi dapat membuat siswa merasa nyaman dan senang. Kreativitas guru dalam membuat mode pembelajaran membuat siswa lebih semangat untuk mengikuti pembelajaran, dan yang pasti anti depresi. Semoga Covid-19 segera berakhir sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran secara tatap muka. (ips2.1/ida)

Guru Matematika SMPN 2 Kesesi, Kabupaten Pekalongan

Populer

Lainnya