Hitung Bilangan Bulat Menyenangkan dengan Kancing Warna

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA adalah salah satu mata pelajaran yang diberikan kepada peserta didik mulai Sekolah Dasar untuk membekali peserta didik berpikir rasional, kritis, cermat, efektif, dan efisien. Materi matematika merupakan materi yang abstrak, sehingga banyak peserta didik yang menganggap mata pelajaran matematika kurang menyenangkan dan cenderung sulit.
Menurut Pieget Peserta didik kls VI (enam) yang berumur sekitar 10-12 tahun berada dalam tahap operasional konkret (concreate operational stage). Pada tahap ini, anak anak dapat melakukan operasi konkret, mereka juga dapat bernalar secara logis sejauh penalaran itu dapat diaplikasikan pada contoh contoh spesifik atau konkret.

Pembelajaran matematika di SDN Tampingwinarno untuk materi hitung bilangan bulat biasanya menggunakan garis bilangan. Guru hanya terpacu pada buku dan peserta didik hanya duduk diam dan mendengarkan penjelasan dari guru. siswa kurang bersemangat dan kurang aktif di dalam kelas.

Berdasarkan analisis selama kegiatan belajar mengajar dan analisis hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode tersebut jauh dari kata memuaskan. Peserta didik kesulitan ketika dihadapkan dengan soal soal dengan angka yang besar dan metode tersebut memerlukan waktu yang lama dalam proses pengerjaannya. Peserta didik juga kurang aktif dan bosan dalam proses pembelajaran. Sehingga kurang efektif.

Baca juga:   Model Pembelajaran TPS Memudahkan Materi Matematika Pecahan

Berdasarkan permasalahan yang terjadi di SDN Tampingwinarno tersebut, guru merasa perlu menyajikan metode baru yang mampu menarik minat peserta didik untuk belajar dan menurunkan tingkat keabstrakan materi. Keabstrakan pada mata pejaran matematika pada meteri hitung bilangan bulat adalah ketika peserta didik menjumpai bilangan bulat negatif. Sehingga perlu inovasi baru dengan alat peraga yang bersifat konkret.

Guru memilih menggunakan alat peraga yang menarik dan membuat siswa menjadi lebih aktif, yaitu dengan menggunakan alat peraga berupa kancing warna. Alat peraga berupa kancing warna juga sesuai karakteristik peserta didik kelas VI yang suka bermain sehingga diharapkan pembelajaran yang dilakukan akan membuat siswa aktif dan menyenangkan sehingga proses transformasi informasi ke dalam peserta didik lebih efektif karena peserta didik diberikan contoh yang konkret.

Menurut Sudjana, 2009, Pengertian Alat Peraga Pendidikan adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien.

Alat peraga berupa kancing yang berbeda warna dipilih untuk menjelaskan konsep bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif. Kancing warna ini dapat digunakan memecahkan masalah yang berkaitan dengan hitung bilangan bulat yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.

Baca juga:   Make a Match Mendalami Keliling dan Luas Bangun Datar

Tahap pelaksanaan kegiatan pembelajaran diantaranya guru melaksanakan kegiatan pembelajaran berdasarkan rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah disusun. Guru menjelaskan dan mendemontrasikan di depan peserta didik cara pemecahan masalah hitung bilangan bulat dengan menggunakan alat peraga berupa kancing warna. Peserta didik praktik secara mandiri. Guru memberikan pengarahan dan bimbingan kepada peserta didik selama proses belajar mengajar.

Pada tahap evaluasi guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok. masing masing kelompok terdiri dari 3 – 4 peserta didik. Masing- masing kelompok memilih kartu yang berisi soal soal operasi hitung bilangan bulat. Masing-masing kelompok mengerjakan dengan menggunakan alat peraga dan mempresentasikan hasil kelompoknya dan diakhiri dengan evaluasi dan umpan balik.
Media berupa alat peraga kancing warna terbukti meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Tampingwinarno untuk materi hitung bilangan bulat. Selain itu juga memberikan beberapa manfaat dalam penerapannya, Diantaranya: meningkatkan kemampuan berkomunikasi, meningkatkan partisipasi dari siswa dalam proses pembelajaran. Juga pemahaman terhadap materi hitng bilangan bulat akan semakin mendalam karena siswa dilibatkan penuh sejak awal pembelajaran, dan siswa terlatih bekerjasama secara sistematis. (bp1/zal)

Guru SDN Tampingwinarno, Kendal

Populer

Lainnya