Serunya Menulis Teks Eksplanasi dengan Media Audiovisual

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran Bahasa Indonesia lebih menekankan latihan dan praktik. Akan tetapi, latihan terus-menerus di kelas membuat siswa bosan. Siswa yang bosan biasanya cendrung mengabaikan setiap tugas yang diberikan oleh guru. Mereka asyik melakukan kegiatan sendiri di luar pembelajaran sehingga kondisi kelas menjadi kacau. Jika ini dibiarkan berkelanjutan maka dampaknya siswa memiliki nilai yang kurang maksimal.

Bagaimana agar pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi menyenangkan sehingga siswa betah di kelas? Pembelajaran Bahasa Indonesia yang menyenangkan akan tercipta dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat sesuai dengan kompetensi dasar teks eksplanasi yang akan diajarkan di kelas VIII SMP Negeri 20 Semarang.

Hamalik (1986) yang dikutip Azhar Arsyad (2010 : 15), mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa.

Pada pembelajaran kompetensi dasar teks eksplanasi ini, guru menggunakan media pembelajaran audiovisual sebagai strategi untuk membangkitkan minat, motivasi, dan memperluas cakrawala berpikir siswa. Dengan solusi tersebut diharapkan siswa meningkat nilai keterampilan menulis teks eksplanasi dan mereka benar-benar berkompeten. Pengertian media audiovisual menurut Sadiman (2005:49) adalah media untuk menyampaikan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk lambang-lambang auditif, baik verbal (ke dalam kata-kata atau Bahasa lisan) maupun nonverbal.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Matematika melalui Google Meet

Langkah-langkah pembelajaran teks eksplanasi di kelas VIII SMP Negeri 20 Semarang dengan media audiovisual sebagai berikut : pertama, guru menyampaikan rangkuman materi pembelajaran teks eksplanasi yang pernah disampaikan ke siswa. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya jawab tentang materi pembelajaran tersebut. Kedua, siswa dibentuk menjadi 8 kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri atas 4 siswa. Ketiga, guru menayangkan gambar melalui audiovisual dan masing-masing kelompok melihat, mengamati, tayangan “Bagaimana Proses Terjadinya tsunami” dengan saksama, penuh perhatian, dan terlihat antusius serta fokus. Keempat, siswa dengan kelompok-kelompoknya berdiskusi. Mereka saling menyampaikan pendapat tentang tayangan fenomena alam yang diamati. Tampaknya mereka sangat bersemangat dan senang. Kelima, guru memberikan lembar kerja yang harus didiskusikan bersama kelompok. Tiap kelompok harus dapat menulis teks eksplanasi berdasarkan tayangan yang diamati. Keenam, selanjutnya siswa mempresentasikan hasil diskusi dengan bersemangat, lancar yang ditunjukkan dengan sikap yang ceria dan lebih antusius dalam mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia.

Dengan menggunakan media audiovisual pada pembelajaran menulis teks eksplanasi, siswa dapat menikmati pembelajaran dengan semangat, ceria dan antusius karena siswa melakukan aktivitas mengamati audiovisual tentang fenomena alam, melakukan kegiatan menulis berdasarkan yang diamati, dan mendemostrasikan hasil penulisan. Pembelajaran ini ternyata menarik perhatian siswa dan menumbuhkan motivasi. (ips2.1/ton)

Baca juga:   Google Classroom Solusi PJJ yang Efektif di Awal Pandemi Covid-19

Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 20 Semarang

Populer

Lainnya