Mudah Memahami Model-Model Atom dengan PjBL dan Google Meeting

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kimia adalah pelajaran yang baru bagi peserta didik kelas X jurusan MIPA khususnya di SMA Negeri 1 Wirosari. Mata pelajaran ini bisa dibilang mudah tapi bisa juga sulit tergantung dari kemampuan masing-masing peserta didik. Materi struktur atom contohnya adalah materi yang berisi konsep hafalan pada perkembangan model atom, hitungan sederhana untuk konfigurasi elektron.

Materi konsep hafalan oleh sebagian peserta didik jurusan MIPA dianggap lebih sulit dari hitungan. Apalagi saat membahas atom yang ukurannya sangat kecil lebih kecil dari sel. Peserta didik rata-rata kesulitan jika hanya mambayangkan model-model atom, sehingga untuk mempermudahnya diperlukan cara yang tepat agar peserta didik lebih mudah memahami.

Membawa materi khayalan ke dunia nyata akan memudahkan peserta didik lebih cepat memahami materi. Oleh karena itu untuk memudahkan peserta didik memahami model atom diperlukan pemahaman untuk bisa mmenghadirkan atom ke dunia nyata ke ukuran yang lebih besar (dapat dilihat oleh mata) dengan pengandaian menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat.

Penggunaan model pembelajaran Project Base Learning (PjBL) dengan memberikan proyek peserta didik untuk membuat model atom sendiri. Pembuatan model-model atom dapat dilakukan dengan menggunakan plastisin beberapa warna dan selang plastik kecil beberapa ukuran. Plastisin satu dapat digunakan untuk membuat model atom Dalton, model atom Thomsom menggunakan plastisin dua warna, satu sebagai bolanya dan satu warna lainnya dibuat bulatan kecil-kecil dan ditebarkan pada permukaan bola sebagai penunjuk elektron.

Baca juga:   Serunya Menulis Teks Editorial dengan Teknik 3P

Model atom Rutherford menggunakan bola tiga warna. Dua warna untuk inti atom penunjuk proton dan neutron sedang satu warna untuk elektron. Selang minimal tiga ukuran sama digunakan sebagai orbit yang disitu terdapat elektron-elektron yang bergerak pada orbit. Model atom Bohr hampir sama dengan model atom Rutherford bedanya bedanya selang dibuat minimal tiga ukuran berbeda sebagai kulit atom, semakin kecil ukuran kulit semakin sedikit elektron yang terletak diselang tersebut. Model atom Modern dapat dibuat dengan satu selang (membuat atom Hidrogen). Agar antara selang dan inti atom tidak lepas bisa digunakan kawat atau benang penghubung.

Saat semua model atom sudah selesai langkah berikutnya adalah mempersentasikan masing-masing model atom dengan menggunakan google meeting untuk mengecek hasil model atom yang dibuat dan mengetahui seberapa besar peserta didik memahami masing-masing model atom baik kelebihan maupun kelemahan masing-masing model atom. Google meeting dilakukan karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka dikarenakan pandemi Covid-19 yang belum juga selesai, sehingga google meeting ini digunakan sebagai langkah perkenalan dengan peserta didik yang belum pernah bertemu sejak mereka diterima di SMA Negeri 1 Wirosari.

Baca juga:   Belajar Menulis Berita dengan Pesan Berantai

Dari artikel di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL dan google meeting dapat membantu peserta didik lebih mudah memahami materi pembelajaran struktur atom khususnya model atom. (fbs1/ton)

Guru SMA Negeri 1 Wirosari

Populer

Lainnya