Media Pias-Pias Kata Memudahkan Membaca Permulaan

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Membaca merupakan tahapan proses belajar bagi siswa sekolah dasar kelas awal. Tujuan membaca di kelas satu adalah agar siswa dapat membaca kata-kata kalimat sederhana dengan lancar dan tepat (Depdinas, 2005:4) oleh karena itu guru perlu merancang pembelajaran yang baik sehingga mampu menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai suatu yang menyenangkan.

Namun pada kenyataannya dalam proses pembelajaran di kelas, guru dihadapkan pada kondisi pembelajaran dengan jumlah siswa terlalu banyak, gender, latar belakang etnis, agama, ekonomi, tingkah laku dan kemampuan akademis siswa yang beraneka ragam.
Untuk mencapai kebutuhan dalam proses pembelajaran bukanlah suatu yang mudah. Terutama pembelajaran di kelas satu, apalagi sewaktu di TK pembelajaran membaca belum masuk pada kurikulum. Di kelas yang penulis ampu kelas satu SD Negeri 1 Kadilangu masih banyak siswa yang belum bisa membaca. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang tepat untuk memudahkan membaca permulaan dikelas satu, salah satunya dengan media pias-pias.

Media pias-pias kata memiliki multi makna baik dilihat secara terbatas maupun secara luas. Menurut Djamarah (1995: 120) media adalah alat bantu apa saja yang dapat di jadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran sedangkan Wulandari (2008:1) menyatakan media pias-pias kata adalah media pembelajaran berbentuk potongan huruf bergambar yang menarik untuk meningkatkan konsep membaca dan menulis awal.

Baca juga:   Generasi Modern, Pendidikan Karakter dan Bahasa Indonesia

Pias-pias kata adalah tiap satu helai berisi satu kata. Media pias-pias kata dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat memberikan pengalaman konkret meningkatkan motivasi belajar siswa dan mempertinggi daya serap serta siswa dapat memusatkan perhatianya dalam belajar. Melalui penggunaan media pias-pias kata diharapkan taraf kesukaran dan kompleksitas dari pelajaran bahasa Indonesia dapat memberi pengaruh yang cukup besar terhadap proses belajar sehingga akan lebih baik. Media pias-pias kata ini menggunakan kata berwarna untuk menarik perhatian siswa yang di atasnya ditulis kata-kata.

Langkah-langkah penggunaan atau bermain pias-pias kata adalah sebagai berikut: pertama, ciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan santai, kedua gunakan 2 pias kata pertama yaitu “Ini” “Mama” dan simpan pias kata lainya agar menjadi kegiatan bagi siswa. Perlihatkan satu persatu pias kata dan ucapan dengan jelas bunyi suku kata, misalnya I-Ni, Ma-Ma kamu diam dan guru melanjutkan cerita tentang mama secara singkat sehingga akan menarik semangat siswa. Ketiga setelah keempat pias kata selesai guru sampaikan, jajarkan di depan mereka dan mulailah berdendang. Keempat, jajarkan pias kata secara berderet di sebuah ruang kelas. Ambil star bersama-sama siswa sekitar 1 meter dari jarak tersebut. Ajaklah siswa berlomba mengambil pias-pias kata tersebut sesuai intruksi, misalnya sekarang kita ambil pias kata “buku” sebagai guru berpura-puralah tidak tahu sehingga siswa Anda dengan bangga memberitahu jawaban yang benar kepada Anda dan siswa yang lainya. Setelah itu guru menulis kata tersebut di papan tulus misalnya “bu” “buku” kemudian siswa disuruh untuk menyalin di buku tulis masing – masing. Kelima, lakukan secara kontinyu (terus menerus) minimal 15 menit per hari.

Baca juga:   Tingkatkan Menulis Cerita Fabel dengan Media Gambar

Berdasarkan hasil memakaian media pias-pias kata terdapat peningkatan hasil belajar tentang membaca kata kalimat dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penerapan media pias-pias kata di papan pejagan pada siswa kelas 1 di SD Negeri 1 Kadilangu menjadikan siswa menjadi cepat mengerti dan cepat bisa membaca. (fbs1/lis)

Guru Kelas 1 SD Negeri 1 Kadilangu

Populer

Lainnya