Strategi Dibias untuk Penguatan PPK di Sekolah

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PASAL 1 ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 menyatakan bahwa “Penguatan Pendidikan Karakter yang selanjutnya disingkat PPK adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM)”. PPK menjadi salah satu agenda penting dalam peningkatan mutu pendidikan. PPK melibatkan Tri Pusat Pendidikan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Berdasarkan analisis penulis sebagai kepala sekolah di SDN 1 Pandu Senjaya Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat menunjukkan kenyataan bahwa PPK di sekolah masih perlu diperkuat. Beberapa fakta yang dapat dikemukakan antara lain; masih adanya pelanggaran terhadap tata tertib sekolah, masih lemahnya budaya disiplin di sekolah, adanya laporan guru kelas tentang kasus kenakalan di lingkungan sekolah, masih kurangnya penghargaan siswa pada prestasi, sampai pada adanya indikasi siswa yang melanggar tata tertib sekolah secara berulang-ulang.

Mencermati fakta tersebut, penulis sebagai manajer di sekolah berusaha memecahkan permasalahan tersebut dengan melakukan kajian dan analisis. Selanjutnya, penulis menyusun strategi untuk menanamkan PPK di SDN 1 Pandu Senjaya Pangkalan Lada Kabupaten Waringin Barat melalui strategi Dibias, yaitu diDIplin dan pemBIASaan.

Baca juga:   Tingkatkan Motivasi Belajar Daring dengan Game Kahoot

Penerapan strategi Dibias yang dilakukan penulis dalam rangka menanamkan PPK tersebut antara lain; Pertama, menegakkan disiplin secara top-down. Artinya penegakan disiplin warga sekolah dimulai dari unsur pimpinan ke bawahan hingga terus berlanjut ke sasaran utama yaitu seluruh siswa SDN 1 Pandu Senjaya Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat. Strategi ini tentu saja membawa konsekuensi logis pada aspek penting yaitu keteladanan. Penting dipahami bersama, agar PPK ini dapat berhasil dengan baik, diperlukan keteladanan dari orang tua, guru, pemimpin, dan orang dewasa lainnya, karena PPK tanpa keteladanan hanyalah berbuah ironi sekaligus kontraproduksi. Ingat, sebuah pepatah bijak mengatakan “Satu perbuatan lebih utama daripada 1000 nasihat”. Hal itu menunjukkan pentingnya sebuah keteladanan dalam proses pendidikan karakter. Aksi keteladanan yang dicanangkan penulis sebagai kepala sekolah tersebut merupakan tindakan nyata agar ditiru dan diikuti oleh seluruh warga sekolah. Melalui upaya itu PPK di sekolah semakin tertanam kuat, terutama pada siswa sebagai warga sekolah yang diutamakan karena kapasitasnya sebagai subjek pendidikan.

Kedua, menanamkan PPK melalui strategi pembiasaan. Sejalan dengan nilai-nilai karakter yang dikembangkan di sekolah yang mengacu pada nilai religius, kedisiplinan, kerja sama, peduli, cinta tanah air, dan kejujuran, program pembiasaan merupakan strategi yang penulis pilih. Melalui strategi itu siswa yang semula hanya merasa dibiasakan lama kelamaan semakin menguat menjadi budaya karena dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan. Pembiasaan yang dilakukan dilakukan antara lain melakukan salat wajib dan sunnah secara berjamaah, mengefektifkan pembiasaan literasi melalui kegiatan membaca lima belas menit sebelum kegiatan pembelajaran pada jam pertama dilaksanakan, pembiasaan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan melalui Pro-lah-Sih yaitu Program Sekolah Bersih, yaitu kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan seluruh warga sekolah, pembiasaan program 7K di kelas, dan pembiasaan budaya 5S yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun pada sesama warga sekolah.

Baca juga:   LMS yang “DiLeMeSkan” dari Rumah

Dengan strategi Dibias yang dilakukan atas dasar komitmen bersama seluruh warga sekolah, PPK di SDN 1 Pandu Senjaya Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat diharapkan semakin baik dan pada akhirnya makin memperkuat budaya sekolah yang berkarakter sesuai visi dan misi sekolah. (ips2/zal)

Kepala SDN 1 Pandu Senjaya Kabupaten Kotawaringin Barat

Populer

Lainnya